Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mencapai wilayah Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pihaknya tengah menyusun sejumlah langkah antisipasi menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026).

Menurut Farhan, langkah mitigasi akan disusun setelah Pemkot Bandung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.

- Advertisement -

“Kalau itu nanti kami sedang menyusun sebuah mitigasi apabila memang abu vulkaniknya sampai ke Bandung,” kata Farhan, Minggu (6/9/2026).

Koordinasi tersebut melibatkan BMKG, BPBD, AirNav dan KCI. Koordinasi diperlukan untuk menentukan langkah yang tepat apabila sebaran abu vulkanik benar-benar mencapai wilayah Bandung.

Anak Sekolah Jadi Perhatian

Salah satu hal yang menjadi perhatian Pemkot Bandung adalah keselamatan anak-anak, terutama pelajar yang masih harus melakukan aktivitas di luar rumah.

Farhan mengatakan pihaknya akan membahas bentuk mitigasi yang diperlukan, termasuk penyampaian informasi kepada anak-anak yang bersekolah.

“Jadi hari ini akan diputuskan apa mitigasi-mitigasi yang akan kami lakukan termasuk juga penyampaian informasi kepada anak-anak khususnya yang bersekolah yang juga pakai kendaraan bermotor khususnya sepeda motor itu berbahaya sekali,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa potensi sebaran abu vulkanik tidak hanya dipandang sebagai persoalan kualitas udara, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan aktivitas warga di ruang terbuka.

Pelajar yang menggunakan sepeda motor menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi terpapar langsung apabila kondisi udara memburuk akibat abu vulkanik.

Pemkot Bandung Belum Keluarkan Imbauan Masker

Meski tengah menyiapkan mitigasi, Pemkot Bandung belum mengeluarkan imbauan penggunaan masker kepada seluruh masyarakat.

Farhan mengatakan pihaknya masih menunggu masukan dari berbagai pihak sebelum menentukan bentuk imbauan yang akan disampaikan kepada masyarakat.

“[Imbauan] belum, saya lagi tunggu dulu, tunggu dulu masukan dari semua orang baru nanti kita akan kami sampaikan umumnya pada hari ini,” katanya.

Artinya, Pemkot Bandung masih berada pada tahap persiapan dan koordinasi, bukan menetapkan pembatasan aktivitas masyarakat.

Keputusan mengenai langkah mitigasi akan disesuaikan dengan perkembangan sebaran abu dan hasil koordinasi bersama instansi yang memiliki kewenangan di bidang kebencanaan, cuaca, transportasi serta kesehatan.

Erupsi Anak Krakatau Masih Berlangsung

Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan peningkatan aktivitas sejak Jumat (4/9/2026).

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebelumnya menyebut aktivitas tersebut berkaitan dengan dinamika magma yang masih berlangsung di dalam tubuh gunung api.

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan perubahan aktivitas Gunung Anak Krakatau salah satunya terlihat dari munculnya erupsi yang berlangsung berulang dalam beberapa hari terakhir.

Aktivitas tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, arah serta jangkauan sebaran abu sangat dipengaruhi kondisi angin dan dinamika cuaca.

Karena itu, Pemkot Bandung memilih menyiapkan langkah antisipasi sebelum memastikan bentuk penanganan yang akan diberlakukan.

Bagi warga Bandung, persoalannya kini bukan sekadar apakah abu vulkanik akan mencapai kota atau tidak. Pemerintah daerah juga harus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas apabila kondisi tersebut benar-benar terjadi.

Terutama bagi kelompok yang beraktivitas di luar ruangan, termasuk pelajar dan pengguna sepeda motor, kesiapan informasi dan mitigasi menjadi penting agar masyarakat tidak terlambat mengambil langkah perlindungan. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer