ART di Tasikmalaya Mengaku Dianiaya Majikan yang Bekerja sebagai Pegawai Bank

Video, Visum, dan Laporan Polisi Sejak Januari

Setelah dugaan penganiayaan terjadi, Yani disebut sempat mendapatkan perawatan. Dalam keterangan yang beredar, korban disebut pernah dibawa ke fasilitas kesehatan dan menjalani visum.

Informasi mengenai visum menjadi penting karena dapat menjadi bukti medis dalam perkara dugaan penganiayaan. Namun, rincian hasil visum belum ditampilkan karena harus dikonfirmasi kepada korban, kuasa hukum, atau penyidik yang menangani perkara.

Pada 22 Januari 2026, Yani tercatat membuat laporan polisi di Polres Tasikmalaya Kota. Nomor laporan itu tercantum dalam surat Bidpropam Polda Jawa Barat: LP/B/47/I/2026/SPKT/POLRES TASIKMALAYA KOTA/POLDA JAWA BARAT.

Dalam surat tersebut, perkara yang dilaporkan berkaitan dengan dugaan tindak pidana penganiayaan berat. Artinya, kasus ART di Tasikmalaya ini sudah memiliki jejak administrasi hukum sejak Januari, bukan baru bergerak setelah video ramai.

Jejak administrasi itu penting. Ia membedakan perkara ini dari sekadar unggahan viral. Ada laporan polisi. Ada korban yang mengadu. Ada perkara yang ditangani penyidik.

Namun, dokumen itu sekaligus membuka pertanyaan baru. Jika laporan sudah dibuat sejak Januari, bagaimana perkembangan penanganannya hingga Mei? Apakah semua pihak yang berada di lokasi telah dimintai keterangan? Apakah video sudah masuk dalam bahan penyidikan? Apakah visum telah dilampirkan? Apakah perkara sudah dikirim ke jaksa?

Dalam unggahan media sosial yang beredar, disebutkan bahwa proses hukum di Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota sedang berjalan dan berkas perkara disebut telah dilimpahkan ke kejaksaan. Namun, informasi ini masih perlu dikonfirmasi langsung kepada Polres Tasikmalaya Kota atau pihak kejaksaan.

Status berkas perkara tidak bisa ditulis sembarangan. Dalam proses pidana, ada tahap pengiriman berkas ke jaksa, ada kemungkinan berkas dikembalikan untuk dilengkapi, dan ada tahap ketika berkas dinyatakan lengkap.

Kesalahan menyebut tahap perkara dapat membuat publik salah memahami proses hukum. Karena itu, informasi mengenai pelimpahan berkas harus dikunci melalui konfirmasi resmi.

Bagi korban, waktu yang panjang bisa terasa seperti ruang tunggu tanpa ujung. Laporan telah dibuat. Video beredar. Pengakuan sudah disampaikan. Namun, kepastian hukum tetap menjadi hal yang paling ia tunggu.

Pada titik inilah Yani menempuh jalur lain: mengadu ke Propam.

Halaman selanjutnya: Pengaduan ke Propam yang Belum Terjawab

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

KONAMI Tasikmalaya Siapkan Pengaduan ke Polda Jabar, Tuntut Evaluasi Kapolres Tasikmalaya Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komite Nasional Mahasiswa Indonesia (KONAMI) Tasikmalaya...

Santri Tarbiyatul Ummah Tasikmalaya Ditempa Jadi Pemilih Cerdas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. “Mengapa dalam setiap pemilu sering terjadi bagi-bagi uang...

Sumur Bor Setiamulya Mulai Dikerjakan untuk Pasok Air Bersih Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sumur bor Setiamulya mulai dikerjakan di Kelurahan...

Persikotas Nusantara Belum Tentukan Kandang Liga 3, Banjar-Ciamis Dijajaki

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persikotas Nusantara belum menentukan stadion kandang untuk...

Garut Plaza Diaktifkan Kembali, Pemkab Bidik Perdagangan dan UMKM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Garut Plaza kembali didorong menjadi pusat aktivitas...

JAWA BARAT

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Olahraga

Popular Categories