Pencemaran TPA Ciangir vs Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kota Tasikmalaya menghadapi dilema besar. Masalah Pencemaran TPA Ciangir terus meresahkan warga, tetapi pemerintah justru lebih memilih melanjutkan pembangunan rumah dinas wali kota.

Proyek Rumah Dinas Menelan Anggaran Besar

Sejak 2019, pemerintah melaksanakan pembangunan rumah dinas wali kota, yang anggaran totalnya mencapai sekitar Rp20 milyar. Hingga kini proyek itu belum rampung. Pemerintah kemudian menambah biaya untuk menyewa rumah dinas sementara bagi wali kota dan wakil wali kota periode 2024–2029. Belakangan, rumah dinas wali kota tersebut dilanjutkan kembali. Saat ini sedang memasuki proses pembuatan kontrak dengan pemenang tender. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: mengapa rumah dinas lebih diprioritaskan ketimbang penanganan pencemaran lingkungan?

Dampak Pencemaran TPA Ciangir Terhadap Warga

Warga di sekitar Sungai Cikembang mengalami langsung dampak Pencemaran TPA Ciangir. Air berubah pekat, berbau tidak sedap, dan memicu kematian ikan secara massal. Mereka khawatir pencemaran ini merembet ke sumur, kolam, serta air yang digunakan sehari-hari.

Pemerintah Klaim Sedang Bertindak

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya menyatakan tengah memantau pencemaran. UPTD pengelola TPA Ciangir menyebut rencana pemasangan sistem filtrasi untuk mengurangi air lindi. Namun warga menilai langkah tersebut lambat, dan hingga saat ini belum menemukan titik tuntas.

Kritik Tokoh Masyarakat: Utamakan Kebutuhan Dasar

Tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya sekaligus mantan Ketua DPRD, Drs. H. Otong Koswara, M.Si., menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh salah menentukan prioritas.

“Pemerintah harus menempatkan persoalan lingkungan dan kebutuhan dasar masyarakat di atas kepentingan fasilitas pejabat. Jika Pencemaran TPA Ciangir sudah merugikan warga, penanganan itu lebih mendesak dibanding rumah dinas,” tegas Otong, Sabtu (20/9/2025).

Ia menilai anggaran besar untuk rumah dinas menunjukkan pemerintah kurang sensitif terhadap kondisi rakyat.

“Membangun rumah dinas memang penting, tetapi tidak mendesak. Sebaliknya, Pencemaran TPA Ciangir menyangkut kesehatan dan keselamatan warga. Itu harus menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Seruan Agar Pemerintah Tidak Abai

Otong meminta pemerintah mengambil langkah nyata, transparan, dan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak boleh berhenti pada solusi parsial.

“Jangan sampai pemerintah terlihat lebih peduli pada fasilitas pejabat daripada kebutuhan dasar rakyat. Pemerintah harus menempatkan prioritas pembangunan di jalur yang benar,” pungkasnya.

Kritik ini menggambarkan keresahan publik. Selama Pencemaran TPA Ciangir terus menghantui warga, masyarakat akan menilai proyek rumah dinas tidak tepat waktu dan kurang peka terhadap kebutuhan riil. (Lintas Priangan/AA)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Mata Rakyat: AI yang Dirancang Khusus untuk Memantau Rencana Belanja Pemerintah Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketika ruang fiskal daerah semakin sempit,...

APBD Perubahan Tasikmalaya Prioritaskan Infrastruktur, Gaji PPPK Paruh Waktu Masuk Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. APBD Perubahan Tasikmalaya tahun anggaran 2026 diarahkan untuk...

Jembatan Pongpet Pangandaran Dibangun Ulang, Ditargetkan Rampung Dua Bulan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Jembatan Pongpet Pangandaran di Desa Margacinta, Kecamatan...

10 Korban KM Virgo Asal Garut Masih Dicari, Pencarian Bawah Laut Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pencarian 10 korban KM Virgo asal Kabupaten...

Terjerat Cinta di Mobile Legends, Perempuan Cianjur Jadi Korban Baru Penipuan JCP

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus dugaan penipuan bermodus hubungan asmara...

JAWA BARAT

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

Olahraga

Popular Categories