lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis meraih Sertifikat SNI ISO/IEC 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS).
Pada saat yang sama, instansi ini juga menerima penghargaan atas dukungan dalam program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Kepala Dinas Dukcapil se-Jawa Barat yang digelar di Kota Cimahi, Rabu (22/4/2026).
Forum ini menjadi ajang evaluasi kinerja sekaligus penguatan sinergi layanan administrasi kependudukan (adminduk) antar daerah.
Kepala Disdukcapil Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, mengatakan sertifikasi ISO 27001:2022 menjadi pijakan penting dalam pengelolaan data kependudukan yang lebih aman dan terstandar.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi komitmen kami untuk memastikan pengelolaan data kependudukan dilakukan dengan standar keamanan yang ketat dan berkelanjutan,” ujar Yayan.
Menurut dia, standar ISO/IEC 27001:2022 mengatur berbagai aspek pengamanan informasi, mulai dari manajemen risiko, pengendalian akses data, perlindungan sistem teknologi informasi, hingga peningkatan kesadaran aparatur terhadap pentingnya keamanan data.
Penerapan standar tersebut diharapkan mampu menekan potensi kebocoran data sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan adminduk.
Selain itu, Disdukcapil Ciamis juga mendapat apresiasi atas keterlibatan aktif dalam program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga.
Program itu menekankan pelayanan jemput bola dengan menghadirkan layanan administrasi kependudukan langsung ke masyarakat.
“Pelayanan tidak hanya menunggu di kantor. Kami hadir langsung ke masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses,” kata Yayan.
Program tersebut dinilai efektif menjangkau wilayah terpencil serta kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas, yang selama ini kesulitan mengakses layanan administrasi.
Baca Juga : Plastik Langka di Pasar Ciamis Harga Melonjak 50 Persen UMKM Tertekan
Ke depan, Disdukcapil Ciamis menargetkan penguatan layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi pelayanan. Modernisasi perangkat dan sistem pendukung dinilai menjadi kebutuhan agar layanan semakin responsif.
“Peningkatan sarana dan prasarana tetap menjadi perhatian, baik dari sisi teknologi maupun fasilitas pelayanan. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah dan nyaman dalam mengakses layanan,” ujar Yayan.
Dengan capaian itu, Yayan menegaskan pengembangan layanan Disdukcapil Ciamis yang tidak hanya cepat dan mudah diakses, tetapi juga menjamin keamanan data sebagai bagian dari pelayanan publik.









