Buntut Penolakan Audiensi: SAPMA PP Tantang DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya melayangkan tantangan terbuka kepada DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya untuk menjelaskan indikasi kelebihan pembayaran Rp1.605.113.825 pada 14 paket pekerjaan Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan.

Tantangan tersebut disampaikan setelah DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya disebut menolak audiensi SAPMA PP tanpa membuka ruang koordinasi dan klarifikasi. Sikap itu dinilai memunculkan pertanyaan baru di tengah sorotan terhadap volume dan spesifikasi pekerjaan.

Berdasarkan data yang dihimpun, indikasi kelebihan pembayaran Rp1,6 miliar itu terdiri atas kekurangan volume pekerjaan senilai Rp272.782.887 dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis sebesar Rp1.332.330.938.

SAPMA PP menilai angka tersebut tidak dapat dipandang sebatas nominal dalam dokumen administrasi. Anggaran itu merupakan uang rakyat yang seharusnya diwujudkan menjadi infrastruktur berkualitas dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Penolakan Audiensi Memunculkan Pertanyaan Baru

Sorotan SAPMA PP tidak hanya tertuju pada temuan pekerjaan jalan, irigasi, dan jaringan. Penolakan audiensi oleh DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya turut dipertanyakan karena dinilai menutup kesempatan untuk memperoleh penjelasan secara langsung.

SAPMA PP berpandangan kritik masyarakat seharusnya dijawab menggunakan data. Pemerintah daerah juga semestinya membuka ruang dialog agar setiap pertanyaan mengenai penggunaan anggaran publik dapat dijelaskan secara terbuka.

Menurut SAPMA PP, masyarakat dan organisasi sosial bukan musuh pemerintah. Keduanya merupakan bagian dari kontrol sosial dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pemerintah yang bersih, menurut organisasi tersebut, bukan pemerintahan yang bebas dari kritik. Pemerintahan yang bersih justru harus mampu memberikan penjelasan mengenai kebijakan dan penggunaan anggaran secara terbuka.

Audiensi juga dinilai dapat menjadi kesempatan bagi DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya untuk membuktikan bahwa seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan kontrak. Sebaliknya, apabila terdapat persoalan, keterbukaan dapat menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan.

DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Ditantang Jelaskan Pengawasan

SAPMA PP meminta DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya menjawab sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan dan pengawasan 14 paket pekerjaan tersebut.

Salah satu pertanyaan utama berkaitan dengan pihak yang bertanggung jawab memastikan volume dan spesifikasi pekerjaan telah sesuai dengan kontrak. Proses pengawasan pekerjaan juga diminta dijelaskan kepada publik.

Selain itu, SAPMA PP mempertanyakan dasar pembayaran pekerjaan apabila kemudian ditemukan dugaan kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis.

Penjelasan tersebut dinilai penting karena pembangunan infrastruktur seharusnya menjadi wujud pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Jalan yang dibangun menggunakan anggaran publik harus memiliki kualitas yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya dinyatakan selesai dalam laporan administrasi.

SAPMA PP memperingatkan agar pembangunan infrastruktur tidak berubah menjadi gambaran lemahnya pengawasan. Setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pelaksanaan, pemeriksaan hingga pembayaran, harus dapat dipertanggungjawabkan.

Jika pekerjaan telah sesuai dengan volume, mutu dan ketentuan kontrak, DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya ditantang menyampaikannya secara terbuka. Penjelasan itu sekaligus diperlukan untuk menghentikan pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Penyelesaian Sisa Rp1,17 Miliar Dipertanyakan

SAPMA PP juga mempertanyakan penyelesaian sisa indikasi kelebihan pembayaran sebesar Rp1.172.435.154 yang disebut belum diselesaikan.

Publik dinilai berhak mengetahui bagaimana penyelesaian sisa tersebut dilakukan. Kejelasan diperlukan agar persoalan Rp1,6 miliar pada pekerjaan jalan, irigasi, dan jaringan tidak terus menjadi pertanyaan tanpa jawaban.

SAPMA PP menekankan bahwa transparansi tidak cukup dicantumkan sebagai slogan dalam dokumen pemerintahan. Transparansi harus dibuktikan ketika masyarakat menyampaikan pertanyaan, sedangkan akuntabilitas diuji saat pemerintah menghadapi kritik.

Organisasi tersebut menegaskan tantangan terbuka itu tidak ditujukan untuk menciptakan kegaduhan. SAPMA PP meminta penggunaan uang rakyat dijelaskan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Keterbukaan dinilai akan memberikan kepastian mengenai pelaksanaan pekerjaan, mekanisme pengawasan, proses pembayaran, serta penyelesaian sisa indikasi kelebihan pembayaran. (NS/AS)

Upacara di Batu Mahpar Galunggung - lintas priangan

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih bergema di kawasan Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah budayawan dan tokoh masyarakat menggelar upacara kemerdekaan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kades Gunung Cupu Klarifikasi Keributan Usai Upacara HUT RI, Ternyata Ini Pemicunya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Gunung Cupu, Kecamatan Cikoneng,...

Ratusan Budayawan Gelar Upacara HUT ke-81 RI di Batu Mahpar Galunggung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia...

Sastrawan Asal Tasikmalaya, Besar di Pangandaran, Karyanya Melintasi Dunia

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Tiga hari setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik...

Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas di Pamarican Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang pria berusia 67 tahun ditemukan...

Kekeringan Pangandaran, 130 Ribu Liter Air Bersih Sudah Disalurkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten...

JAWA BARAT

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Olahraga

Popular Categories