lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Persoalan di tingkat kecamatan kerap muncul dari berbagai arah. Karena itu, penyelesaiannya tidak cukup hanya mengandalkan satu institusi. Gagasan tersebut mengemuka dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pataruman yang mempertemukan unsur pemerintahan, TNI, Polri, hingga perangkat desa dan kelurahan di Aula Desa Sinartanjung, Selasa (15/9/2026).
Sekitar 25 peserta mengikuti forum yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut. Mereka terdiri atas Camat Pataruman, Danpos Koramil 1318/Langensari, Kapolsek Pataruman, Sekretaris Kecamatan, Kepala KUA, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Pataruman, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.
Pertemuan itu menjadi ruang bersama untuk membaca perkembangan wilayah sekaligus menyusun langkah menghadapi berbagai agenda pemerintahan dan kemasyarakatan.
Membaca persoalan dari tingkat bawah
Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I., menekankan pentingnya komunikasi antarlembaga hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, informasi yang bergerak cepat dari lapangan dapat membantu setiap unsur mengantisipasi persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Koordinasi harus dibangun dari bawah. Ketika informasi cepat disampaikan dan setiap unsur saling berkomunikasi, persoalan di wilayah bisa lebih cepat diantisipasi,” kata IPTU Hermawan.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa koordinasi wilayah tidak hanya dibutuhkan ketika persoalan sudah terjadi. Informasi dari masyarakat, desa, maupun kelurahan menjadi bagian penting untuk membaca situasi sejak dini.
Dengan pola komunikasi yang terhubung, setiap unsur diharapkan dapat mengambil langkah sesuai kewenangannya tanpa berjalan sendiri-sendiri.
Dari keamanan hingga pembangunan manusia
Pembahasan dalam forum tersebut tidak hanya berkutat pada persoalan keamanan dan ketertiban.
Sejumlah agenda lain turut dibicarakan, mulai dari pembinaan jasmani, penguatan karakter, hingga sinergitas lintas sektor dalam pembangunan manusia.
Beragamnya materi yang dibahas menunjukkan luasnya persoalan yang harus dihadapi pemerintah di tingkat kecamatan. Pemerintahan, keamanan, pembinaan masyarakat, serta pembangunan manusia pada akhirnya saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Karena itu, forum Forkopimcam menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan perspektif yang berbeda.
Masing-masing unsur dapat menyampaikan informasi sesuai bidangnya, kemudian menyamakan langkah agar agenda yang berjalan di wilayah tidak saling tumpang tindih.
Memastikan program tidak berjalan sendiri
Selain mengevaluasi perkembangan yang telah berjalan, pertemuan tersebut juga digunakan untuk membicarakan agenda berikutnya.
Setiap unsur diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai persoalan dan program yang perlu mendapat perhatian di wilayah Kecamatan Pataruman.
Bagi jajaran Forkopimcam, koordinasi semacam ini bukan sekadar rutinitas administratif.
Forum tersebut menjadi titik temu untuk memastikan pemerintahan, keamanan, pembinaan masyarakat, dan pembangunan dapat bergerak dalam arah yang sama.
Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari Rencana Kerja Pemerintahan Kecamatan Pataruman Kota Banjar Tahun 2026.
Di tengah beragamnya persoalan yang muncul di tingkat wilayah, kekuatan koordinasi justru terletak pada kemampuan setiap unsur untuk saling berbagi informasi dan mengambil peran sesuai kewenangannya.
Sebab persoalan di tengah masyarakat tidak mengenal batas meja birokrasi. Ketika sebuah masalah muncul di desa atau kelurahan, dampaknya dapat bersentuhan dengan banyak sektor sekaligus.
Di titik itulah Forkopimcam dibutuhkan: bukan hanya untuk duduk bersama dalam sebuah rapat, tetapi untuk memastikan setiap unsur memiliki langkah yang sama ketika menghadapi persoalan di wilayah. (HS)







