lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Lionel Messi meninggalkan final Piala Dunia 2026 tanpa trofi. Argentina takluk 0-1 dari Spanyol setelah perpanjangan waktu di New York New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat atau Senin, 20 Juli 2026 WIB.
Kekalahan tersebut menghentikan ambisi Argentina mempertahankan gelar sekaligus memunculkan satu pertanyaan besar: apakah dunia baru saja menyaksikan pertandingan terakhir Messi di Piala Dunia? Sang kapten telah berusia 39 tahun, tetapi belum mengumumkan pensiun dari tim nasional.
Messi Tak Menemukan Ruang dalam Tarian Terakhirnya
Messi menjadi pusat permainan Argentina sepanjang Piala Dunia 2026. Namun, pada pertandingan yang berpotensi menjadi final terakhirnya, ia terisolasi di antara barisan pertahanan Spanyol.
La Roja menguasai bola dan menekan Argentina sejak awal. Messi beberapa kali turun ke lini tengah untuk mencari ruang, tetapi rapatnya pertahanan lawan membuat aliran bola kepadanya kerap terputus.
Argentina bahkan tidak menghasilkan satu tembakan pun selama waktu normal. Di sisi lain, Spanyol terus menekan dan membuat Emiliano Martínez bekerja keras mempertahankan gawangnya.
Situasi Argentina bertambah sulit menjelang berakhirnya babak kedua. Enzo Fernández mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Pau Cubarsí. Albiceleste harus menjalani perpanjangan waktu dengan sepuluh pemain.
Kebuntuan pecah pada menit ke-106. Ferran Torres, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyelesaikan bola hasil umpan Nico Williams dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Messi baru memperoleh kesempatan menembak pada pengujung perpanjangan waktu. Upayanya diblok pertahanan Spanyol. Argentina kemudian menciptakan ancaman melalui Giuliano Simeone, tetapi bola melambung di atas gawang.
Peluit panjang berbunyi. Spanyol berpesta, sedangkan Messi berdiri di sisi yang kehilangan gelar.
Enam Piala Dunia dan 21 Gol
Jika final di New Jersey benar-benar menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia, Messi menutup perjalanan yang membentang selama dua dekade.
Ia tampil dalam enam edisi sejak melakukan debut pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Perjalanannya di turnamen terbesar sepak bola itu tidak selalu berjalan mulus.
Messi membawa Argentina mencapai final 2014, tetapi kalah dari Jerman melalui gol Mario Götze pada perpanjangan waktu. Delapan tahun kemudian, ia menghapus luka tersebut dengan memimpin Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Pada usia 39 tahun, Messi kembali membawa Argentina ke final. Ia mencetak delapan gol sepanjang Piala Dunia 2026 dan hanya kalah dari Kylian Mbappé yang merebut Sepatu Emas dengan sepuluh gol.
Messi menutup enam edisi turnamen dengan catatan 21 gol Piala Dunia. Rekor tersebut kemudian dilewati Mbappé yang mencapai 22 gol pada edisi 2026.
Namun, angka tidak sepenuhnya menggambarkan pengaruhnya. Selama dua dekade, perjalanan Argentina di Piala Dunia selalu berjalan berdampingan dengan harapan yang diletakkan di pundak pemain bernomor 10 itu.
Belum Ada Pengumuman Pensiun
Menjelang final, Messi mengunggah pesan emosional untuk rekan setim, staf pelatih, dan pendukung Argentina. Ia menekankan arti perjalanan, kebersamaan, serta perjuangan tim yang tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan merebut trofi.
Pesan tersebut memunculkan dugaan bahwa final melawan Spanyol akan menjadi perpisahannya. Namun, beberapa hari sebelumnya, Messi menyatakan sedang menikmati Piala Dunia keenamnya dan tidak memikirkan pensiun.
Lionel Scaloni pun tidak memberikan kepastian mengenai masa depan kaptennya. Pelatih Argentina itu menyerahkan seluruh keputusan kepada Messi.
“Tanyakan kepadanya. Saya benar-benar tidak tahu. Dia tidak pernah berhenti mengejutkan kami,” kata Scaloni sebelum final.
Karena itu, kekalahan dari Spanyol belum dapat disebut sebagai pertandingan terakhir Messi bersama Argentina. Yang dapat dipastikan, peluangnya kembali tampil pada Piala Dunia 2030 sangat kecil karena saat itu usianya akan mencapai 43 tahun.
Tarian Messi di Piala Dunia mungkin telah berakhir. Namun, sampai sang pemain sendiri mengucapkan selamat tinggal, pintu tim nasional Argentina belum sepenuhnya tertutup. (AS)







