BSPS Kota Tasikmalaya Jangkau 827 Rumah, Tiap Penerima Dapat Rp20 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 827 rumah di Kota Tasikmalaya mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) masing-masing Rp20 juta pada 2026. Penyaluran BSPS Kota Tasikmalaya ditandai dengan penyerahan buku tabungan kepada penerima di Aula Kelurahan Cipedes, Rabu, 16 September 2026.

Penerima tersebar di 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya. Dengan 827 penerima dan nilai bantuan Rp20 juta per rumah, nilai bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp16,54 miliar. Dana tersebut merupakan bantuan stimulan sehingga tidak otomatis menanggung seluruh biaya perbaikan rumah.

Rp17,5 Juta untuk Material, Rp2,5 Juta untuk Upah

Dari bantuan Rp20 juta per rumah, Rp17,5 juta dialokasikan untuk membeli bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah pekerja. Skema tersebut sejalan dengan ketentuan BSPS 2026 yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

- Advertisement -

Dana BSPS Kota Tasikmalaya disalurkan melalui rekening penerima. Untuk komponen material, pembayaran dilakukan melalui mekanisme pembelian bahan bangunan, sementara bagian upah diperuntukkan bagi pekerja yang mengerjakan perbaikan rumah.

Penerima bantuan sebelumnya melalui proses verifikasi. Pemeriksaan antara lain mencakup kondisi struktur rumah, luas bangunan, dan sanitasi untuk menentukan apakah rumah memenuhi kriteria sebagai rumah tidak layak huni. Kelompok masyarakat pada desil 1 sampai 4 menjadi prioritas dalam proses penentuan penerima.

Secara nasional, Kementerian PKP menetapkan target BSPS sebanyak 400.000 unit rumah pada 2026. Kementerian menyebut program tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kualitas rumah swadaya menjadi hunian layak.

Pemkot Usulkan 2.000 Rumah untuk 2027

Di luar alokasi 827 rumah tahun ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah mengusulkan sekitar 2.000 rumah tidak layak huni untuk memperoleh program BSPS pada 2027. Usulan tersebut masih merupakan rencana untuk tahun berikutnya dan belum berarti seluruh rumah yang diajukan telah mendapatkan alokasi bantuan.

Selain BSPS Kota Tasikmalaya, penanganan rumah tidak layak huni pada 2026 juga dilakukan melalui sumber program lain. Pemerintah daerah menyebut terdapat 20 unit yang ditangani melalui program rumah tidak layak huni Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta 60 unit melalui program Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan perbaikan kondisi rumah diharapkan berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan penerima. Pernyataan mengenai dampak tersebut merupakan harapan pemerintah; realisasi dampaknya terhadap indikator kemiskinan, kesehatan, pendidikan, maupun Indeks Pembangunan Manusia memerlukan data hasil pelaksanaan program.

Program BSPS sendiri bersifat stimulan. Karena itu, bila biaya perbaikan rumah melebihi Rp20 juta, kebutuhan di luar nilai bantuan tersebut mengandalkan swadaya penerima maupun dukungan lingkungan sesuai kondisi masing-masing. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer