lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung Sukaresmi RT 12/RW 07, Desa Sindangpanon, Kecamatan Bojong. Polres Purwakarta melaporkan penanganan kebakaran tersebut pada Minggu, 20 September 2026, sehari sebelum berita ini tayang pada 21 September.
Personel Polsek Bojong bersama warga melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area lain. Kepolisian menyebut kondisi vegetasi yang kering membuat kebakaran lahan perlu diwaspadai karena api dapat lebih mudah meluas.
Polisi dan Warga Padamkan Api di Sindangpanon
Polsek Bojong mengerahkan Aiptu Andri, Aiptu Rejo, dan Aipda Asep Kohar ke lokasi kebakaran lahan Purwakarta di jalur Kampung Sukaresmi, Sindangpanon. Setibanya di lokasi, ketiganya ikut membantu warga melakukan pemadaman.
Kapolsek Bojong Iptu Andun Sofyan menyatakan respons cepat diperlukan untuk mengendalikan api sebelum merambat ke bagian lahan lainnya. Kepolisian juga meminta masyarakat segera melaporkan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Hingga laporan Polres Purwakarta dipublikasikan, tidak disebutkan luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun nilai kerugian. Informasi tersebut karena itu belum dapat dipastikan dari sumber resmi yang tersedia.
Kepolisian mengingatkan warga menghindari pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan, terutama pada area dengan rumput, semak, daun kering, dan material lain yang mudah terbakar.
Polres Purwakarta juga meminta sumber api tidak ditinggalkan tanpa pengawasan. Imbauan tersebut disampaikan di tengah kondisi lingkungan kering yang meningkatkan risiko penjalaran api apabila kebakaran tidak segera ditangani.
Kebakaran Lahan Juga Terjadi di Plered
Peristiwa di Sindangpanon bukan satu-satunya penanganan kebakaran lahan Purwakarta yang dilaporkan kepolisian pada September 2026.
Pada 15 September sekitar pukul 15.35 WIB, titik api juga ditemukan di lahan milik PT Sangkai di Desa Citeko Kaler, Kecamatan Plered. Personel Polsek Plered bersama Babinsa mendatangi lokasi dan memadamkan sejumlah titik api yang masih terlihat.
Beberapa hari sebelumnya, Polsek Purwakarta Kota juga melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada warga Desa Cilangkap, Kecamatan Babakancikao. Warga diingatkan tidak membuka lahan dengan pembakaran dan memastikan api benar-benar padam setelah membakar sampah.
Rangkaian penanganan tersebut menunjukkan sedikitnya dua kejadian kebakaran lahan telah dilaporkan kepolisian di wilayah Bojong dan Plered sepanjang pertengahan September. Namun, penyebab masing-masing kejadian tidak dapat disamakan tanpa hasil pemeriksaan yang memastikan sumber api.
Untuk kebakaran di Sindangpanon, polisi menekankan pelaporan dini dan kewaspadaan masyarakat sebagai langkah untuk membatasi penyebaran api selama kondisi vegetasi masih kering. (NS/AS)







