KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Suap Bupati Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyidikan kasus suap Bupati Bekasi, kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang ini diantaranya mengarah ke rumah seorang anggota Polri, Yayat Sudrajat alias Lippo, di kawasan Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat.

Penggeledahan dilakukan pada Kamis (10/9/2026), setelah Yayat diperiksa KPK sebagai saksi dalam pengembangan perkara.

Dari rumah tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara kasus suap Bupati Bekasi tersebut.

Barang-barang tersebut kini masih dianalisis untuk mengetahui keterkaitannya dengan dugaan aliran uang maupun proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

KPK Dalami Dugaan Uang dari Kontraktor

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan terhadap Yayat dilakukan untuk mendalami dugaan penerimaan uang dari Sarjan, pihak swasta atau kontraktor yang sebelumnya telah menjadi tersangka dalam perkara suap proyek di Kabupaten Bekasi.

“Dalam pemeriksaan kali ini penyidik mendalami soal dugaan penerimaan-penerimaan uang yang dilakukan oleh YS dari SJ,” kata Budi.

Sarjan merupakan pihak yang dalam perkara pokok didakwa memberikan uang kepada Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Nama Yayat sendiri bukan kali pertama muncul dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, ia hadir sebagai saksi dalam persidangan kasus Sarjan. Dalam persidangan, Yayat mengaku menjadi perantara proyek di lingkungan Pemkab Bekasi dan memperoleh keuntungan dari proyek-proyek tersebut.

KPK kemudian menjadikan keterangan tersebut sebagai salah satu pintu masuk untuk mengembangkan penyidikan.

Pengakuan Rp16 Miliar Muncul di Persidangan

Dalam persidangan, Yayat mengaku menerima uang hingga sekitar Rp16 miliar dari berbagai proyek sejak 2022.

Angka tersebut menjadi perhatian karena Yayat merupakan anggota aktif Polri.

Berdasarkan dakwaan KPK terhadap Sarjan, terdapat pula pemberian uang sekitar Rp1,4 miliar kepada Yayat dalam kurun 2024 hingga 2025.

Namun, kedua angka tersebut memiliki konteks yang berbeda. Nilai sekitar Rp16 miliar merupakan pengakuan Yayat mengenai total imbalan yang diterimanya, sedangkan Rp1,4 miliar merupakan jumlah yang disebut dalam dakwaan Sarjan untuk periode tertentu.

Karena itu, besaran aliran dana dan peruntukannya masih menjadi bagian yang harus dibuktikan melalui penyidikan.

Rumah Digeledah, Belum Ada Tersangka Baru

Penggeledahan terhadap rumah Yayat tidak serta-merta berarti yang bersangkutan telah berstatus tersangka.

KPK pada Kamis (10/9/2026) menegaskan bahwa pengembangan perkara tersebut masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum yang diterbitkan pada Agustus 2026.

Dengan status tersebut, belum ada tersangka baru yang ditetapkan dalam pengembangan perkara.

KPK masih melakukan analisis terhadap dokumen dan barang bukti elektronik yang diamankan serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi lainnya.

Artinya, posisi hukum Yayat dalam pengembangan perkara saat ini masih sebagai saksi.

Kasus Bermula dari OTT Bupati Bekasi

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025.

Dua hari kemudian, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayahnya yang juga Kepala Desa Sukadami HM Kunang, serta pihak swasta Sarjan.

Dalam perkara pokok tersebut, Ade Kuswara dan HM Kunang diduga sebagai penerima suap, sedangkan Sarjan diduga sebagai pihak pemberi.

KPK menduga terdapat praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Dalam proses persidangan, muncul pula fakta mengenai keterlibatan sejumlah pihak lain dalam lalu lintas proyek dan aliran uang.

Keterangan mengenai Yayat kemudian menjadi salah satu bagian yang diperiksa lebih lanjut oleh KPK.

KPK Kini Membuka Jalur Pengembangan Baru

Penerbitan sprindik baru pada Agustus 2026 menunjukkan perkara tersebut belum berhenti pada tiga tersangka dalam kasus pokok.

Pemeriksaan terhadap Yayat, penggeledahan rumahnya, serta penyitaan dokumen dan perangkat elektronik menjadi bagian dari upaya penyidik menelusuri apakah terdapat pihak lain yang menerima uang atau memiliki peran dalam pengaturan proyek.

Di sisi lain, seluruh dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan persidangan.

KPK belum menetapkan Yayat sebagai tersangka dalam pengembangan perkara.

Dengan demikian, fokus berikutnya adalah hasil analisis barang bukti yang disita dan keterangan para saksi yang diperiksa.

Dari sana, penyidik akan menentukan apakah bukti yang diperoleh cukup untuk menetapkan pihak lain sebagai tersangka atau membuka jalur perkara baru.

Perkembangan ini membuat kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi kembali menjadi sorotan. Bukan hanya mengenai dugaan uang yang mengalir kepada pejabat daerah, tetapi juga bagaimana jaringan perantara proyek bekerja dan siapa saja yang memperoleh keuntungan dari proyek pemerintah.

KPK kini ditunggu untuk menjelaskan sejauh mana aliran uang tersebut berjalan dan apakah akan berujung pada tersangka baru. (HS)

GIIAS Education Day

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali...

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Jumat, 11 September 2026. Program edukasi dalam rangkaian GIIAS Bandung...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Operasi Katarak Tasikmalaya Dijadwalkan 12 September, Skrining Masih Tentatif Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Program operasi katarak Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung di RSUD...

Roadshow Pelayanan Publik Digelar di Bungbulang Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Roadshow pelayanan publik dijadwalkan hadir di Kecamatan...

Hujan Priangan Timur Diprediksi Rendah hingga 20 September

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Hujan Priangan Timur diprediksi berada...

Pilkades Ciamis 2026 Pakai Sistem Digital, 40 Desa Hadapi Ujian Baru

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten...

Kebakaran Pabrik Pengolahan Panahan di Purwadadi Ciamis, Diduga Tungku Oven Bocor

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran melanda bangunan pabrik pengolahan panahan...

JAWA BARAT

GIIAS Education Day di Bandung Masuki Hari Kedua, Pelajar Diajak Kenali Industri Otomotif

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. GIIAS Education Day memasuki hari kedua di...

PPAN Jawa Barat 2026 Dijadwalkan Umumkan Peserta Lolos Tahap Provinsi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT.  Peserta PPAN Jawa Barat 2026 dijadwalkan...

1,96 Ton Beras Bantuan Pangan Cirebon Malah Menumpuk di Rumah Warga, Bantuan buat Siapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Beras bantuan pangan yang seharusnya berada...

Drama Sunda Palagan Bubat Tampil Lima Sesi di Bandung Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Drama Sunda Palagan Bubat dijadwalkan tampil dalam lima...

Sukabumi Expo 2026 Mulai 10 September, Job Fair Jadi Salah Satu Agenda

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Sukabumi Expo 2026 dijadwalkan mulai berlangsung di Kabupaten...

Gelombang Tinggi Jabar 2,5–4 Meter Berlaku di Lima Perairan Selatan hingga Pukul 07.00

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Peringatan gelombang tinggi Jabar dengan ketinggian...

Dugaan Pencabulan oleh Guru SMAN 1 Pamanukan Subang, Siswa Sempat Gelar Aksi

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG. Kasus dugaan pencabulan oleh guru...

Kebakaran TPA Galuga Terkendali, Pendinginan Jadi Fokus Penanganan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories