lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Update perolehan medali Asian Games 2026. Kontingen Indonesia menambah tiga medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Senin (28/9/2026).
Tambahan tersebut datang dari dua cabang olahraga, yakni bulu tangkis dan balap sepeda BMX. Namun, tambahan tiga medali itu belum mengubah komposisi medali emas dan perak Indonesia.
Hingga pembaruan akhir 28 September perolehan medali Asian Games 2026, Indonesia mengoleksi 27 medali dengan rincian 2 emas, 5 perak, dan 20 perunggu.
Posisi Indonesia dalam klasemen sempat berada di peringkat ke-14 pada sejumlah pembaruan sepanjang hari. Namun, setelah negara lain menambah medali, posisi Merah Putih kemudian tercatat di peringkat ke-15.
Tiga Perunggu Datang Dari Dua Cabang
Medali pertama Indonesia pada 28 September datang dari Jasmine Azzahra Setyobudi di nomor BMX Racing putri.
Jasmine finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 34,932 detik. Medali emas diraih pembalap Jepang Sae Hatakeyama dengan waktu 33,401 detik, sedangkan perak menjadi milik Wanyi Liao dari China dengan waktu 34,500 detik.
Dua medali lainnya berasal dari bulu tangkis.
Alwi Farhan mengamankan perunggu setelah langkahnya terhenti di semifinal tunggal putra. Ia kalah dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 15-21.
Perunggu berikutnya diraih Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari nomor ganda putra.
Pasangan Indonesia tersebut kalah dari Liang Weikeng/Wang Chang asal China dalam pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-13, 9-21.
Hasil itu membuat Indonesia menambah tiga keping perunggu sekaligus pada hari yang sama.
Perolehan Medali Indonesia
Dengan tambahan tersebut, koleksi medali Indonesia menjadi:
- 2 medali emas
- 5 medali perak
- 20 medali perunggu
- Total 27 medali
Catatan tersebut membuat Indonesia masih berada di papan tengah klasemen sementara Asian Games 2026.
Di posisi teratas, China masih mendominasi perolehan medali, disusul Jepang dan Korea Selatan.
Perubahan posisi Indonesia menunjukkan persaingan klasemen tidak hanya ditentukan oleh jumlah total medali. Tambahan emas dari negara lain dapat langsung memengaruhi urutan karena klasemen menggunakan jumlah emas sebagai penentu utama.
Dua Peluang menanti
Meski tambahan pada 28 September seluruhnya berupa perunggu, Indonesia masih memiliki peluang menambah emas dari bulu tangkis.
Dua wakil Merah Putih berhasil menembus final nomor perorangan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melaju ke final ganda putra setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan skor 21-11 dan 21-14.
Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan tempat di final ganda campuran setelah mengalahkan pasangan China Feng Yan Zhe/Huang Dongping dengan skor 21-12 dan 21-14.
Dua final tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk menambah koleksi emas sekaligus memperbaiki posisi dalam klasemen.
Namun, persaingan masih panjang. Perubahan klasemen dapat terjadi setiap kali negara-negara peserta menambah medali.
Bagi Indonesia, tambahan tiga perunggu pada 28 September menjadi bagian dari perjuangan kontingen Merah Putih menjaga perolehan medali, sementara perhatian berikutnya tertuju pada dua wakil bulu tangkis yang akan membawa peluang emas pada pertandingan selanjutnya. (HS)







