lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 40 pemuda terpilih dari berbagai latar belakang mengikuti Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026 di Gedung Bela Negara, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut ini bukan sekadar pelatihan kewirausahaan biasa. Dari total 265 pendaftar, hanya 40 peserta terbaik yang lolos seleksi untuk mengikuti bootcamp intensif selama dua hari satu malam.
Tahun ini, Bootcamp Wiramuda Hebat mengusung tema “Upaya Pengembangan Kapasitas dan Jiwa Kewirausahaan Pemuda di Kabupaten Garut”. Fokusnya bukan hanya membekali peserta dengan teori bisnis, tetapi juga membangun mental, kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, disiplin, kemampuan memecahkan masalah, hingga keberanian beradaptasi.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Neni Nurliana. Dalam sambutannya, Neni mengapresiasi konsep bootcamp tahun ini yang dikemas lebih segar melalui pendekatan luar ruangan atau outdoor learning.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa dilaksanakan secara outdoor,” ujar Neni.
Menurut Neni, konsep tersebut menjadi terobosan penting karena pelatihan kewirausahaan pemuda selama ini lebih banyak dilakukan di dalam ruangan. Dengan pola luar ruangan, peserta diharapkan tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengalami langsung proses pembelajaran yang lebih menantang dan membekas.
Dari 265 Pendaftar, Hanya 40 Pemuda Lolos
Neni menegaskan, 40 peserta yang hadir merupakan pemuda pilihan. Mereka berasal dari berbagai elemen, mulai dari kalangan akademisi, Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI, hingga para pelaku usaha muda.
“Teman-teman di sini luar biasa, karena tidak semua bisa lolos. Hanya 40 orang pemuda di Kabupaten Garut bisa mengikuti kegiatan ini,” kata Neni.
Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab, tetapi tetap dalam suasana gembira. Menurutnya, ilmu yang diperoleh dalam bootcamp tidak boleh berhenti pada peserta saja, melainkan harus ditularkan kembali kepada pemuda lain di Kabupaten Garut.
Neni berharap para peserta mampu melahirkan gagasan baru dalam bidang kewirausahaan pemuda. Dengan begitu, Bootcamp Wiramuda Hebat tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal tumbuhnya ekosistem pengusaha muda di Garut.
“Bukan hanya ilmunya yang nantinya bisa bermanfaat buat rekan-rekan, tapi bisa ditularkan kepada pemuda-pemuda lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dian Hadianto, menyampaikan bahwa Bootcamp Wiramuda Hebat 2026 merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas generasi muda sebagai pilar pembangunan daerah.
Dian menjelaskan, pendekatan outdoor learning dipilih agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menantang, dan tidak monoton. Melalui aktivitas lapangan yang dirancang secara sistematis, peserta diajak memahami kewirausahaan bukan hanya dari sisi konsep, tetapi juga dari praktik.
Para peserta dilatih mengasah kapasitas dan kompetensi kewirausahaan, jiwa kepemimpinan, kerja sama tim, kemampuan komunikasi, problem-solving, kedisiplinan, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan berbagai situasi.
Dengan kata lain, mereka tidak hanya diajak berpikir seperti pengusaha, tetapi juga dilatih bertindak seperti calon pemimpin. Karena dalam dunia usaha, modal nekad saja tidak cukup. Harus ada mental, strategi, dan kemampuan membaca peluang. Kalau cuma modal semangat, itu namanya ikut lomba tarik tambang, bukan membangun bisnis.
Bangun Entrepreneur Mindset Pemuda Garut
Koordinator Wira Hebat, Ganjar Hidayat, menyampaikan ucapan selamat kepada 40 peserta yang resmi menjadi angkatan pertama Bootcamp Wiramuda Hebat Kabupaten Garut.
Menurut Ganjar, fokus utama kegiatan selama dua hari satu malam ini adalah membangun dan merombak pola pikir peserta agar memiliki mental pengusaha atau entrepreneur mindset.
“Selama dua hari satu malam ini, teman-teman peserta akan kita ajak untuk bersenang-senang dan akan lebih banyak simulasinya dibandingkan teori,” ungkap Ganjar.
Ganjar memotivasi peserta agar meluruskan niat dan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Ia berharap para peserta mampu bertransformasi menjadi pengusaha muda yang sukses dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut.
Kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026 juga diisi dengan pemaparan materi oleh M. Luthfi Ananda, Co-Founder Tata Insan Indonesia sekaligus Chief Facilitator Wirahebat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap lahir generasi muda yang tidak hanya siap mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru. Sebab, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh banyaknya pemuda yang ingin sukses, tetapi oleh seberapa banyak pemuda yang berani memulai, bertahan, dan memberi manfaat bagi lingkungannya. (AI/AS)

