lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Kepedulian terhadap masyarakat sekitar mulai ditunjukkan PT Wemade Indonesia Jaya bersama JW Pacific melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sejumlah anak yatim di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, menerima bantuan sembako dan uang saku, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan santunan tersebut dihadiri pengurus dan Kepala Desa Bongas Kulon Abdul Jaelani Bawor, serta jajaran manajemen PT Wemade Indonesia Jaya dan JW Pacific.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Direktur Utama PT Wemade Indonesia Jaya, Mr. Geum Kun Park, dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki tahun pertama beroperasi di Indonesia, perusahaan tidak hanya ingin berfokus pada aktivitas bisnis.
Menurutnya, keberadaan perusahaan di Indonesia juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar, termasuk melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap generasi muda.
Sementara itu, Direktur JW Pacific, Mr. Lee Jin Hee, menjelaskan program santunan yang dilaksanakan di Bongas Kulon merupakan bagian dari program sosial perusahaan yang akan dilakukan secara berkala.
Program tersebut direncanakan berlangsung empat kali dalam setahun atau setiap tiga bulan, dengan sasaran masyarakat lokal yang membutuhkan.
Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada sejumlah anak yatim berupa sembako dan uang saku. Ke depan, sasaran bantuan juga direncanakan dapat mencakup kelompok masyarakat lainnya, termasuk lanjut usia dan janda.
Santunan PT Wemade Indonesia Jaya Jadi Awal Program Berkala
Program sosial tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah setempat. Kolaborasi ini diharapkan membuat pelaksanaan CSR dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Lee Jin Hee menyampaikan bahwa perhatian terhadap generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut. Generasi muda dinilai sebagai aset yang memiliki peran penting bagi masa depan masyarakat dan daerah.
Bantuan yang diberikan saat ini memang sederhana, namun diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.

Program yang direncanakan berlangsung secara berkala tersebut juga menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus membangun hubungan positif dengan masyarakat lokal.
Kepala Desa Bongas Kulon Apresiasi Kepedulian Perusahaan
Kepala Desa Bongas Kulon Abdul Jaelani Bawor menyampaikan apresiasi atas perhatian JW Pacific dan PT Wemade Indonesia Jaya kepada masyarakat desa.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momen yang memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Bongas Kulon. Pasalnya, kegiatan sosial seperti ini menjadi yang pertama dilakukan perusahaan yang berada di wilayah Bongas Kulon.
“Terima kasih kepada JW Pacific dan PT Wemade Indonesia Jaya,” ujar Abdul Jaelani Bawor.
Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Abdul Jaelani juga mendoakan agar JW Pacific dan PT Wemade Indonesia Jaya diberikan kelancaran serta keberkahan dalam menjalankan aktivitasnya.
Komitmen Tumbuh Bersama Masyarakat
PT Wemade Indonesia Jaya merupakan perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang beroperasi di Kabupaten Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menegaskan bahwa keberadaan bisnis di Indonesia diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pembangunan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
JW Pacific sendiri berperan sebagai kantor marketing yang menangani pesanan, sementara proses produksi atas pesanan tersebut dilakukan oleh PT Wemade Indonesia Jaya.
Melalui kerja sama dengan pemerintah setempat, program CSR diarahkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat lokal. Pelaksanaan secara berkala setiap triwulan diharapkan membuat program tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan saja.
Bagi masyarakat Bongas Kulon, santunan PT Wemade Indonesia Jaya dan JW Pacific menjadi awal dari hubungan yang diharapkan dapat terus terjalin antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat.
Ke depan, program bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menyentuh anak yatim, tetapi juga kelompok masyarakat lain yang membutuhkan, sehingga keberadaan perusahaan dapat dirasakan sebagai bagian dari pertumbuhan bersama masyarakat lokal. (HS)







