Karhutla Tasikmalaya Diwaspadai, BMKG Tetapkan Siaga Kekeringan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Risiko karhutla Tasikmalaya menjadi perhatian pada Minggu, 6 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menempatkan Kabupaten Tasikmalaya dalam kategori Siaga pada peringatan dini kekeringan meteorologis Dasarian I September 2026.

Kondisi kering tersebut menjadi konteks penting bagi kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Polres Tasikmalaya sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun lahan sembarangan pada musim kemarau dan segera melapor apabila menemukan asap atau titik api.

Kabupaten Tasikmalaya Masuk Kategori Siaga Kekeringan

Dalam pembaruan peringatan dini BMKG, Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu wilayah Jawa Barat yang berada pada kategori Siaga kekeringan meteorologis. Kabupaten Pangandaran juga berada pada kategori sama, sedangkan sejumlah daerah lain di Jawa Barat masuk kategori Awas.

- Advertisement -

Status tersebut merupakan peringatan terkait kondisi meteorologis dan tidak berarti kebakaran pasti terjadi. Namun, vegetasi dan lahan yang mengering dapat menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pencegahan karhutla Tasikmalaya, terutama apabila terdapat aktivitas pembakaran terbuka.

Kepolisian sebelumnya menekankan agar masyarakat menghindari tindakan yang dapat memicu api. Imbauan itu mencakup tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan api serta meningkatkan kewaspadaan di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

Masyarakat juga diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan titik api sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Pencegahan Karhutla Jadi Perhatian Saat Kemarau

Kewaspadaan terhadap karhutla Tasikmalaya telah ditingkatkan sejak Agustus. Polres Tasikmalaya bersama unsur terkait sebelumnya menyiapkan personel dan peralatan untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama periode kemarau.

Pencegahan menjadi penting karena kebakaran pada rumput, semak, kebun, maupun kawasan berhutan dapat merambat ketika material di sekitarnya dalam kondisi kering. Kecepatan penyebaran api juga dapat dipengaruhi angin dan kondisi medan.

BMKG dalam peringatan Dasarian I September menunjukkan kondisi kekeringan tidak hanya terjadi di Tasikmalaya. Di Jawa Barat, Kabupaten Ciamis dan Garut termasuk wilayah yang berada pada kategori Awas, sementara Pangandaran bersama Kabupaten Tasikmalaya berada dalam kategori Siaga.

Karena itu, masyarakat Kabupaten Tasikmalaya perlu memperhatikan penggunaan api di ruang terbuka selama kondisi kering berlangsung. Informasi mengenai kebakaran atau titik api perlu segera diteruskan kepada aparat desa, kepolisian, pemadam kebakaran, BPBD, atau instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

JAWA BARAT

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Olahraga

Kategori Populer