Portugal vs Kongo DR: Waspada, Penentunya Bukan Sekadar Ranking

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA.  Portugal vs Kongo DR bukan hanya duel antara tim ranking 5 FIFA melawan tim ranking 46 FIFA. Laga babak pertama Piala Dunia 2026 ini juga mempertemukan dua suasana batin berbeda: Portugal datang dengan ambisi besar, sementara Kongo DR membawa kebanggaan setelah kembali ke panggung dunia dalam penantian panjang.

Pertandingan Portugal vs Kongo DR dijadwalkan berlangsung di NRG Stadium, Houston, Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB. Di atas kertas, Portugal jelas lebih difavoritkan. Namun, pernyataan dari kedua kubu memperlihatkan bahwa laga ini tidak sedang dibaca sebagai formalitas.

Portugal memilih bicara hati-hati. Kongo DR bicara percaya diri. Ranking boleh jauh, tetapi di Piala Dunia, satu kesalahan kecil bisa membuat tim besar mendadak seperti lupa password gawang.

Portugal Tak Mau Tertipu Kertas

Dari kubu Portugal, sinyal kewaspadaan datang melalui Matheus Nunes. Pemain Portugal itu menekankan bahwa Piala Dunia adalah kompetisi singkat, padat, dan tidak memberi banyak ruang untuk kesalahan.

Nunes menyebut setiap tim nasional saat ini memiliki kualitas. Ia juga mengingatkan bahwa lawan yang terlihat lebih lemah di atas kertas tetap bisa menjadi masalah besar ketika pertandingan benar-benar dimainkan.

Pesan itu penting untuk membaca suasana Portugal jelang laga. Mereka tidak sedang datang dengan gaya jemawa. Portugal tahu status favorit bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan benar.

Apalagi Grup K juga dihuni Kolombia dan Uzbekistan. Artinya, laga pertama melawan Kongo DR menjadi pintu penting. Kemenangan akan memberi pijakan psikologis. Kegagalan menang akan membuat tekanan langsung membesar.

Portugal tentu punya Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, João Neves, hingga Diogo Costa. Tetapi dalam turnamen seperti Piala Dunia, nama besar bukan tiket otomatis ke babak gugur.

Portugal pernah merasakan sakitnya kalah dari tim Afrika saat disingkirkan Maroko pada Piala Dunia 2022. Luka seperti itu biasanya tidak muncul di highlight, tapi tinggal lama di kepala tim. Bekasnya tidak perlu diplester, cukup diingat.

Rúben Dias Jadi Titik Pantau

Salah satu catatan penting dari persiapan Portugal adalah kondisi Rúben Dias. Reuters melaporkan bek Manchester City itu sempat berlatih terpisah dari skuad pada Senin waktu setempat karena alasan yang tidak dijelaskan.

Kondisi Dias menjadi penting karena ia adalah salah satu penentu stabilitas lini belakang Portugal. Dengan karakter bek sayap seperti João Cancelo dan Nuno Mendes yang aktif naik, Portugal membutuhkan bek tengah yang kuat membaca ruang.

Jika Dias fit dan bermain sejak awal, Portugal bisa lebih percaya diri memainkan garis pertahanan tinggi. Namun jika ia tidak berada dalam kondisi terbaik, ancaman transisi Kongo DR lewat Yoane Wissa dan Cédric Bakambu akan menjadi lebih berbahaya.

Line-up resmi belum diumumkan saat artikel ini disusun. Namun, sejumlah proyeksi menempatkan Portugal dalam bentuk 4-2-3-1 dengan Diogo Costa di bawah mistar, Nuno Mendes, Rúben Dias, Gonçalo Inácio, dan João Cancelo di belakang, João Neves serta Vitinha di tengah, lalu Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Pedro Neto, dan Cristiano Ronaldo di area serang.

Susunan itu menggambarkan satu hal: Portugal tetap akan mencoba menguasai bola dan menekan sejak awal. Tapi kekuatan susunan itu sangat bergantung pada keseimbangan antara agresivitas menyerang dan disiplin menjaga ruang saat kehilangan bola.

Kongo DR Datang dengan Daya Tahan

Dari kubu Kongo DR, pelatih Sébastien Desabre membawa nada yang berbeda. Ia mengakui persiapan timnya tidak ideal karena situasi wabah Ebola di negaranya memengaruhi rangkaian persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Kongo DR harus menyesuaikan rencana. Beberapa agenda berubah, termasuk persiapan yang harus dilakukan melalui kamp lebih panjang di luar negeri sebelum masuk ke Amerika Serikat.

