81 Tahun Indonesia Merdeka, Inilah 20 Karya Monumental Pemkot Tasikmalaya

20. Banjir: Drainase Baru, Genangan Tetap Baru

Pada April 2026, banjir menggenangi Cikalang, Kahuripan, Cilembang, Sukarasa, Selakaso, BKR, Pedestrian Cihideung, Padayungan, Jalan Letjen Mashudi, Jalan Sutisna Senjaya, Jalan Siliwangi, Layungsari, Panyerutan, Pataruman, dan sejumlah kawasan lainnya.

Di Jalan Saptamarga, trotoar dan drainase yang baru dibangun pada 2025 dilaporkan tidak berfungsi. Jalan Mohammad Hatta juga menjadi langganan banjir selama bertahun-tahun dan baru kembali dibenahi pada Juli 2026.

Setiap hujan deras datang, air kembali menggelar evaluasi pembangunan. Bedanya, air tidak mengenal laporan kinerja. Ia langsung menunjukkan bagian mana yang gagal bekerja.

Kemerdekaan yang Menuntut Pertanggungjawaban

Sebetulnya masih banyak “karya monumental” lain yang belum dibahas. Ada persoalan integritas dan etika jabatan, temuan pengelolaan yang terus berulang, kedisiplinan aparatur, lemahnya pemeliharaan aset, belanja yang prioritasnya kabur, serta program yang orientasinya lebih mudah ditemukan dalam dokumen daripada dirasakan masyarakat. Jika semuanya dimasukkan, tulisan ini mungkin lebih panjang daripada dokumen perencanaannya. Karena itu, cukup 20 persoalan ini yang dipilih sebagai bahan renungan dan refleksi.

Dua puluh karya monumental tersebut bukanlah peristiwa yang terjadi tanpa pelaku. Di belakang setiap proyek mangkrak, aset terbengkalai, pasar sepi, dan pelayanan yang gagal, terdapat rangkaian perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, serta evaluasi yang dikerjakan oleh birokrasi.

Para pejabat yang hari ini menduduki jabatan strategis bukan orang luar dari perjalanan itu. Langsung ataupun tidak langsung, mereka pernah terlibat dalam mata rantai pemerintahan selama RPJP berlangsung: menyusun program, membahas anggaran, melaksanakan kegiatan, mengawasi pekerjaan, menerima hasil pembangunan, atau menyusun laporan pertanggungjawaban. Mereka bukan sekadar saksi. Mereka adalah bagian dari sistem yang menghasilkan keadaan Kota Tasikmalaya hari ini.

Karena itu, mereka seharusnya malu. Mereka seharusnya menundukkan kepala, lalu meminta maaf kepada masyarakat: kepada pasien yang kesulitan memperoleh obat, pedagang yang kehilangan pembeli, perajin yang kehilangan penerus, anak-anak yang mengalami stunting, keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni, dan warga yang rumahnya kebanjiran setiap hujan datang.

Pada peringatan 81 tahun Indonesia merdeka, sangat tak pantas jika ada pejabat Kota Tasikmalaya yang membusungkan dada. Di hadapan 20 karya monumental itu dan kibaran Sang Saka Merah Putih, mereka lebih pantas menundukkan kepala, meminta maaf, lalu bekerja sungguh-sungguh—sebelum kegagalan hari ini kembali diwariskan sebagai persoalan bagi generasi berikutnya. Semoga.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kepala Kesbangpol Ciamis: Ormas Mengajarkan Bangsa Ini Arti Persatuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

Data Stunting Ciamis Berbeda, Pemkab Sebut Survei 20,23 Persen dan Pendataan Daerah 4,4 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Data stunting Ciamis menjadi perhatian Pemerintah...

Polisi Dalami Dugaan Perundungan SMAN 3 Tasikmalaya, Enam Siswa Senior Diduga Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi mendalami dugaan perundungan SMAN 3...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.– Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories