lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menjalankan Profiling ASN Tasikmalaya pada 7–11 September 2026 dengan sasaran 400 aparatur sipil negara dari berbagai jenjang jabatan. Program tersebut difasilitasi Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pelaksanaan profiling berlangsung di tengah upaya Pemkot Tasikmalaya menggunakan pemetaan kompetensi dan potensi pegawai sebagai dasar pengembangan karier, peningkatan kompetensi, penempatan pegawai, serta penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.
Hasil Profiling untuk Pengembangan Karier ASN
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan pelaksanaan ProASN saat apel gabungan Pemerintah Kota Tasikmalaya pada Senin, 7 September 2026. Dalam agenda yang sama, Pemkot juga menyerahkan keputusan pensiun kepada 29 PNS dan kenaikan pangkat kepada 31 ASN.
Berbeda dengan kenaikan pangkat yang telah ditetapkan pada periode 1 September 2026, Profiling ASN Tasikmalaya merupakan proses pemetaan. Pemkot menyatakan hasilnya akan digunakan sebagai salah satu dasar untuk pengembangan karier, peningkatan kompetensi, penempatan pegawai, dan penguatan manajemen talenta.
BKN menjelaskan ProASN 2026 merupakan instrumen untuk mendukung manajemen talenta, penerapan sistem merit, dan mobilitas talenta ASN. Kebijakan penyelenggaraannya tahun ini merujuk antara lain pada Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 dan Keputusan Kepala BKN Nomor 740.4 Tahun 2026.
Dalam pelaksanaan ProASN, BKN memetakan sejumlah aspek pegawai. Instrumen yang digunakan mencakup potensi, kompetensi manajerial dan sosial kultural, literasi digital, serta preferensi karier yang antara lain memuat Tripatha Karir dan Talent DNA. Data tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran kompetensi dan potensi ASN sebagai bahan dalam pengelolaan talenta.
ProASN Berjalan hingga 11 September
Dengan jadwal lima hari, pelaksanaan profiling terhadap 400 ASN Kota Tasikmalaya dijadwalkan berakhir Jumat, 11 September 2026. Sumber resmi Pemkot belum merinci pembagian jumlah peserta per hari maupun komposisi 400 ASN tersebut berdasarkan perangkat daerah dan jenis jabatan.
Secara nasional, BKN menyebut ProASN 2026 diarahkan untuk menyediakan data profil ASN yang dapat digunakan dalam penerapan manajemen talenta. Salah satu sasaran kebijakannya adalah menyiapkan pemetaan PNS yang dapat dipertimbangkan untuk mengisi jabatan manajerial yang lowong hingga akhir 2026.
Pemanfaatan hasil profiling tidak berarti peserta secara otomatis memperoleh promosi atau jabatan tertentu. Data pemetaan menjadi salah satu instrumen untuk membantu pengelolaan karier dan penempatan berdasarkan kompetensi serta potensi pegawai.
Bagi Pemkot Tasikmalaya, agenda terhadap 400 pegawai tersebut menjadi bagian dari penguatan basis data kepegawaian. Pelaksanaan Profiling ASN Tasikmalaya masih berlangsung hingga 11 September sebelum hasil pemetaan dapat dimanfaatkan dalam pengembangan manajemen talenta di lingkungan pemerintah kota. (NS/AS)







