lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bagi sebagian orang, air bersih mungkin hanya terlihat sebagai kebutuhan sehari-hari. Namun bagi warga Kampung Sukarame, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, kedatangan air bersih menjadi sesuatu yang jauh lebih berarti.
Sekitar 90 kepala keluarga atau 450 warga Kampung Sukarame menerima bantuan air bersih yang disalurkan Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Yonif TP 335/Macan Sukapura, Selasa (29/9/2026).
Penyaluran berlangsung sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Air yang didistribusikan kemudian dimanfaatkan warga untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
Air Bersih Untuk Kebutuhan Warga
Bagi masyarakat, air bukan sekadar kebutuhan untuk minum. Air juga diperlukan untuk memasak, membersihkan rumah, menjaga kebersihan diri, hingga memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Karena itu, ketika pasokan air bersih menjadi persoalan, aktivitas warga ikut terdampak.
Di tengah kondisi tersebut, bantuan air bersih menjadi salah satu bentuk dukungan yang langsung dirasakan masyarakat.
Proses penyaluran berlangsung di Kampung Sukarame, RT 002/RW 007, Kelurahan Sukalaksana. Aparat kewilayahan bersama unsur masyarakat turut membantu agar distribusi berjalan tertib.
Babinsa Kelurahan Sukalaksana, Pelda Suyitno, hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukalaksana, Apda Agus Suhanda, serta unsur kelurahan, pengurus RT dan RW, dan masyarakat setempat.
Gotong Royong di Tengah Kebutuhan Dasar
Sejumlah unsur kewilayahan juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Basi Ops Sertu Mardianyah, Kasi Trantib Kelurahan Sukalaksana Asep Roni, Kasi Kesra Kelurahan Sukalaksana Tati, Ketua RW 07 Nana, serta Ketua RT 02 Ali.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa distribusi bantuan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan air, tetapi juga membutuhkan koordinasi di tingkat wilayah.
Bagi warga yang menerima, manfaatnya terasa secara langsung. Air yang datang dapat segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Hal sederhana seperti itu terkadang menjadi sangat berarti ketika kebutuhan dasar sedang sulit diperoleh.
Bukan Hanya Soal Air
Penyaluran air bersih tersebut akhirnya menjadi gambaran kecil tentang bagaimana persoalan kebutuhan dasar masyarakat dapat ditangani melalui kerja bersama.
Tidak selalu harus dalam bentuk bantuan besar. Ketika kebutuhan masyarakat hadir secara nyata, kepedulian dapat dimulai dari sesuatu yang sederhana dan langsung menyentuh kehidupan sehari-hari.
Di Kampung Sukarame, air bersih yang disalurkan bukan hanya membawa kebutuhan untuk minum dan keperluan rumah tangga.
Ada pula pesan tentang kepedulian dan gotong royong.
Kegiatan penyaluran air bersih tersebut berlangsung aman dan lancar. Bagi sekitar 450 warga yang menerima manfaatnya, bantuan itu setidaknya memberikan ruang bernapas di tengah kebutuhan akan air bersih yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. (HS)







