Diky Candra Dorong Ruang Baca Anak di Tasikmalaya, Akses Buku Jadi Sorotan

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Gagasan menghadirkan ruang baca anak di Tasikmalaya kembali mengemuka seiring kebutuhan akses literasi yang lebih merata bagi anak-anak. Di balik denyut ekonomi kota yang terus bergerak, masih ada anak yang belum mudah menjangkau buku bacaan, ruang belajar nyaman, dan fasilitas literasi di luar sekolah.

Persoalan literasi anak di Tasikmalaya bukan semata soal minat membaca. Di sejumlah wilayah, tantangannya berkelindan dengan kondisi sosial ekonomi keluarga, keterbatasan fasilitas belajar informal, serta belum meratanya akses buku anak yang sesuai usia. Akibatnya, sebagian anak hanya bersentuhan dengan buku pelajaran sekolah, sementara bacaan cerita, pengetahuan umum, dan buku bergambar belum tentu tersedia di lingkungan terdekat mereka.

Diky Nilai Anak Perlu Ruang untuk Membaca dan Bermimpi

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menilai, penguatan literasi anak harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, anak-anak tidak cukup hanya dikenalkan pada buku pelajaran. Mereka juga perlu mendapat ruang yang membuat aktivitas membaca terasa menyenangkan, dekat, dan tidak menakutkan.

“Pendidikan dan literasi anak di kota seperti Tasikmalaya juga perlu mendapat perhatian. Jangan sampai anak hanya mengenal buku pelajaran. Mereka perlu ruang untuk membaca cerita, mengenal dunia, dan bermimpi,” ujar Diky, Rabu, 3 Juni 2026.

Diky menegaskan, kehadiran ruang baca anak di Tasikmalaya dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas akses buku anak. Ruang semacam itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi simpul kecil tempat anak belajar, bermain, berinteraksi, dan mengenal dunia di luar lingkungan sehari-hari.

Menurut Diky, anak-anak di Tasikmalaya memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ketika tersedia tempat belajar yang nyaman, mereka antusias datang, membaca, dan berkumpul bersama teman sebaya. Dari pengalaman sederhana itu, anak mulai mengenal cerita, profesi, cita-cita, dan wawasan baru.

“Anak-anak di sini punya rasa ingin tahu besar. Ketika ada tempat belajar nyaman dan menyenangkan, mereka senang datang, membaca, bahkan berkumpul untuk belajar bersama. Itu membuat mereka punya ruang baru untuk bermimpi,” katanya.

Kolaborasi Anak Muda dan Pegiat Literasi Jadi Kunci

Diky mendorong pengembangan ruang literasi Tasikmalaya dilakukan melalui kolaborasi. Pemerintah daerah, anak muda, komunitas, pegiat pendidikan, hingga warga setempat dinilai dapat terlibat sesuai kapasitas masing-masing. Sebab, gerakan literasi akan lebih hidup apabila tumbuh dari lingkungan yang dekat dengan anak.

Ia menilai, pegiat literasi lokal memiliki peran penting karena memahami karakter anak, kondisi wilayah, serta pendekatan yang paling sesuai. Mereka dapat membantu menghadirkan suasana belajar yang tidak kaku, sehingga anak merasa ruang baca bukan tempat yang membosankan, melainkan ruang bermain pengetahuan.

Ruang baca yang didorong Diky diharapkan diisi dengan buku cerita bergambar, bacaan anak, pengetahuan umum, dan fasilitas pendukung belajar. Selain itu, ruang tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan membaca bersama, diskusi kecil, permainan edukatif, pendampingan belajar, hingga pengenalan profesi.

Dengan konsep seperti itu, pendidikan anak di Tasikmalaya tidak hanya bertumpu pada ruang kelas. Anak bisa memperoleh pengalaman belajar tambahan melalui lingkungan yang ramah, terbuka, dan menyenangkan.

Diky berharap, gagasan ruang baca anak di Tasikmalaya tidak berhenti sebagai wacana. Ia ingin akses buku dan fasilitas literasi dapat hadir lebih dekat dengan anak-anak, terutama mereka yang selama ini belum memiliki banyak pilihan bacaan di luar sekolah.

Dari buku dan ruang belajar sederhana, anak-anak Tasikmalaya dapat mulai mengenal dunia yang lebih luas. Sebab, bagi anak, satu buku kadang bisa menjadi pintu kecil menuju mimpi besar. Pintu kecil, tetapi jangan diremehkan; kadang dari sanalah masa depan mulai mengetuk. (IS/AS)

PRIANGAN TIMUR

PANDAWA TASIK: Sebuah Ikhtiar Menjaga Pelajar

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Anak tidak serta-merta terjerumus ke dalam persoalan...

Tragedi Maut Berulang di Bendung Manganti Ciamis, Pengamanan Dipertanyakan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tragedi maut kembali terjadi di Bendung Manganti...

Rakerda PAN Ciamis Tak Hanya Bahas Pemilu 2029, Soroti juga Kursi Wakil Bupati

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah masih kosongnya jabatan Wakil...

Kemenhaj Kota Banjar: Ketenangan Ibadah Dimulai dari Perjalanan Legal

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan umrah tidak cukup hanya dimulai...

Ramai di Grup Tasikmalaya, Benarkah Ban Gundul Didenda Rp250 Ribu?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Informasi mengenai ban gundul yang disebut...

JAWA BARAT

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img