lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan normal setelah kebakaran panel listrik di lantai 2 Gedung E1, dekat ruang Intensive Care Unit (ICU), pada Minggu (27/9/2026). Kepastian kondisi pelayanan tersebut dipublikasikan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Selasa (29/9/2026).
Direktur RSUD Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan hampir seluruh fasilitas gedung sudah dapat digunakan kembali. Pasien di lantai 3 dan 4 yang sebelumnya dievakuasi juga telah kembali ke ruang perawatan masing-masing, sedangkan fasilitas terdampak di lantai 2 masih dalam proses perbaikan.
Panel Listrik Masih Diperbaiki
Kebakaran terjadi pada panel listrik, bukan bangunan rumah sakit. Saat kejadian, pasien dievakuasi untuk menghindari paparan asap dan risiko akibat listrik yang belum dapat digunakan di area terdampak.
“Sudah berjalan normal. Yang terbakar itu panel listrik, jadi bukan gedungnya,” kata Sri Enny dalam keterangan yang dimuat Pemkab Bekasi.
Tim Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS) masih menangani perbaikan instalasi listrik. Penggantian panel listrik dan komponen pendukung pendingin ruangan juga diupayakan agar seluruh fasilitas dapat kembali digunakan.
Sebelumnya, insiden pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIB menyebabkan asap menyebar di sekitar lantai 2 Gedung E1. Berdasarkan keterangan direktur rumah sakit saat kejadian, enam pasien berada di area ICU yang terdampak asap. Dua di antaranya menggunakan ventilator dan empat lainnya tidak menggunakan alat bantu pernapasan tersebut.
Pasien ICU kemudian dipindahkan ke lokasi yang memiliki fasilitas untuk melanjutkan perawatan. Aliran listrik di lantai 2 hingga lantai 4 juga sempat diputus sebagai langkah keselamatan.
Pasien Lantai 3 dan 4 Sudah Kembali
Dalam perkembangan terbaru, RSUD Kabupaten Bekasi menyatakan pasien di lantai 3 dan 4 sudah dapat kembali ke ruangan masing-masing. Lantai 3 sebelumnya belum langsung digunakan karena rumah sakit melakukan pembersihan debu setelah insiden.
Sri Enny menjelaskan evakuasi merupakan prosedur keselamatan karena ruangan sempat dipenuhi asap dan pasokan listrik terganggu. Rumah sakit harus memastikan kondisi aman sebelum pasien dikembalikan ke ruang perawatan.
Perbaikan kini difokuskan pada fasilitas di lantai 2. Manajemen rumah sakit menyatakan kebutuhan medis pasien tetap dipenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Insiden kebakaran panel listrik tersebut terjadi dua hari sebelum Pemkab Bekasi mengumumkan perkembangan terbaru pelayanan rumah sakit. Informasi resmi 29 September menyebut pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi tetap berjalan sementara penanganan fasilitas terdampak diteruskan hingga seluruh bagian siap digunakan kembali. (NS/AS)







