lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA . Ezechiel N’Douassel akhirnya tiba di Ciamis. Penyerang yang akrab disapa King Eze tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan PSGC Ciamis untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027.
Kedatangan mantan penyerang Persib Bandung itu langsung menyita perhatian publik sepak bola, bukan hanya di Tatar Galuh. Di media sosial, sejumlah Bobotoh Persib bahkan ramai melontarkan candaan agar King Eze ditukar dengan striker Persib saat ini, Ramon Tanque.
Tentu saja, permintaan tersebut bukan bagian dari negosiasi transfer resmi. Celetukan Bobotoh lebih banyak menunjukkan kerinduan terhadap sosok Eze yang pernah menjadi salah satu striker yang paling diingat saat memperkuat Maung Bandung.
King Eze Akhirnya Mendarat di Ciamis
Kabar kedatangan Eze sebelumnya memang telah berembus seiring pernyataan manajemen PSGC mengenai rencana mendatangkan tiga pemain asing.
CEO sekaligus Manajer PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, sebelumnya menyebut tiga pemain asing yang diproyeksikan memperkuat Laskar Singacala sudah berada di Indonesia dan segera bergabung.
Kini salah satu pemain yang paling dinantikan tersebut telah terlihat tiba di Ciamis pada Jumat (7/8/2026). Kehadiran Eze menjadi tambahan menarik dalam persiapan PSGC menghadapi kompetisi Liga 2.
Bobotoh Persib Malah Singgung Ramon Tanque
Yang membuat kedatangan King Eze semakin menarik adalah reaksi dari Bobotoh Persib.
Sejumlah komentar di media sosial mengaitkan Eze dengan Ramon Tanque, striker Persib yang kini menjadi bagian dari skuad Maung Bandung. Ada Bobotoh yang berseloroh meminta PSGC dan Persib melakukan “tukar tambah” kedua pemain tersebut.
Komentar itu muncul di tengah kerinduan sebagian Bobotoh terhadap karakter permainan Eze yang dikenal kuat dalam duel fisik dan agresif ketika berada di lini depan.
Namun, wacana tersebut sebatas candaan suporter. Tidak ada informasi mengenai negosiasi resmi antara PSGC dan Persib terkait pertukaran Eze dengan Ramon Tanque.
Nostalgia Eze Saat Berseragam Persib
Nama Ezechiel N’Douassel memang tidak asing bagi Bobotoh.
Penyerang asal Chad tersebut pernah memperkuat Persib pada periode 2017-2019. Karakter permainannya yang mengandalkan kekuatan fisik dan keberanian berduel membuat Eze meninggalkan kesan tersendiri bagi pendukung Maung Bandung.
Kini, setelah kembali merumput di Jawa Barat bersama PSGC, nostalgia tersebut kembali muncul.
Bagi PSGC, pengalaman Eze justru menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan Liga 2 yang tidak mudah. Kehadiran pemain berpengalaman di lini depan diharapkan dapat memberikan dimensi berbeda terhadap permainan Laskar Singacala.
Tantangan King Eze Bersama PSGC
Meski namanya sudah lebih dulu dikenal publik sepak bola Jawa Barat, Eze tetap menghadapi tantangan baru bersama PSGC.
Kompetisi Liga 2 memiliki karakter persaingan tersendiri. PSGC membutuhkan kontribusi bukan hanya dari kualitas individu Eze, tetapi juga bagaimana sang striker beradaptasi dengan rekan-rekan setim dan skema permainan yang disiapkan pelatih.
Di sisi lain, kedatangan Eze bisa menjadi magnet tersendiri bagi publik Ciamis. Antusiasme terhadap mantan pemain Persib itu berpotensi ikut meningkatkan perhatian terhadap kiprah PSGC sepanjang kompetisi.
Kini Publik Menunggu Aksi King Eze
Setelah kedatangannya terkonfirmasi, pertanyaan berikutnya tentu bukan lagi soal apakah King Eze akan bergabung dengan PSGC Ciamis.
Kini publik Tatar Galuh menunggu bagaimana penyerang berpengalaman tersebut tampil bersama Laskar Singacala.
Apakah ketajaman dan karakter fighter yang dulu membuat Bobotoh merindukannya masih akan terlihat di Liga 2?
Jawabannya akan mulai terlihat ketika King Eze menjalani latihan bersama PSGC dan memasuki persiapan pertandingan musim 2026/2027.
Satu hal yang sudah pasti, King Eze kini telah tiba di Ciamis dan membawa ekspektasi besar untuk PSGC. (HS)