Namun, Desabre menegaskan timnya sudah beradaptasi dengan keadaan. Ia menyebut Kongo DR telah bekerja dengan baik, menjalani laga uji coba berat, dan kini siap mengambil langkah berikutnya di turnamen.

Pernyataan itu penting karena menunjukkan bahwa Kongo DR tidak datang dalam suasana panik. Mereka terganggu, tetapi tidak runtuh. Persiapan mereka berbelok, tetapi tidak berhenti.

Kongo DR juga membawa emosi besar. Ini adalah penampilan pertama mereka di Piala Dunia sejak 1974, ketika masih tampil sebagai Zaire. Penantian lebih dari lima dekade membuat laga melawan Portugal bukan sekadar pertandingan pembuka, tetapi juga panggung harga diri.

Fokus Kongo Hanya Portugal

Desabre juga menegaskan bahwa Kongo DR tidak melihat terlalu jauh ke pertandingan berikutnya. Fokus utama mereka adalah Portugal. Pesan ini menunjukkan bahwa Kongo DR memahami betapa pentingnya laga pertama di Grup K.

Dalam latihan terbuka di Houston, skuad Kongo DR mendapat sambutan hangat dari komunitas Kongo setempat. Situasi itu bisa menjadi tambahan energi emosional bagi tim. Dukungan diaspora kerap terlihat sederhana, tetapi bagi tim yang lama absen dari Piala Dunia, sorak kecil saja bisa terasa seperti stadion penuh.

Secara proyeksi, Kongo DR bisa turun dengan skema 3-5-2. Lionel Mpasi berpotensi berada di bawah mistar, dengan Steve Kapuadi, Chancel Mbemba, dan Axel Tuanzebe sebagai tiga bek. Aaron Wan-Bissaka dan Arthur Masuaku bisa menjaga sisi sayap, sementara Samuel Moutoussamy, Ngal’ayel Mukau, dan Noah Sadiki mengisi ruang tengah. Di depan, Yoane Wissa dan Cédric Bakambu menjadi ancaman utama.

Skema itu masuk akal untuk menghadapi Portugal. Kongo DR bisa bertahan dengan lima pemain di garis belakang, menutup ruang tengah, lalu mencari kesempatan melalui serangan balik cepat.

Laga yang Tidak Sesederhana Ranking

Portugal tetap lebih unggul secara kualitas. Materi pemain, pengalaman, ranking FIFA, dan sejarah turnamen besar memberi mereka posisi favorit.

Namun, statement dari kedua tim membuat laga ini lebih menarik. Portugal tidak mau terpeleset oleh rasa percaya diri berlebihan. Kongo DR tidak datang sebagai pelengkap undian.

Kunci laga bisa ditentukan oleh tiga hal. Pertama, apakah Portugal mampu mencetak gol cepat. Kedua, apakah Rúben Dias cukup fit untuk menjaga stabilitas belakang. Ketiga, apakah Kongo DR bisa menjaga blok pertahanan tetap rapat tanpa kehilangan ancaman serangan balik.

Jika Portugal cepat menemukan gol, pertandingan bisa terbuka. Tapi jika Kongo DR mampu menahan tekanan awal, laga akan berubah menjadi ujian kesabaran bagi tim favorit.

Karena itu, Portugal vs Kongo DR layak dibaca lebih hati-hati. Ini bukan sekadar cerita ranking 5 melawan ranking 46. Ini adalah laga pembuka yang mempertemukan ambisi besar Portugal dengan daya tahan Kongo DR.

Di Piala Dunia, tim besar memang membawa reputasi. Tapi reputasi tidak ikut berlari saat bola lepas di menit ke-80. Yang berlari tetap pemain. Dan kadang, di sanalah cerita berubah.

curanmor Tasikmalaya Kota

10 Kasus Curanmor Tasikmalaya Kota Terungkap, 14 Motor Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya Kota mengungkap 10 laporan perkara curanmor Tasikmalaya Kota sepanjang September 2026. Dari rangkaian penanganan perkara tersebut, polisi mengamankan 14...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Jembatan Cidarengdeng Garut Ditargetkan Rampung 5 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pembangunan Jembatan Cidarengdeng yang menghubungkan Desa Mekarsari...

10 Kasus Curanmor Tasikmalaya Kota Terungkap, 14 Motor Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya Kota mengungkap 10 laporan...

Nelayan Cipatujah Hilang, Tim SAR Lanjutkan Pencarian di Perairan Pamoekan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dua nelayan Cipatujah hilang setelah perahu yang...

Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.– Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories