Rp600 Ribu Bikin Gaduh Damkar Banjar, Kalak BPBD Bantah Terima Uang

lintaspriangan.com, KOTA BANJAR
Isu dugaan pungutan liar atau pungli yang menyeret petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar dalam acara perpisahan siswa SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, akhirnya mendapat respons langsung dari Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat.

Polemik ini mencuat setelah kegiatan penyemprotan air oleh petugas Damkar Kota Banjar pada acara perpisahan sekolah, 1 Juni 2026 lalu, ramai diperbincangkan. Isunya makin melebar setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang dikaitkan dengan koordinasi dana operasional kegiatan tersebut.

Bukan Tupoksi, Tapi Disebut Berangkat karena Permohonan Sekolah

Ruhimat menjelaskan, penyemprotan air dalam kegiatan perpisahan sekolah bukan merupakan tugas pokok dan fungsi utama BPBD maupun Damkar. Namun, kegiatan itu tetap dilakukan karena ada permohonan bantuan dari pihak sekolah.

Menurut Ruhimat, bantuan tersebut diberikan dengan pertimbangan untuk mengantisipasi euforia siswa setelah kelulusan. Penyemprotan air dinilai dapat menjadi alternatif agar siswa tidak melakukan aksi coret-coret seragam atau konvoi kendaraan bermotor di jalan raya.

“Secara aturan, kegiatan penyemprotan seperti itu bukan tugas kami. Namun karena ada permohonan dari pihak sekolah, kami berupaya membantu demi mencegah anak-anak melakukan aksi coret-coret atau konvoi sepeda motor setelah kelulusan,” ujar Ruhimat.

Ia menyebut, dari sisi operasional, kendaraan Damkar tetap membutuhkan bahan bakar untuk menempuh perjalanan dari kantor menuju lokasi kegiatan di SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Namun, penjelasan ini justru menjadi titik penting dalam polemik. Sebab, publik menyoroti posisi kegiatan tersebut: bukan layanan darurat, dilakukan di luar wilayah Kota Banjar, tetapi melibatkan armada dan petugas Damkar Kota Banjar.

Dana Rp600 Ribu Disebut Sukarela untuk Operasional

Ruhimat menegaskan, layanan Damkar yang berkaitan dengan kondisi darurat tetap gratis. Termasuk penanganan kebakaran, penyelamatan, maupun pembersihan tumpahan oli dan solar di jalan atas permintaan kepolisian.

Namun dalam kegiatan penyemprotan di SMPN 1 Banjarsari, pihak sekolah disebut memberikan dana Rp600 ribu secara sukarela kepada petugas di lapangan.

Dana itu, menurut Ruhimat, digunakan untuk kebutuhan operasional, termasuk pembelian bahan bakar kendaraan.

“Dana itu diberikan secara sukarela oleh pihak sekolah dan digunakan untuk operasional petugas di lapangan, termasuk pembelian solar kendaraan,” jelasnya.

Ruhimat juga membantah keras isu bahwa dirinya menerima sebagian uang tersebut. Ia memastikan tidak pernah menerima uang dari pihak sekolah maupun dari petugas yang berangkat ke lokasi.

“Saya tidak menerima uang itu. Petugas hanya melaporkan bahwa dana tersebut digunakan untuk membeli solar dan kebutuhan operasional lainnya,” tegas Ruhimat.

Bahkan, kata dia, ketika ada staf yang hendak menyerahkan sisa uang Rp150 ribu kepadanya, uang tersebut langsung ditolak.

“Ketika ada staf yang hendak menyerahkan sisa uang sebesar Rp150 ribu kepada saya, langsung saya tolak dan saya minta agar dikembalikan kepada petugas yang bertugas di lapangan,” ujarnya.

Tangkapan Layar WhatsApp Bikin Isu Makin Panas

Polemik ini tidak berhenti pada soal uang Rp600 ribu. Isu semakin ramai setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menggunakan nomor pribadi Ruhimat.

Dalam tangkapan layar tersebut, terdapat percakapan yang seolah-olah mengatasnamakan dirinya terkait koordinasi dana operasional kegiatan penyemprotan.

Ruhimat membantah pernah mengirim pesan sebagaimana yang beredar. Ia mengaku heran nomor pribadinya bisa muncul dalam percakapan tersebut.

“Saya tidak pernah mengirimkan pesan tersebut. Saya juga heran mengapa nomor saya bisa muncul dalam percakapan itu. Kemungkinan ada pihak yang menyalahgunakan atau bahkan meretas nomor telepon saya,” ungkapnya.

Bantahan ini menjadi bagian penting dalam klarifikasi BPBD Kota Banjar. Sebab, jika benar ada penyalahgunaan nomor atau percakapan digital yang dibuat seolah-olah berasal dari pejabat, polemik ini tidak lagi sekadar soal dana operasional, tetapi juga menyangkut dugaan manipulasi komunikasi.

