lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, memasuki tahap pendinginan pada Rabu, 9 September 2026, setelah api yang muncul sejak Senin sore berhasil dikendalikan secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan titik awal kebakaran berada di lahan pertanian yang bersebelahan dengan kawasan tempat pembuangan sampah, bukan di area pembuangan aktif.
Titik api pertama terpantau sekitar pukul 16.00 WIB pada Senin, 7 September. Api kemudian membesar hingga sekitar pukul 23.00 WIB dan menyulitkan petugas karena sebagian lokasi tidak mudah dijangkau dari jalur darat. Hingga Selasa, petugas masih melakukan penyisiran, pemadaman, dan pendinginan untuk mencegah bara kembali membesar.
Pemadaman Dibantu Water Bombing
Penanganan kebakaran TPA Galuga melibatkan tim gabungan dari pemadam kebakaran, BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat serta udara setelah TNI Angkatan Udara mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing di titik yang sulit dijangkau.
Lanud Atang Sendjaja mengerahkan dukungan udara setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. Hingga Selasa, helikopter telah melakukan enam sorti water bombing untuk membantu menekan titik api.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga membuat parit pembatas antara lahan pertanian dan kawasan TPA untuk mencegah api merambat lebih jauh. Menurut Pemkab Bogor, jumlah titik api berkurang secara bertahap sejak Senin malam hingga Selasa pagi.
Di sisi lahan milik Pemerintah Kota Bogor, sekitar tiga hektare area dilaporkan terdampak kebakaran. Petugas menggunakan alat berat untuk mengaduk tumpukan material basah dan kering agar proses pemadaman lebih mudah dilakukan. Pemkot Bogor juga mendapat bantuan suplai air serta armada pemadam dari daerah lain.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Pemerintah daerah sebelumnya meminta warga dan pemulung menjauhi titik yang dinilai berisiko selama proses pemadaman berlangsung.
Angkutan Sampah Sempat Dihentikan
Dampak kebakaran TPA Galuga juga dirasakan pada layanan persampahan Bogor. Pemkab Bogor menutup sementara pelayanan TPA selama satu hari pada Selasa, 8 September, agar jalan menuju lokasi dapat diprioritaskan untuk mobil pemadam dan distribusi air.
Akibat penghentian tersebut, truk sampah dari Kota maupun Kabupaten Bogor tidak masuk ke kawasan Galuga. Pemerintah Kota Bogor menyiapkan lokasi transit sementara untuk armada pengangkut sampah, antara lain di lahan eks Pancahapat BNR dan kantor Dinas Lingkungan Hidup.
Sekitar 450 ton sampah dari wilayah Kota Bogor disebut sudah terangkut dari lingkungan warga, tetapi tertahan di dalam truk karena akses menuju TPA dihentikan sementara. Pemkot menyatakan tetap berupaya agar pengangkutan dari permukiman tidak terhenti.
Pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk memastikan titik api maupun bara yang tersisa tidak kembali membesar. Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan di kawasan rawan. (NS/AS)







