lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pembangunan Jembatan Paledang-Pasir Jaya di Kota Bogor telah mencapai 95 persen dan ditargetkan dapat diresmikan pada pertengahan Oktober 2026. Progres tersebut disampaikan Pemerintah Kota Bogor setelah Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengecek pekerjaan pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Jembatan itu akan menjadi akses baru yang menghubungkan Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, dengan Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Pembangunannya dimulai Pemkot Bogor sejak akhir Juni 2026.
Pekerjaan Jembatan Tinggal Tahap Akhir
Dengan progres 95 persen, pekerjaan Jembatan Paledang-Pasir Jaya kini memasuki tahap penyelesaian. Menurut Jenal, pekerjaan yang masih harus diselesaikan meliputi pelapisan pelindung lantai atau coating, pembuatan gapura, serta pemasangan railing atau pagar pengaman.
Jenal menargetkan seluruh pekerjaan tersebut selesai sehingga jembatan dapat diresmikan pada pertengahan Oktober. Target itu masih merupakan rencana penyelesaian, sehingga waktu operasionalnya mengikuti rampungnya pekerjaan akhir dan kesiapan jembatan untuk digunakan.
Pemkot Bogor menyebut pembangunan jembatan tersebut sebelumnya melalui serangkaian kajian. Proyek juga memerlukan rekomendasi Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) karena konstruksi berada di atas saluran Sungai Cisadane.
Jenal meminta pengawasan pekerjaan tetap dilakukan hingga seluruh tahapan selesai. Menurut dia, pengawasan diperlukan untuk memastikan konstruksi dapat digunakan secara aman dan bertahan dalam jangka panjang.
Jadi Akses Baru Bogor Tengah dan Bogor Barat
Setelah dibuka, Jembatan Paledang-Pasir Jaya akan menambah akses langsung antara wilayah Paledang dan Pasir Jaya. Selama ini, kedua kelurahan tersebut berada di dua kecamatan berbeda, yakni Bogor Tengah dan Bogor Barat.
Pemkot Bogor menyatakan pembangunan jembatan menggunakan APBD Kota Bogor. Namun, dalam keterangan resmi mengenai progres 95 persen tersebut, Pemkot tidak mencantumkan nilai anggaran proyek sehingga angka biaya pembangunan tidak dapat dipastikan dari informasi itu.
Seorang warga Pasir Jaya, Yuni, yang dikutip dalam keterangan Pemkot Bogor, mengatakan keberadaan jembatan akan membantu masyarakat di sekitar dua kelurahan tersebut. Pernyataan itu merupakan tanggapan warga yang disertakan pemerintah dalam laporan peninjauan proyek.
Dengan pekerjaan tersisa berupa penyelesaian lantai, gapura, dan railing, fokus pembangunan kini berada pada tahap akhir sebelum akses tersebut dibuka. Jika target Pemkot Bogor tercapai, jembatan penghubung Paledang dan Pasir Jaya akan mulai dapat digunakan setelah peresmian yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Oktober 2026. (NS/AS)