BPBD Banjar Setop Layanan Serupa ke Luar Wilayah

Sebagai langkah evaluasi, BPBD Kota Banjar memutuskan tidak lagi melayani permohonan penyemprotan serupa dari sekolah-sekolah di luar wilayah Kota Banjar.

Ke depan, pelayanan Damkar Kota Banjar akan lebih difokuskan untuk kebutuhan masyarakat di wilayah Kota Banjar. Bantuan ke daerah lain hanya akan diberikan dalam kondisi darurat kebakaran melalui mekanisme bantuan antarwilayah.

Ruhimat menegaskan, niat awal pihaknya semata-mata membantu masyarakat dan menjaga ketertiban setelah kelulusan siswa. Namun, jika bantuan tersebut justru memunculkan polemik, prasangka, dan tudingan negatif, pihaknya memilih menghentikan kegiatan serupa.

“Niat kami hanya ingin membantu. Namun jika bantuan tersebut justru menimbulkan prasangka, polemik, bahkan fitnah, maka lebih baik kegiatan seperti ini dihentikan,” katanya.

Ia berharap sekolah-sekolah di luar Kota Banjar dapat memanfaatkan layanan Damkar yang tersedia di wilayah masing-masing.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyentuh dua isu sensitif sekaligus: dugaan pungli dalam pelayanan publik dan penggunaan armada kedinasan untuk kegiatan yang bukan kategori darurat.

Meski BPBD Kota Banjar telah memberikan klarifikasi, polemik ini tetap meninggalkan catatan penting. Setiap bentuk bantuan kedinasan, apalagi yang melibatkan kendaraan operasional dan uang dari pihak pemohon, perlu memiliki mekanisme yang jelas, tertulis, dan transparan.

Sebab dalam pelayanan publik, niat baik saja tidak cukup. Administrasinya juga harus rapi. Kalau tidak, solar bisa habis, klarifikasi bisa panjang.

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Dramatis Lewat Adu Penalti dan Koin Tos, Akademi Persib Bared Patroman U-12 Lolos ke Tingkat Jabar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan menuju panggung yang lebih besar harus ditempuh dengan cara yang tak biasa. Akademi Persib Bared Patroman Kota...

Kecelakaan Maut di Banjar, Mahasiswa Garut Tewas di TKP

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kecelakaan maut di Banjar terjadi di Jalan Siliwangi, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul...

Warga Pataruman Ini Tak Diketahui Keberadaannya, Keluarga Minta Bantuan Warga

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Seorang warga Perumahan Doboku, Lingkungan Ligar, RT 05 RW 11, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, dilaporkan belum...

Terbaru

Denda BPJS Kesehatan Mengintai Peserta yang Baru Aktif Saat Rawat Inap

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peserta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN...

Polsek Cipatujah Nobar Piala Dunia 2026 Sambut HUT Bhayangkara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Menyambut Hari Ulang Tahun atau HUT...

Persigar Garut Tahan Juara Jatim, Lolos 16 Besar Liga 4 Nasional

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Persigar Garut memastikan langkah ke Babak...

Ribuan Warga Pamarican Tumpah Ruah Ikuti Pawai Tarhib 1 Muharam

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ribuan warga dari 14 desa di Kecamatan...

Dramatis Lewat Adu Penalti dan Koin Tos, Akademi Persib Bared Patroman U-12 Lolos ke Tingkat Jabar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan menuju panggung yang lebih besar harus ditempuh...

Piala Dunia 2026

Inggris vs Kroasia: Laga Ketat yang Bisa Berujung Seri

Inggris vs Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026...

Ceko vs Afrika Selatan: Bola Mati Lawan Luka Kartu Merah

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Ceko vs Afrika Selatan bukan sekadar pertandingan kedua...

Portugal vs Kongo DR: Waspada, Penentunya Bukan Sekadar Ranking

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Portugal vs Kongo DR bukan hanya duel...

Hasil Austria vs Jordan 3-1: Menang, Tapi Bikin Deg-degan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Hasil Austria vs Jordan pada laga pertama...

Hasil Argentina vs Aljazair 3-0: VAR Padamkan Kejutan, Messi Menggila

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Argentina mengawali laga babak pertama Piala Dunia 2026...

Daerah lainnya

Indikasi Korupsi Kesbangpol Jabar Bagian 1: Makan Minum Tak Dikerjakan tapi Dibayar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Temuan BPK atas kegiatan di Badan Kesatuan Bangsa...

Indikasi Korupsi Bank bjb, Nilai Bermasalah Tembus Rp1,178 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Indikasi korupsi Bank bjb mulai membuka ruang...

Ditanya Indikasi Korupsi, Kesbangpol Cirebon Berdalih Ini Ranah APIP

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol...

Hampir Rp900 Miliar Anggaran Jabar Bermasalah, KDM Diminta Bongkar Praktik Nakal

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi...

Perspektif

Popular Categories