Gelombang Tinggi Jabar 2,5–4 Meter Berlaku di Lima Perairan Selatan hingga Pukul 07.00

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Peringatan gelombang tinggi Jabar dengan ketinggian 2,5–4 meter masih berlaku di lima perairan selatan Jawa Barat hingga Kamis, 10 September 2026 pukul 07.00 WIB. Wilayah yang masuk peringatan tersebut meliputi perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengategorikan potensi gelombang 2,5–4 meter sebagai gelombang tinggi. Peringatan untuk wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat tersebut berlaku sejak 7 September pukul 07.00 WIB hingga 10 September pukul 07.00 WIB.

Angin Selatan Jawa Barat Capai 25 Knot

- Advertisement -

BMKG mencatat pola angin di wilayah Jawa Barat bagian selatan umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot. Kecepatan angin maksimum hingga 25 knot diprakirakan terjadi di perairan Sukabumi, Cianjur, dan Garut.

Sementara itu, kecepatan angin maksimum di perairan Tasikmalaya diprakirakan mencapai 20 knot. Kondisi angin menjadi salah satu unsur yang perlu diperhatikan bersama prakiraan gelombang tinggi Jabar, terutama bagi aktivitas yang berlangsung di kawasan perairan selatan.

Prakiraan rinci BMKG pada Kamis dini hari menunjukkan kondisi masing-masing perairan dapat berbeda. Di perairan Cianjur, misalnya, tinggi gelombang diprakirakan sekitar 2,2 meter pada pukul 00.00 WIB dan 2,3 meter pada pukul 03.00 hingga 09.00 WIB. Hembusan angin sesaat dapat mencapai 24 knot pada pukul 06.00 WIB.

Di perairan Tasikmalaya, gelombang diprakirakan sekitar 2,1 meter pada beberapa periode sejak dini hari hingga siang, dengan hembusan angin sesaat mencapai 20 knot sekitar pukul 06.00 WIB. Data rinci per lokasi tersebut merupakan prakiraan perairan, sedangkan peringatan gelombang tinggi menunjukkan potensi kondisi maksimum dalam wilayah peringatan yang lebih luas.

Peringatan Berlanjut di Samudra Hindia Selatan Jawa Barat

Meski peringatan untuk lima perairan Jawa Barat berakhir pukul 07.00 WIB, BMKG telah menerbitkan peringatan berikutnya yang berlaku mulai 10 September pukul 07.00 WIB hingga 13 September pukul 07.00 WIB.

Dalam peringatan tersebut, Samudra Hindia selatan Jawa Barat tetap masuk kategori gelombang tinggi 2,5–4 meter. Wilayah itu menjadi satu dari 13 kawasan perairan Indonesia yang masuk kategori tinggi pada periode tersebut.

BMKG menjelaskan pola angin di wilayah Indonesia selatan ekuator umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6–25 knot. Kondisi itu menjadi bagian dari dasar prakiraan gelombang untuk tiga hari ke depan.

Dengan demikian, berakhirnya peringatan gelombang tinggi Jabar untuk lima perairan pada Kamis pagi tidak berarti seluruh potensi gelombang tinggi di selatan Jawa Barat berakhir. Peringatan terbaru BMKG masih menempatkan Samudra Hindia selatan Jawa Barat dalam kategori 2,5–4 meter hingga 13 September 2026 pukul 07.00 WIB. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer