Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat mulai menghadapi fase paling kritis musim kemarau. BMKG memprakirakan puncak kemarau terjadi pada Agustus di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Pulau Jawa, ketika El Niño telah berkembang hingga kategori kuat dan menekan pembentukan awan hujan.

Ancaman itu bukan lagi sekadar warna cokelat pada peta prakiraan. Sistem informasi kebencanaan BPBD Jawa Barat telah mencatat kejadian kekeringan di Kabupaten Bandung pada 28 Juli, Kabupaten Subang pada hari yang sama, serta Kota Cirebon pada 30 Juli 2026. Tiga laporan menjelang Agustus tersebut menjadi alarm awal bahwa musim kering mulai menyentuh sumber air warga.

BMKG sebelumnya memperkirakan sekitar 93 persen wilayah Jawa Barat mengalami musim kemarau dengan curah hujan di bawah normal. Sekitar 81 persen wilayah juga diprediksi menjalani kemarau yang lebih panjang daripada biasanya.

Namun, pertanyaan mengenai daerah paling rawan tidak dapat dijawab dengan satu nama. Wilayah yang paling lama tidak diguyur hujan belum tentu memiliki risiko bencana tertinggi. Ketersediaan sumber air, kepadatan penduduk, luas pertanian, kondisi jaringan irigasi, dan kemampuan pemerintah menangani krisis ikut menentukan berat-ringannya dampak.

Pantura Menanggung Kemarau Terpanjang

Data pemutakhiran BMKG menunjukkan bagian utara Bekasi, Karawang, dan Kota Bekasi lebih dahulu memasuki musim kemarau sejak dasarian kedua Maret 2026. Wilayah ini diprediksi mengalami puncak kemarau pada Agustus dengan durasi mencapai 29 dasarian, lebih panjang setidaknya tiga dasarian dibandingkan kondisi normalnya.

Bagian tengah Bekasi dan Karawang menyusul pada awal April. Musim keringnya diprakirakan berlangsung sekitar 22 dasarian, juga dengan sifat hujan bawah normal.

Tekanan serupa menjalar ke arah timur. Bagian barat laut Indramayu, sebagian Karawang timur, dan Subang utara diprediksi menjalani kemarau sekitar 20 dasarian. Cirebon utara, Indramayu selatan, serta sebagian timur Subang diperkirakan mengalami periode kering sekitar 19 dasarian.

Dari panjang musimnya, Bekasi bagian utara dan Karawang bagian utara menjadi wilayah yang perlu memperoleh perhatian paling awal. Kekeringan datang lebih cepat, mencapai puncak pada Agustus, dan bertahan lebih lama dibandingkan sebagian besar wilayah Jawa Barat lainnya.

Indramayu, Subang, dan Cirebon berada pada lapisan berikutnya. Daerah-daerah ini tidak hanya menghadapi berkurangnya curah hujan, tetapi juga memiliki kawasan pertanian luas yang membutuhkan kontinuitas pasokan irigasi. Ketika debit saluran menurun, kompetisi pemanfaatan air dapat muncul antara pertanian, rumah tangga, dan kegiatan ekonomi.

Kabupaten Bekasi bahkan telah mengeluarkan peringatan dini sejak April 2026. BPBD setempat menyiapkan pemetaan titik rawan, distribusi air bersih, personel, dan peralatan untuk menghadapi krisis air serta kebakaran lahan.

Kemarau panjang juga tidak selalu tampil dramatis. Dampaknya sering datang perlahan: debit sumur mengecil, jadwal pengairan sawah semakin jarang, tanaman kehilangan kelembapan, lalu warga mulai membeli air atau menunggu kiriman tangki.

Krisis baru terlihat besar ketika keran berhenti mengalir. Padahal, persoalannya telah tumbuh beberapa pekan sebelumnya.

Risiko Tinggi Tidak Hanya di Daerah Paling Kering

Kajian Risiko Bencana Provinsi Jawa Barat 2022–2026 memberikan gambaran berbeda. Untuk wilayah di luar Priangan Timur, BNPB menempatkan Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Bandung, dan Bandung Barat dalam kelas risiko tinggi bencana kekeringan.

Sementara Bogor, Kuningan, Cirebon, Majalengka, Indramayu, Subang, Purwakarta, Karawang, Bekasi, serta seluruh kota yang dikaji berada dalam kelas risiko sedang. Secara keseluruhan, risiko kekeringan Provinsi Jawa Barat tetap dikategorikan tinggi.

Perbedaan tersebut penting. Pantura dapat mengalami musim kering paling panjang secara meteorologis. Namun, kawasan Bandung, Bandung Barat, Cianjur, dan Sukabumi memiliki kombinasi bahaya, kerentanan, serta bentang wilayah yang membuat dampaknya berpotensi lebih berat.

