lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Harapan keluarga untuk menemukan Eman (81) seorang Lansia asal Dusun Panawangan, Desa Panawangan, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Sang Kakek ditemukan meninggal dunia setelah semalaman dinyatakan hilang usai berpamitan hendak mandi ke sumber air.
Korban ditemukan pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 08.35 WIB di kawasan bendungan Dusun Salam, Desa Panawangan. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian dramatis yang melibatkan warga, aparat pemerintah, hingga tim gabungan sejak Rabu sore.
Peristiwa Kakek Ditemukan Meninggal di Bendungan Panawangan Ciamis ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Sebab, sebelum dinyatakan hilang, tidak ada tanda-tanda mencurigakan saat korban meninggalkan rumah.
Berpamitan Mandi, Korban Tak Pernah Kembali
Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa bermula pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Eman berpamitan hendak mandi ke sumber air yang berada tidak jauh dari kediamannya di Dusun Panawangan RT 05 RW 01, Desa Panawangan.
Namun, hingga sore menjelang malam, korban tak kunjung pulang. Kondisi tersebut membuat keluarga mulai merasa khawatir.
Berbagai lokasi yang biasa dilalui korban kemudian disisir bersama warga sekitar. Mulai dari jalan setapak, aliran sungai, hingga kawasan bendungan diperiksa satu per satu dengan harapan korban segera ditemukan.
Meski pencarian dilakukan hingga larut malam, hasilnya masih nihil.
Tim Gabungan Turun Tangan
Memasuki Kamis pagi, pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan unsur Muspika Kecamatan Panawangan, Pemerintah Desa Panawangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Forum Koordinasi (FK) Tagana Kabupaten Ciamis, serta masyarakat.
Harapan sempat muncul ketika area pencarian dipersempit di sekitar bendungan. Namun, hasil yang ditemukan justru membawa kabar duka.
Camat Panawangan Kusdinar membenarkan korban ditemukan sekitar pukul 08.35 WIB dalam kondisi telah meninggal dunia.
“Pencarian dilanjutkan pada pagi hari oleh pemerintah desa, Muspika, dan Tagana Ciamis. Sekitar pukul 08.35 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kusdinar.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi keluarga, korban terakhir kali terlihat saat berpamitan hendak mandi ke sumber air pada Rabu sore.
“Korban berpamitan hendak ke sumber air untuk mandi. Namun hingga petang korban belum pulang sehingga keluarga bersama warga melakukan pencarian sampai larut malam, tetapi belum berhasil menemukan korban,” tambahnya.
Ditemukan di Kawasan Bendungan
Korban akhirnya ditemukan di kawasan bendungan yang berada di Dusun Salam RT 005 RW 002, Desa Panawangan.
Setelah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai permintaan keluarga.
Meski dugaan sementara korban tenggelam saat berada di sekitar bendungan, penyebab pasti kejadian tersebut tetap menjadi perhatian pihak terkait.
Imbauan untuk Warga
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, bendungan, maupun sumber air, terutama bagi warga lanjut usia.
Camat Panawangan mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas seorang diri di kawasan perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Duka yang dialami keluarga Eman sekaligus menjadi pelajaran bahwa pengawasan terhadap lansia perlu ditingkatkan, terutama ketika mereka beraktivitas di lokasi yang memiliki risiko tinggi. (HS)
