lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Distribusi air bersih Purwakarta dijadwalkan berlanjut pada Kamis (13/8/2026) dengan sasaran Desa Gunung Karung di Kecamatan Maniis serta Desa Cilegong dan Desa Jatiluhur di Kecamatan Jatiluhur. BPBD Kabupaten Purwakarta menyiapkan mobil tangki air dan Isuzu Traga untuk kegiatan tersebut.
Penyaluran hari ini melanjutkan distribusi yang telah dilakukan pada awal pekan. BPBD mencatat sebanyak 40.000 liter air bersih disalurkan pada Selasa, 11 Agustus 2026, untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air pada musim kemarau.
Tiga Desa Jadi Tujuan Distribusi
Informasi resmi BPBD menyebut tiga desa sebagai tujuan distribusi air bersih Purwakarta pada 13 Agustus. Desa Gunung Karung berada di Kecamatan Maniis, sedangkan Desa Cilegong dan Desa Jatiluhur berada di Kecamatan Jatiluhur.
Dalam rincian yang dipublikasikan BPBD, salah satu pengiriman menggunakan satu ritase dengan volume 5.000 liter dan mengambil pasokan dari PDAM. BPBD juga menyiapkan dua jenis kendaraan, yakni mobil tangki air dan mobil Isuzu Traga, untuk mendukung distribusi ke lokasi sasaran.
Di Desa Cilegong, salah satu titik yang tercantum dalam informasi BPBD berada di Kampung Cilegong RT 12 dan RT 13, RW 03. Data yang dipublikasikan mencatat 83 kepala keluarga di titik tersebut sebagai warga terdampak yang menjadi bagian dari sasaran penanganan.
Distribusi juga berlangsung sehari sebelumnya. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, BPBD mempublikasikan penyaluran air ke sejumlah titik, termasuk wilayah Gg. Sumba Bongas di Kecamatan Purwakarta dan kawasan Kecamatan Jatiluhur.
Kemarau Agustus Tingkatkan Kebutuhan Air
Distribusi air bersih Purwakarta berlangsung saat sebagian besar wilayah Jawa memasuki puncak musim kemarau. BMKG memprediksi puncak kemarau pada Agustus 2026 terjadi di 369 Zona Musim atau sekitar 48,84 persen luas daratan Indonesia, termasuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa.
BMKG juga memperkirakan curah hujan Agustus secara nasional didominasi kategori rendah. Kondisi tersebut menjadi konteks penting bagi daerah yang mulai menghadapi berkurangnya ketersediaan air, meski tingkat dampaknya dapat berbeda di setiap wilayah.
BPBD Purwakarta sebelumnya telah berulang kali mengirim bantuan air sepanjang musim kemarau. Pada 3 Agustus, misalnya, salah satu kegiatan distribusi menggunakan dua ritase dengan total 4.000 liter air.
Untuk distribusi 13 Agustus, BPBD telah mengumumkan tujuan dan armada yang dikerahkan. Namun, total keseluruhan volume air yang akan disalurkan ke tiga desa tersebut belum disebutkan secara lengkap dalam informasi resmi yang dapat diverifikasi hingga Kamis pagi. (NS/AS)