Di wilayah pegunungan, persoalan tidak berhenti pada air bersih. Vegetasi yang mengering meningkatkan kemudahan api menjalar. Medan yang terjal juga dapat menyulitkan pemadaman ketika kebakaran muncul jauh dari akses kendaraan.

BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menghemat air, tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan api, serta segera melaporkan kemunculan titik panas. Posko operasi modifikasi cuaca di Bandung juga disiapkan untuk mengantisipasi kekeringan ekstrem di Jawa Barat dan menjaga daerah aliran Sungai Citarum.

Hujan lokal masih mungkin turun. Pada 27–29 Juli 2026, BMKG bahkan mencatat hujan hingga 53,4 milimeter per hari di salah satu wilayah Jawa Barat. Peluang hujan sedang juga masih tersedia pada 31 Juli–3 Agustus.

Akan tetapi, satu atau dua kali hujan tidak otomatis mengakhiri kekeringan. Puncak kemarau menggambarkan kecenderungan musim dalam wilayah yang luas dan periode panjang, bukan ramalan bahwa setiap hari pasti tanpa hujan.

Karena itu, peta kewaspadaan Jawa Barat terbagi dua. Bekasi–Karawang serta koridor Indramayu–Subang–Cirebon perlu mewaspadai kemarau yang panjang. Sementara Bandung, Bandung Barat, Cianjur, dan Sukabumi harus mengantisipasi risiko bencana yang secara keseluruhan lebih tinggi.

Agustus baru dimulai. Namun, bagi daerah yang sumurnya mulai menyusut dan sawahnya menunggu giliran air, puncak kemarau bukan persoalan bulan di kalender. Ia adalah perlombaan antara cadangan air yang terus berkurang dan kesiapan pemerintah bergerak sebelum tangki pertama diminta warga. (NS/AS)

BSPS Kota Tasikmalaya

BSPS Kota Tasikmalaya Jangkau 827 Rumah, Tiap Penerima Dapat Rp20 Juta

lintaspriangan.com,Ā BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 827 rumah di Kota Tasikmalaya mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) masing-masing Rp20 juta pada 2026. Penyaluran BSPS Kota Tasikmalaya ditandai...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,Ā JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,Ā JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,Ā JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,Ā JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Perhutanan Sosial Garut, Pemkab Siapkan 7 Program di 13 Kecamatan

lintaspriangan.com,Ā BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan tujuh program rencana...

BSPS Kota Tasikmalaya Jangkau 827 Rumah, Tiap Penerima Dapat Rp20 Juta

lintaspriangan.com,Ā BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 827 rumah di Kota Tasikmalaya mendapat...

Kekeringan Pangandaran: BPBD Jabar Jadwalkan Koordinasi Penanganan Hari Ini

lintaspriangan.com,Ā BERITA PANGANDARAN.Ā Penanganan kekeringan Pangandaran dijadwalkan dibahas dalam koordinasi Badan...

Korban Jiwa Bertambah, Seberapa Serius Penanganan Geng Motor di Kota Tasikmalaya?

lintaspriangan.com,Ā BERITA TASIKMALAYA. Catatan keresahan warga akibat gangguan kelompok bermotor...

Yatin Nursodiq, Satpol PP Kota Tasikmalaya yang Menempa Diri di Latsarmil Komcad

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seragam Satpol PP selama ini identik...

JAWA BARAT

Sekdis Dishub Sukabumi Dijemput Polisi, Dugaan Pelecehan Siswi PKL

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Penanganan dugaan pelecehan siswi PKL di...

Kebakaran Ciumbuleuit Berdampak pada 19 Warga, Tiga Titik Panas Masih Ditangani

lintaspriangan.com,Ā BERITA BANDUNG. Penanganan kebakaran Ciumbuleuit di kawasan Cihanja, Kecamatan...

KDM Rombak Besar-Besaran OPD Jabar, 6 Dinas Bakal Digabung: Benarkah Anggaran Bisa Lebih Hemat?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan...

Jalan Kolonel Masturi Ditutup Total Mulai 14 September, Ini Jalur Alternatifnya

lintaspriangan.com,Ā BERITA BANDUNG.Ā Jalan Kolonel Masturi di Kabupaten Bandung Barat ditutup...

Vonis Ade Kuswara Dijadwalkan Dibacakan Hari Ini di Tipikor Bandung

lintaspriangan.com,Ā BERITA BEKASI. Sidang vonis Ade Kuswara Kunang dan ayahnya,...

Festival Tari Tradisional Jawa Barat Dijadwalkan Berlangsung 9 Jam Hari Ini

lintaspriangan.com,Ā BERITA JAWA BARAT. Festival Tari Tradisional Jawa Barat dijadwalkan...

Jambore Relawan Kebencanaan 2026 Dijadwalkan Dibuka di Cimenyan Pagi Ini

lintaspriangan.com,Ā BERITA BANDUNG. Jambore Relawan Kebencanaan 2026 dijadwalkan dibuka di...

KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan...

Olahraga

Popular Categories