lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kerinduan terhadap lagu-lagu legendaris Nicky Astria kembali menggema di Kota Tasikmalaya. Ratusan warga Priangan Timur memadati Pusaka Rempah, Jalan Yudanagara, Kota Tasikmalaya, dalam kegiatan “A Tribute Nicky Astria” yang dipersembahkan Keluarga Besar Capulet Band, Rabu malam (17/6/2026).
Malam itu, panggung seolah berubah menjadi mesin waktu. Penonton diajak kembali ke era 80 hingga 90-an, masa ketika suara Nicky Astria menjadi salah satu ikon rock paling kuat di Tanah Air. Lagu demi lagu disambut tepuk tangan, teriakan, dan nyanyian bersama dari penonton yang sejak awal tampak larut dalam suasana.
Capulet Band Hidupkan Kembali Gema Lady Rock
Capulet Band tampil membawakan deretan lagu Nicky Astria dengan aransemen yang tetap menjaga roh asli karya sang legenda. Denting gitar, hentakan drum, dan karakter vokal para penyanyi membuat suasana semakin hidup.
Bagi banyak penonton, konser tribut ini bukan sekadar hiburan malam. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang nostalgia bagi generasi yang tumbuh bersama lagu-lagu rock Indonesia, terutama karya-karya Nicky Astria yang pernah begitu kuat menandai zamannya.
Tidak sedikit penonton yang ikut bernyanyi dari awal hingga akhir. Suasana hangat terasa di seluruh area acara. Ada yang datang bersama keluarga, sahabat lama, hingga komunitas pecinta musik lawas. Malam itu, lagu-lagu lama kembali terasa muda. Kalau kaset pita bisa tersenyum, mungkin malam itu ia ikut headbang pelan-pelan.
Antusiasme terhadap musik lawas di Priangan Timur juga sebelumnya sudah terlihat dalam konser musik lady rock yang menampilkan sembilan artis. Kegiatan tersebut diinisiasi Cut Irna melalui Media Production dan digelar di Aula Hall Center Kota Tasikmalaya.
Dua kegiatan musik bernuansa nostalgia ini menunjukkan bahwa selera masyarakat terhadap lagu-lagu lawas masih sangat kuat. Musik era 80 dan 90-an tidak benar-benar pergi. Ia hanya menunggu panggung yang tepat untuk kembali dinyanyikan bersama.
Wakil Walikota Tasikmalaya Apresiasi Dampak Ekonomi
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut datang langsung dari Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candranegara. Ia menilai acara “A Tribute Nicky Astria” bukan hanya berhasil mengobati kerinduan masyarakat terhadap lagu-lagu sang lady rocker, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha di lokasi acara.
“Para penyanyinya keren dan penontonnya luar biasa. Sehingga, selain bisa mengobati kerinduan terhadap lagu Teh Nicky, tentu juga ada sektor ekonomi yang turut terbantu,” ujar Raden Diky, Rabu malam (17/6/2026).
Menurutnya, kegiatan musik seperti ini mampu membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara ikut bergerak. Durasi kunjungan penonton menjadi lebih panjang, pemesanan makanan dan minuman meningkat, serta pelaku usaha mendapat manfaat langsung dari ramainya pengunjung.
Raden Diky berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di Kota Tasikmalaya. Selain menjadi ruang ekspresi bagi musisi lokal dan komunitas pecinta musik, acara seperti ini juga bisa memperkuat denyut ekonomi kreatif di daerah.
“Para penyanyinya keren dan penontonnya luar biasa. Mudah-mudahan saja, kegiatan ini bisa terus berlanjut,” katanya.
Bagi warga Priangan Timur, malam tribut Nicky Astria menjadi bukti bahwa musik lawas tidak pernah lekang. Lagu-lagu itu masih hidup, masih punya pendengar, dan masih mampu membuat ratusan orang bernyanyi bersama.
Di Pusaka Rempah malam itu, nostalgia tidak hanya dikenang. Ia dinyalakan kembali, lengkap dengan suara gitar, tepuk tangan, dan gemuruh penonton yang sulit dilupakan. (DH/AS)

