lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perayaan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis di Taman Lokasana, Selasa, 16 Juni 2026 malam, menghadirkan banyak momen berkesan. Salah satunya datang dari seorang pemuda asal Sadananya yang menyampaikan apresiasi kepada Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melalui karya seni lukis.
Momen tersebut terjadi dalam gelaran Harmoni Tanpa Batas bertema “Suara yang Tak Terbatas”. Di tengah suasana meriah yang dipadati masyarakat, Dani Priyanto menyerahkan sebuah lukisan kepada Bupati Herdiat sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih melalui bahasa seni.
Dani Priyanto Serahkan Lukisan di Panggung Harmoni Tanpa Batas
Dani Priyanto merupakan warga Dusun Sadananya, RT 04 RW 05, Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah atau STID Sinarasa.
Di hadapan Bupati Ciamis dan ribuan masyarakat yang hadir, Dani menyampaikan bahwa lukisan tersebut merupakan hadiah sederhana yang ia buat sebagai bentuk apresiasi kepada Herdiat Sunarya.
“Nama saya Dani Priyanto, asal Kecamatan Sadananya, Desa Sadananya. Saya mahasiswa STID Sinarasa. Ada sedikit hadiah apresiasi dari saya berupa lukisan. Semoga Bapak suka dan berkenan menerima karya ini,” ujar Dani.
Ucapan itu disambut perhatian masyarakat yang hadir. Penyerahan lukisan tersebut menjadi salah satu bagian menarik dalam rangkaian Harmoni Tanpa Batas, sebuah kegiatan yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Dani mengaku memiliki ketertarikan besar terhadap dunia seni lukis. Melalui karya tersebut, ia berharap lukisannya bisa menjadi kenang-kenangan bagi orang nomor satu di Kabupaten Ciamis.
“Semoga Bapak senang dengan karya saya. Jika suatu saat Bapak ingin me-request gambar atau lukisan, saya siap membuatkannya,” katanya.
Pernyataan Dani tersebut kembali mendapat sambutan hangat dari hadirin. Sederhana, spontan, tetapi terasa tulus. Dalam acara besar yang dipenuhi musik dan hiburan, karya lukis itu memberi warna lain: bahwa apresiasi tidak selalu harus disampaikan dengan pidato panjang. Kadang cukup lewat kuas, warna, dan keberanian naik ke panggung.
Perayaan Ciamis Jadi Ruang Kreativitas Warga
Penyerahan lukisan kepada Bupati Herdiat menunjukkan bahwa perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi tempat bagi warga untuk menampilkan kreativitas dan menyampaikan apresiasi secara langsung.
Aksi Dani Priyanto menjadi contoh kecil bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui cara masing-masing. Ada yang berkarya di bidang seni, ada yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, hingga kepemudaan.
Semangat itu sejalan dengan tema Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, yakni “Guyub Ngawangun Galuh”. Tema tersebut menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Melalui lukisan yang dipersembahkan Dani, pesan kebersamaan itu terasa lebih dekat. Ia tidak datang membawa jabatan, tidak pula membawa seremoni besar. Ia hadir sebagai warga muda yang ingin menyampaikan penghormatan melalui karya.
Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa ruang publik dan kegiatan daerah bisa menjadi panggung yang ramah bagi kreativitas anak muda. Dari panggung Taman Lokasana, Dani Priyanto menunjukkan bahwa seni dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemimpinnya.
Dalam suasana Hari Jadi Ciamis, lukisan itu bukan sekadar gambar. Ia menjadi simbol apresiasi, keberanian berkarya, dan rasa memiliki terhadap daerah. Sebab membangun Galuh tidak selalu dimulai dari hal besar. Kadang, ia dimulai dari satu karya sederhana yang diserahkan dengan hati. (FSL/AS)

