ART di Tasikmalaya Mengaku Dianiaya Majikan yang Bekerja sebagai Pegawai Bank

Pertemuan yang Disebut Musyawarah Berubah Jadi Tekanan

Menurut keterangan korban, Yani datang ke rumah mantan majikan dengan harapan persoalan diselesaikan melalui pembicaraan. Namun, suasana yang ia alami disebut jauh dari musyawarah yang setara.

Yani mengaku berada dalam tekanan. Ia disebut didesak untuk mengakui tuduhan mengambil uang dan sepatu.

Dalam pengakuannya, pertemuan itu tidak hanya dihadiri pihak mantan majikan. Korban juga menyebut ada Ketua RW setempat, istri Ketua RW, ibunya, serta pihak lain yang menurut korban tidak berkepentingan langsung.

Yani menyebut orang tuanya ikut ditekan agar mendorong dirinya mengaku. Dalam posisi itu, korban berada di antara tuduhan pencurian, tekanan keluarga, dan kehadiran sejumlah orang di ruangan.

Dari keterangan korban, dugaan penganiayaan terjadi dalam pertemuan tersebut. Ia mengaku dipukul oleh beberapa orang dari pihak mantan majikan. Nama-nama pihak yang disebut dalam pengakuan korban belum ditulis dalam berita ini karena masih harus dikonfirmasi langsung.

Video yang beredar memperlihatkan suasana di dalam sebuah ruangan rumah. Seorang perempuan yang diduga Yani tampak duduk rendah. Beberapa orang berada di dekatnya. Ada yang berdiri, ada pula yang duduk memperhatikan.

Rekaman itu tidak bisa dipakai secara serampangan untuk memvonis seluruh detail kejadian. Kualitas video, sudut kamera, dan potongan yang beredar membuat tidak semua gerakan bisa dibaca secara pasti.

Namun, satu hal terlihat jelas: posisi perempuan dalam video tidak setara dengan orang-orang di sekitarnya. Ia berada lebih rendah. Orang-orang lain berada di dekatnya dalam posisi yang secara visual tampak lebih dominan.

Korban juga menyebut peristiwa itu direkam menggunakan handphone yang dipasang pada tripod. Keterangan ini penting karena dapat menjelaskan asal-usul video yang kemudian beredar.

Apabila benar ada rekaman utuh, maka rekaman itu dapat menjadi bagian penting untuk melihat peristiwa secara lebih lengkap. Video pendek yang beredar hanya memberi potongan suasana. Rekaman asli, jika ada, dapat menjawab apa yang terjadi sebelum dan sesudah potongan tersebut.

Di sinilah perkara ini menjadi lebih berat. Musyawarah seharusnya menjadi ruang untuk menyelesaikan masalah secara tenang. Namun, jika di dalamnya ada pemaksaan pengakuan atau kekerasan, maka musyawarah berubah menjadi ruang tekanan.

Bagi pekerja rumah tangga, ruang seperti itu lebih rawan. Pekerjaan dilakukan di ruang privat. Relasi dengan pemberi kerja tidak selalu seimbang. Ketika konflik terjadi, posisi pekerja kerap lebih lemah, baik secara ekonomi, sosial, maupun psikologis.

Karena itu, dugaan penganiayaan ART di Tasikmalaya ini tidak bisa dipandang hanya sebagai perkara rumah tangga antara pekerja dan majikan. Di dalamnya ada relasi kuasa, tuduhan pidana, peran lingkungan, dan pertanyaan tentang perlindungan hukum.

Setelah pertemuan itu, Yani mencari jalan ke polisi.

Halaman selanjutnya: Video, Visum dan Laporan Polisi Sejak Januari

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

KONAMI Tasikmalaya Siapkan Pengaduan ke Polda Jabar, Tuntut Evaluasi Kapolres Tasikmalaya Kota

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komite Nasional Mahasiswa Indonesia (KONAMI) Tasikmalaya...

Santri Tarbiyatul Ummah Tasikmalaya Ditempa Jadi Pemilih Cerdas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. “Mengapa dalam setiap pemilu sering terjadi bagi-bagi uang...

Sumur Bor Setiamulya Mulai Dikerjakan untuk Pasok Air Bersih Warga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sumur bor Setiamulya mulai dikerjakan di Kelurahan...

Persikotas Nusantara Belum Tentukan Kandang Liga 3, Banjar-Ciamis Dijajaki

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persikotas Nusantara belum menentukan stadion kandang untuk...

Garut Plaza Diaktifkan Kembali, Pemkab Bidik Perdagangan dan UMKM

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Garut Plaza kembali didorong menjadi pusat aktivitas...

JAWA BARAT

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Olahraga

Popular Categories