lintaspriangan.com, BERITA BULU TANGKIS. Ganda putra Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil pada final Pontianak Indonesia Masters 2026, Minggu, 6 September 2026. Rangkaian partai final turnamen BWF World Tour Super 100 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB.
Yeremia/Patra akan menghadapi unggulan kedua asal Chinese Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng. Tiket final diraih setelah pasangan Indonesia itu mengalahkan Low Hang Yee/Ng Eng Cheong dari Malaysia dua gim langsung, 21-7, 21-15, pada semifinal Sabtu, 5 September.
Yeremia/Patra Jaga Peluang Gelar Indonesia
Keberhasilan Yeremia/Patra membuat Indonesia masih memiliki peluang meraih satu gelar pada Pontianak Indonesia Masters 2026. Tiga wakil Indonesia lainnya yang tampil di semifinal tidak berhasil melanjutkan langkah ke partai puncak.
Di tunggal putra, Dendi Triansyah kalah dari Sun Chao asal China melalui pertandingan tiga gim. Dendi memenangi gim pertama 22-20 sebelum kehilangan dua gim berikutnya dengan skor 10-21 dan 15-21.
Dua pasangan ganda campuran Indonesia juga terhenti. Rehan Naufal Kusharjanto/Melati Daeva Oktavianti kalah 18-21, 18-21 dari Liao Pin Yi/Zhang Jia Han asal China. Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu kemudian harus mengakui keunggulan Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi, juga dari China, dengan skor 16-21, 13-21.
Yeremia/Patra sendiri menjalani perjalanan yang cukup meyakinkan menuju final. Pada perempat final mereka lebih dulu menyingkirkan unggulan pertama Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dengan skor 21-12, 21-19. Hasil itu membawa mereka ke semifinal sebelum mengatasi pasangan Malaysia.
Final Dimulai Pukul 13.00 WIB
Pontianak Indonesia Masters 2026 berlangsung pada 1–6 September dengan level BWF World Tour Super 100. PBSI mencatat turnamen tersebut diikuti 356 atlet dari 17 negara dan menyediakan total hadiah US$120.000. Indonesia menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 107 atlet.
Lawan Yeremia/Patra pada final, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng, sejak awal turnamen ditempatkan sebagai unggulan kedua ganda putra. Pasangan Chinese Taipei itu menjadi tantangan terakhir bagi Indonesia untuk meraih gelar pada turnamen ini.
PBSI menyatakan rangkaian partai final Minggu dapat disaksikan mulai pukul 13.00 WIB. Siaran langsung juga dijadwalkan tersedia melalui televisi nasional yang menayangkan fase semifinal dan final turnamen tersebut.
Dengan hanya Yeremia/Patra yang tersisa, hasil pertandingan ganda putra akan menentukan apakah Indonesia dapat menutup turnamen Super 100 di Pontianak dengan gelar juara. Pertandingan mereka menjadi salah satu laga yang akan berlangsung dalam rangkaian final pada Minggu siang. (NS/AS)







