PT Wemade Indonesia Jaya di Bongas Kulon, Dari Lapangan Kerja Lokal hingga Pasar Amerika

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Di tengah berkembangnya kawasan industri di Majalengka, keberadaan PT Wemade Indonesia Jaya di Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, mulai memperlihatkan hubungan yang cukup dekat dengan lingkungan sekitar.

Perusahaan tidak hanya menjalankan kegiatan produksi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, khususnya untuk kebutuhan tenaga kerja non-skill.

Dari kawasan industri di Bongas Kulon, produk yang dihasilkan perusahaan juga terhubung dengan pasar internasional. Sejumlah produk homeware seperti bed cover, blanket, sofa cover, bedding dan produk sejenis tercatat dikirim ke pasar Amerika Serikat.

- Advertisement -

Kondisi tersebut membuat keberadaan PT Wemade Indonesia Jaya menarik dilihat bukan hanya dari sisi aktivitas industrinya, tetapi juga dari bagaimana sebuah perusahaan di wilayah pedesaan terhubung dengan rantai perdagangan global.

Dari Bongas Kulon, PT Wemade Indonesia Jaya Menjadi Bagian dari Industri Majalengka

PT Wemade Indonesia Jaya beralamat di Jalan Raya Bandung–Cirebon KM 31 No. 17, Desa Bongas Kulon, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Perusahaan tersebut bergerak pada kegiatan manufaktur yang antara lain menghasilkan bed cover, blanket dan sarung sofa.

Kehadiran perusahaan di Bongas Kulon menjadi bagian dari perubahan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar yang ikut berkembang seiring masuknya kegiatan industri ke wilayah pedesaan.

Bagi masyarakat sekitar, salah satu dampak yang paling mudah terlihat adalah terbukanya peluang pekerjaan.

Bahkan, untuk kebutuhan tenaga kerja non-skill, PT Wemade Indonesia Jaya mengutamakan penduduk wilayah Bongas Kulon.

Kebijakan tersebut membuat aktivitas perusahaan memiliki keterkaitan langsung dengan lingkungan masyarakat tempat perusahaan menjalankan kegiatan produksinya.

Penelitian 2025 Membuka Cerita dari Sisi Buruh

Gambaran mengenai aktivitas PT Wemade Indonesia Jaya juga muncul dalam penelitian akademik tahun 2025 dari Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos).

Penelitian tersebut membahas strategi bertahan hidup buruh pabrik dalam memenuhi kebutuhan keluarga di PT Wemade Indonesia Jaya Majalengka.

Penelitian itu menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan delapan informan, terdiri dari empat buruh pabrik, dua anggota keluarga pekerja dan dua pimpinan pabrik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja memiliki berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Di antaranya mencari tambahan penghasilan, mengurangi pengeluaran rumah tangga dan memanfaatkan jaringan sosial.

Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa kehidupan pekerja pabrik tidak hanya berkaitan dengan aktivitas di dalam perusahaan. Di luar jam kerja, mereka juga harus mengatur strategi agar kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.

Penelitian tersebut juga mencatat bahwa sistem produksi dapat menyesuaikan dengan ketersediaan bahan baku. Kondisi itu dapat berpengaruh terhadap jam maupun frekuensi kerja ketika kebutuhan produksi sedang berubah.

Namun, hasil penelitian tersebut merupakan gambaran berdasarkan informan yang diteliti dan tidak dapat secara otomatis digeneralisasi kepada seluruh pekerja PT Wemade Indonesia Jaya.

Produk dari Majalengka Masuk Pasar Amerika

Di sisi lain, aktivitas perdagangan PT Wemade Indonesia Jaya menunjukkan bahwa produk yang dikerjakan dari kawasan Bongas Kulon tidak berhenti di pasar lokal.

Sejumlah catatan perdagangan menunjukkan pengiriman berbagai produk homeware ke Amerika Serikat.

Dalam catatan pengiriman 2026, misalnya, terdapat produk berupa sofa cover, bedding, throw pillow cover, blanket, Squattoman, Room for Two hingga produk homeware lainnya.

Salah satu pembeli yang berulang kali tercatat dalam data perdagangan adalah The Lovesac Company.

