Honor Pendamping Ohan Hafidz Mangkrak, Kas Pemkot Tasikmalaya Diduga Seret

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kas Pemerintah Kota Tasikmalaya diduga sedang tidak baik-baik saja. Sinyal itu kini dirasakan langsung oleh para pendamping kelurahan dan pendamping program Ohan Hafidz yang mengaku belum menerima honor selama berbulan-bulan.

Keterlambatan pembayaran honor tersebut menjadi sorotan karena menyangkut pekerja lapangan yang selama ini ikut menopang pelaksanaan program pemerintah di tingkat bawah. Mereka tetap bekerja, tetapi hak keuangan yang seharusnya diterima justru belum jelas kapan akan dicairkan.

Informasi yang dihimpun redaksi, sejumlah pendamping Dana Kelurahan mengaku sudah dua bulan belum menerima honor. Padahal, pekerjaan lapangan tetap berjalan, mulai dari membantu proses perencanaan, mendampingi pelaksanaan kegiatan, hingga menyusun laporan administrasi.

- Advertisement -

Beban kerja itu tidak berhenti hanya karena honor belum cair. Di lapangan, para pendamping tetap harus bergerak, berkoordinasi, mengurus dokumen, menghadiri kegiatan, dan memastikan program kelurahan tetap berjalan.

Namun di sisi lain, kebutuhan rumah tangga mereka tidak bisa ikut “ditunda”. Dapur tidak mengenal istilah proses administrasi. Cicilan juga biasanya tidak mau diajak rapat koordinasi.

Honor Macet, Kerja Lapangan Tetap Jalan

Nasib lebih berat disebut dialami pendamping program Ohan Hafidz. Honor mereka dikabarkan sudah tertahan selama tiga bulan. Kondisi ini memunculkan ironi karena Ohan Hafidz merupakan salah satu program pembinaan generasi Qurani yang selama ini menjadi kebanggaan daerah.

Program yang membawa semangat keagamaan dan pembinaan anak-anak itu justru dinilai pincang ketika kesejahteraan para pendamping di lapangan tidak segera dipenuhi.

“Kami tetap kerja, tapi honor belum cair. Kalau kas sulit, sampaikan terbuka. Jangan didiamkan,” ujar salah satu pendamping yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Pernyataan itu menggambarkan keresahan para pekerja lapangan. Mereka tidak hanya membutuhkan pencairan, tetapi juga kepastian. Sebab keterlambatan tanpa penjelasan resmi dapat menimbulkan spekulasi lebih luas di tengah publik.

Bagi pendamping, honor bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Honor adalah biaya hidup, biaya transportasi, biaya komunikasi, dan bekal agar mereka tetap bisa menjalankan tugas di lapangan.

Jika hak tersebut tertahan terlalu lama, dampaknya tidak hanya dirasakan secara pribadi. Mutu pelaksanaan program juga berpotensi ikut terganggu. Semangat kerja bisa menurun, laporan bisa terlambat, dan target kegiatan di tingkat kelurahan bisa meleset.

Alarm Fiskal dan Ujian Keterbukaan Pemkot

Keterlambatan pembayaran honor pendamping Dana Kelurahan dan Ohan Hafidz menjadi alarm serius bagi manajemen anggaran Pemkot Tasikmalaya. Apalagi kedua program tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Publik pun wajar bertanya. Jika pembayaran honor pendamping saja tersendat, bagaimana kondisi pembayaran belanja lain, termasuk operasional layanan dasar dan kewajiban kepada pihak ketiga.

Pertanyaan itu harus dijawab secara terbuka oleh Pemkot Tasikmalaya. Diam terlalu lama hanya akan membuat isu ini berkembang menjadi bola liar. Dalam situasi seperti ini, penjelasan resmi jauh lebih sehat daripada membiarkan publik menebak-nebak kondisi kas daerah.

Pemkot Tasikmalaya perlu segera menyampaikan penyebab keterlambatan, tahapan proses pencairan, serta kepastian jadwal pembayaran. Jika memang ada kendala administrasi, sebutkan kendalanya. Jika ada tekanan kas, jelaskan langkah penanganannya.

Yang tidak boleh terjadi adalah hak pekerja lapangan dibiarkan menggantung tanpa kepastian. Pendamping kelurahan dan pendamping Ohan Hafidz bukan pelengkap kegiatan. Mereka adalah bagian dari mesin pelayanan yang membuat program pemerintah benar-benar bergerak di masyarakat.

Karena itu, Pemkot Tasikmalaya perlu melakukan evaluasi prioritas belanja. Pos-pos yang tidak mendesak seharusnya dikaji ulang agar belanja yang menyangkut hak pekerja dan pelayanan langsung kepada warga tidak dikorbankan.

Jika fiskal daerah sedang sakit, obatnya bukan menunda hak pekerja. Obatnya adalah keterbukaan, pengetatan belanja, disiplin prioritas, dan komunikasi jujur kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari BPKAD Kota Tasikmalaya mengenai penyebab keterlambatan pembayaran honor pendamping Dana Kelurahan dan Ohan Hafidz, termasuk kapan hak tersebut akan dibayarkan. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terkait. (DH/AS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer