lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran melanda sebuah kandang ayam milik warga di Dusun Naretel, RT 01 RW 01, Desa Nagarawangi, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Senin (10/8/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran kandang ayam tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan laporan Tagana Kabupaten Ciamis, api diduga muncul setelah selang tabung gas terlepas hingga kemudian tersambar api.
Kandang ayam yang terbakar diketahui milik Deni Subani, warga setempat. Bangunan yang terdampak memiliki ukuran sekitar 20 meter x 10 meter.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Api Berhasil Dipadamkan
Saat kejadian, api dengan cepat membakar bagian bangunan kandang ayam. Warga dan unsur terkait kemudian melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke area di sekitarnya.
Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain Pemerintah Kecamatan Panawangan, Pemerintah Desa Nagarawangi, Tagana Kabupaten Ciamis, Babinkamtibmas, serta masyarakat sekitar.
Petugas dan unsur terkait juga melakukan asesmen terhadap dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
Berdasarkan kondisi mutakhir yang dilaporkan, api telah berhasil dipadamkan. Penanganan selanjutnya dilakukan dengan pendataan terhadap dampak kebakaran.
Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp300 Juta
Kebakaran tersebut mengakibatkan satu lokal kandang ayam berukuran sekitar 20 meter x 10 meter terbakar.
Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Nilai tersebut masih berupa perkiraan berdasarkan laporan awal dan dapat berubah setelah dilakukan pendataan lebih lanjut.
Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Laporan mengenai kebakaran ini disampaikan oleh Pemerintah Desa Nagarawangi, Muspika Kecamatan Panawangan, serta Tagana Kabupaten Ciamis.
Ketua Tagana Kabupaten Ciamis, Anjar, menjadi salah satu narasumber dalam laporan penanganan kejadian tersebut.
Hingga laporan ini dibuat, kondisi di lokasi telah kembali terkendali setelah api berhasil dipadamkan. Pendataan dan asesmen dilakukan untuk memastikan dampak kebakaran terhadap pemilik bangunan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memastikan kondisi selang, regulator, dan instalasi tabung gas sebelum digunakan untuk mencegah risiko kebakaran. (HS)







