Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026, menjadi ruang refleksi tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila seharusnya hidup dalam perilaku generasi muda. Bukan hanya dihafalkan, tetapi terlihat dari cara anak muda memperlakukan orang lain, menjaga lingkungan, serta menggunakan energi dan keberaniannya untuk sesuatu yang bermanfaat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., menilai pembinaan generasi muda menjadi semakin penting ketika persoalan kekerasan dan gangguan ketertiban jalanan masih muncul di tengah masyarakat. Pada Sabtu malam, 26 September 2026, misalnya, polisi mengamankan 23 pemuda dan pemudi dalam kegiatan patroli di Jalan SKP Pancasila. Mereka kemudian didata dan mendapat pembinaan.

Pemuda Harus Hadir Membawa Manfaat

Bagi Ade Hendar, persoalan anak muda tidak cukup dilihat hanya ketika masalah sudah terjadi. Penindakan memang diperlukan ketika ada pelanggaran, tetapi pekerjaan yang lebih panjang justru berada di hulunya: bagaimana keluarga, sekolah, pemerintah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan lingkungan bersama-sama membentuk ruang tumbuh yang sehat bagi generasi muda.

“Pemuda hebat itu bukan pemuda yang ditakuti orang lain di jalan. Pemuda hebat adalah mereka yang kehadirannya dirasakan manfaatnya oleh keluarga, lingkungan, masyarakat, dan kotanya,” kata Ade.

Menurutnya, anak muda pada dasarnya memiliki energi, keberanian, rasa ingin tahu, dan kebutuhan untuk mendapat pengakuan. Seluruh potensi itu dapat menjadi kekuatan besar ketika diarahkan kepada kegiatan yang positif.

Sebaliknya, ketika ruang ekspresi yang sehat semakin sempit, lingkungan abai, dan anak muda kehilangan tempat untuk menunjukkan kemampuan dirinya secara positif, energi tersebut bisa mencari jalan yang keliru.

Karena itu, pendekatan kepada generasi muda tidak semestinya hanya muncul setelah terjadi persoalan.

“Kalau anak-anak muda kita hanya ditemui ketika mereka melakukan kesalahan, berarti kita datang terlambat. Mereka harus dirangkul jauh sebelum itu. Berikan ruang untuk berkegiatan, berorganisasi, berolahraga, berkesenian, berkreasi, dan menunjukkan bahwa dirinya mampu melakukan sesuatu yang membanggakan,” ujarnya.

Pemkot Tasikmalaya sendiri pada 14 September 2026 telah mendorong Satgas Penanganan Geng Motor memperkuat koordinasi dan mengedepankan langkah preventif dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban.

Pendekatan kolaboratif juga bukan hal baru bagi Ade. Pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Kota Tasikmalaya pada 5 Juli 2026, ia telah menekankan perlunya keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, hingga generasi muda dalam membangun ketahanan sosial.

Pancasila Jangan Berhenti di Hafalan

Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 diperingati pada 1 Oktober dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Menurut Ade, momentum tersebut akan kehilangan makna apabila Pancasila hanya hadir dalam upacara, slogan, atau hafalan lima sila. Nilainya harus terlihat dalam perilaku sehari-hari.

Bagi generasi muda, implementasinya justru dapat dimulai dari hal-hal sederhana: menghargai orang lain, tidak menggunakan kekerasan untuk menunjukkan keberanian, peduli terhadap lingkungan, mau bekerja sama, serta menggunakan kemampuan untuk membantu sesama.

“Pancasila itu jangan hanya kita simpan dalam kepala. Ia harus terlihat dalam tindakan. Kalau anak muda mampu menghargai perbedaan, membantu orang lain, menjaga lingkungannya dan menggunakan kemampuannya untuk hal-hal positif, di situlah nilai Pancasila hidup,” katanya.

Ade juga mengingatkan bahwa membangun karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Begitu pula aparat penegak hukum tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan hanya melalui patroli dan penindakan.

Keluarga mempunyai peran dalam pengawasan dan keteladanan. Sekolah membangun pengetahuan dan karakter. Organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan menyediakan ruang aktualisasi. Sementara lingkungan menjadi tempat pertama anak muda merasakan apakah keberadaannya diterima dan dihargai.

Karena itu, ia ingin persoalan yang melibatkan anak muda tidak semata-mata berakhir pada stigma.

“Jangan mudah memberi cap buruk kepada generasi muda. Tugas kita adalah membantu mereka menemukan tempat yang benar untuk menyalurkan keberanian, kreativitas, dan semangatnya. Kita ingin anak-anak muda Kota Tasikmalaya tumbuh menjadi generasi yang membanggakan, bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat dan daerahnya,” pungkas Ade. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kepala Kesbangpol Ciamis: Ormas Mengajarkan Bangsa Ini Arti Persatuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

Data Stunting Ciamis Berbeda, Pemkab Sebut Survei 20,23 Persen dan Pendataan Daerah 4,4 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Data stunting Ciamis menjadi perhatian Pemerintah...

Polisi Dalami Dugaan Perundungan SMAN 3 Tasikmalaya, Enam Siswa Senior Diduga Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi mendalami dugaan perundungan SMAN 3...

33.878 Warga Terdampak Kekeringan, PerumDAM Tirta Galuh Jaga Pelayanan Air Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Air baru benar-benar terasa berharganya ketika...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.– Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories