lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya padam hingga Selasa (29/9/2026). Pemerintah Kota Sukabumi mengerahkan sekitar 400 personel gabungan untuk menangani titik api yang masih muncul di tempat pemrosesan akhir di Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu tersebut.
Pengerahan personel menjadi perkembangan terbaru setelah kebakaran berlangsung sejak Sabtu (26/9/2026). Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, PMI, dan relawan.
Pemadaman Berlanjut pada 29 September
Penanganan TPA Cikundul Sukabumi pada Selasa diawali dengan apel gabungan di lokasi. Pemerintah Kota Sukabumi menyebut sekitar 400 personel dikerahkan dan koordinasi penanganan titik api terus diperkuat.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Sabtu malam. Api sempat dapat dikendalikan, tetapi kembali muncul di sejumlah titik pada Minggu dan kemudian meluas. Hingga Senin, petugas masih menemukan titik api dalam skala kecil.
Asap dari kebakaran juga dilaporkan menyebar hingga sekitar lima kilometer dari lokasi. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yoseph Sabaruddin sebelumnya mengatakan petugas terus melakukan penanganan terhadap titik-titik yang masih menyala.
Pada Selasa, personel gabungan masih berada di lapangan untuk melanjutkan pemadaman. Polisi bersama TNI turut membantu BPBD, pemadam kebakaran, PMI, dan relawan di kawasan TPA.
Kondisi tumpukan sampah membuat penanganan tidak cukup dilakukan hanya dengan menyiram permukaan. Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi sebelumnya menjelaskan penanganan dilakukan dengan melokalisasi dan membasahi area yang mendekati zona aktif. Setelah pendinginan, area yang telah ditangani direncanakan ditutup menggunakan tanah untuk mencegah api kembali muncul.
Sumber Air Jadi Salah Satu Kendala
Proses pemadaman TPA Cikundul Sukabumi menghadapi sejumlah kendala. Keterbatasan sumber air di sekitar lokasi menjadi salah satu hambatan yang disampaikan dalam penanganan kebakaran. Kondisi tumpukan sampah juga menyulitkan petugas menjangkau titik api.
TPA Cikundul memiliki luas sekitar 11 hektare. Dalam proses penanganan, petugas harus menghadapi karakter kebakaran pada timbunan sampah yang memungkinkan titik api tetap berada di bagian dalam meski permukaan telah dibasahi.
Pemerintah Kota Sukabumi sebelumnya menyatakan penanganan kebakaran dilakukan lintas instansi. Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Andang Tjahjandi pada Senin (28/9/2026) juga menyebut kondisi cuaca di sekitar lokasi menjadi perhatian karena hujan yang turun di sebagian wilayah Kota Sukabumi tidak terjadi di kawasan Cikundul dan sekitarnya.
Penyebab kebakaran belum dinyatakan sebagai kesimpulan final. BPBD sebelumnya menyampaikan dugaan bahwa aktivitas pembakaran sampah kemudian memicu timbunan yang mengandung gas metana. Karena masih berupa dugaan, penyebab tersebut belum dapat diperlakukan sebagai kepastian.
Dengan masih ditemukannya titik api pada 29 September, operasi pemadaman dan pengamanan kawasan TPA Cikundul masih dilanjutkan oleh tim gabungan. (NS/AS)