Pada Juli 2026, sejumlah pengiriman dari PT Wemade Indonesia Jaya tercatat membawa ribuan unit produk seperti sofa cover, Footsac Blanket, Squattoman dan Throw Pillow.

Data tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan produksi dari kawasan industri di Majalengka dapat terhubung dengan perusahaan dan konsumen di pasar Amerika.

Nilai Perdagangan Mencapai Jutaan Dolar

Catatan perdagangan internasional juga memberikan gambaran mengenai skala aktivitas bisnis perusahaan.

Berdasarkan salah satu basis data perdagangan, pada periode Juni 2025 hingga Mei 2026 tercatat sekitar 2.650 pengiriman ekspor dan sekitar 1.010 pengiriman impor yang berkaitan dengan PT Wemade Indonesia Jaya.

Nilai perdagangan yang tercatat dalam basis data tersebut mencapai sekitar 4,68 juta dolar AS untuk ekspor dan sekitar 4,02 juta dolar AS untuk impor.

Angka tersebut merupakan nilai yang tercatat dalam basis data perdagangan, bukan laporan pendapatan atau omzet perusahaan.

Catatan tersebut setidaknya menunjukkan bahwa aktivitas PT Wemade Indonesia Jaya telah berada dalam rantai perdagangan lintas negara dengan arus barang yang cukup aktif.

JW Pacific dan Rantai Pesanan Produksi

Dalam aktivitas bisnisnya, PT Wemade Indonesia Jaya juga memiliki keterkaitan dengan JW Pacific.

Perwakilan HRD PT Wemade Indonesia Jaya, Rodex Maelissa, menjelaskan bahwa JW Pacific berperan sebagai kantor marketing yang menangani pesanan.

Selanjutnya, pesanan tersebut diteruskan kepada PT Wemade Indonesia Jaya untuk diproduksi sesuai order yang diterima.

Pola tersebut menggambarkan adanya pembagian peran dalam rantai bisnis. Aktivitas pemasaran dan penerimaan order menjadi bagian yang kemudian terhubung dengan proses produksi di fasilitas PT Wemade Indonesia Jaya.

Dengan pola seperti itu, kegiatan produksi di Bongas Kulon menjadi bagian dari rantai pasok yang lebih luas dan tidak berdiri sendiri.

Dampaknya bagi Warga Bongas Kulon

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan industri tentu memiliki dimensi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Lapangan pekerjaan menjadi salah satu dampak yang langsung dirasakan, terutama ketika perusahaan memberikan kesempatan kepada penduduk sekitar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja non-skill.

Kebijakan perusahaan yang mengutamakan penduduk Bongas Kulon untuk kebutuhan tenaga kerja non-skill menjadi salah satu bagian yang membuat hubungan tersebut terasa lebih dekat.

Selain aktivitas ekonomi, hubungan perusahaan dengan masyarakat juga terlihat melalui kegiatan sosial.

Pada 1 Oktober 2026, PT Wemade Indonesia Jaya bersama JW Pacific menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Bongas Kulon. Sebanyak 10 anak yatim menerima bantuan berupa sembako dan uang saku.

Kegiatan tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari agenda sosial perusahaan secara berkala, dengan rencana kegiatan yang menyasar kelompok masyarakat lainnya.

Ketika Industri Lokal Terhubung ke Dunia

Keberadaan PT Wemade Indonesia Jaya di Bongas Kulon menunjukkan bagaimana aktivitas industri di tingkat lokal dapat terhubung dengan rantai perdagangan internasional.

Di satu sisi, perusahaan menjalankan kegiatan produksi dan membutuhkan tenaga kerja. Di sisi lain, produk yang dihasilkan bergerak menuju pasar luar negeri.

Bagi Majalengka, hubungan tersebut menjadi bagian dari perkembangan kawasan industri yang tidak hanya berbicara tentang bangunan pabrik dan proses produksi, tetapi juga tentang keterlibatan masyarakat sekitar.

Dari Bongas Kulon, produk berupa bed cover, blanket, sofa cover, bedding dan berbagai produk homeware dapat bergerak menuju pasar internasional.

Pada titik itu, PT Wemade Indonesia Jaya menjadi salah satu contoh bagaimana aktivitas produksi di tingkat lokal dapat memiliki hubungan langsung dengan pasar global. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer