Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.comBERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung dihentikan sementara mulai Minggu, 6 September 2026 pukul 12.07 WIB setelah sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terindikasi memengaruhi ruang udara Bandung. Berdasarkan informasi AirNav Indonesia, penutupan sementara diperkirakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.

Penutupan tersebut dituangkan dalam Notice to Airmen (NOTAM) C1086/26. Waktu pukul 16.00 WIB merupakan estimasi pembukaan kembali, bukan kepastian bahwa bandara otomatis beroperasi pada jam tersebut. AirNav masih memantau kondisi ruang udara dan perkembangan sebaran abu vulkanik untuk menentukan pelayanan navigasi penerbangan selanjutnya.

Abu Vulkanik Terpantau hingga Jawa Barat

Penutupan Bandara Husein Sastranegara terjadi setelah sebaran abu Gunung Anak Krakatau meluas ke wilayah Jawa bagian barat. Analisis citra satelit BMKG pada Minggu pukul 08.00 WIB mengidentifikasi dua klaster abu vulkanik yang mencakup Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu.

BMKG mengintensifkan pemantauan selama 24 jam terhadap dampak erupsi pada atmosfer, penerbangan, dan kondisi laut. Hingga pembaruan Minggu, BMKG telah menerbitkan 50 SIGMET atau informasi meteorologi penting bagi keselamatan penerbangan sejak erupsi awal pada 4 September pukul 23.23 WIB.

Material abu vulkanik juga dilaporkan teramati di Kabupaten Bandung Barat pada Minggu pagi. Material menyerupai pasir halus ditemukan menempel pada sejumlah permukaan, termasuk teras rumah dan kendaraan warga di kawasan Cihanjuang.

Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam penerbangan karena dapat mengganggu keselamatan operasi pesawat. Karena itu, perubahan status operasional bandara dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi aktual dan informasi aeronautika yang diperbarui.

Penumpang Diminta Memantau Informasi Maskapai

Bandara Husein Sastranegara menjadi salah satu bandara yang operasionalnya terdampak sebaran abu Anak Krakatau pada 6 September. Sejumlah bandara lain di wilayah Jawa dan Sumatra juga mengalami penghentian atau penyesuaian operasional pada hari yang sama.

AirNav melalui Indonesia Network Management Center terus memantau ruang udara dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan. Informasi aeronautika akan diperbarui mengikuti perkembangan sebaran abu dan kondisi keselamatan penerbangan.

Calon penumpang yang memiliki perjalanan melalui Bandung perlu memeriksa status penerbangan langsung kepada maskapai masing-masing. Jadwal dapat berubah apabila penutupan diperpanjang atau bandara dinyatakan dapat kembali beroperasi setelah evaluasi.

Hingga informasi penutupan diterbitkan, estimasi pembukaan kembali Bandara Husein Sastranegara ditetapkan pukul 16.00 WIB pada 6 September 2026. Kepastian operasional setelah waktu tersebut tetap bergantung pada hasil pemantauan abu vulkanik dan keputusan otoritas penerbangan. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

155 Becak Listrik Gratis Disalurkan ke Pengayuh Becak Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 155 pengayuh becak di Kabupaten...

Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni, Pengamen Pasar Sukamukti Berharap Bantuan Renovasi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bertahun-tahun hidup dengan kondisi ekonomi terbatas...

Hari Terakhir Pangandaran Airshow 2026, Pesawat Peserta Kembali ke Basis

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Airshow 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan pada...

Pengamanan Green Canyon Diperkuat, Kapolda Jabar Cek Kesiapan Personel

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengamanan Green Canyon di Kabupaten Pangandaran menjadi perhatian...

Karhutla Tasikmalaya Diwaspadai, BMKG Tetapkan Siaga Kekeringan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Risiko karhutla Tasikmalaya menjadi perhatian pada Minggu, 6...

JAWA BARAT

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Angin Kencang Jawa Barat Berpotensi Terjadi 5–6 September, BMKG Ingatkan Pohon Tumbang

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Potensi angin kencang Jawa Barat masih...

Jembatan Pemkot Cimahi Ditargetkan Dibuka untuk Motor 5 September, Masih Tunggu Pemeriksaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Jembatan Pemkot Cimahi di Jalan Raden Demang...

Dentuman Misterius Guncang Bandung Raya, Kaca dan Pintu Rumah Ikut Bergetar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Warga Bandung Raya dibuat penasaran sekaligus...

Olahraga

Popular Categories