Komunikasi Pemkot Tasikmalaya Buruk: “Sekda-nya Juga Begitu!”

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Kritik terhadap buruknya komunikasi publik Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali mencuat setelah muncul sorotan dari berbagai kalangan. Sebelumnya, tokoh masyarakat H. Nanang Nurjamil menyebut kondisi komunikasi pemerintah saat ini sebagai yang terburuk sepanjang sejarah Kota Tasikmalaya.

Sekretaris Komunitas SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Asep Ishak, menilai munculnya tokoh masyarakat terkait macetnya komunikasi publik Pemkot Tasikmalaya merupakan masalah yang sangat serius.

Menurut Asep, kondisi tersebut bisa dipahami jika melihat bagaimana pola komunikasi di lingkaran birokrasi tertinggi pemerintah daerah.

“Kalau hari ini banyak yang merasa komunikasi publik Pemkot Tasikmalaya macet, menurut saya itu wajar saja. Karena di level sekretaris daerahnya juga begitu,” kata Asep, Kamis (12/03/2026).

Asep mengaku memiliki pengalaman pribadi ketika mencoba berkomunikasi dengan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya melalui pesan WhatsApp. Pesan yang ia kirim memang terbaca, namun tidak mendapatkan respons sama sekali.

Padahal, kata dia, komunikasi tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai warga terhadap pejabat publik.

“Saya menghubungi beliau bukan dalam konteks pribadi, tapi sebagai pejabat publik yang memang memiliki tanggung jawab komunikasi dengan masyarakat. Tapi pesan hanya dibaca, tidak ada respons. Apa dia lupa fasilitas dia dari publik?” ujarnya.

Bagi Asep, pengalaman itu menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, seorang sekretaris daerah merupakan pejabat karier tertinggi di birokrasi pemerintah daerah yang secara pengalaman dan kematangan dianggap sangat memahami pentingnya komunikasi publik yang efektif.

“Kalau sekelas sekretaris daerah komunikasinya tidak efektif, ini perlu dipertanyakan. Karena secara kematangan, pengalaman, dan pengetahuan, beliau pasti sangat paham bagaimana komunikasi pemerintahan itu harus berjalan,” katanya.

Justru karena tingkat kematangan tersebut, Asep menilai wajar jika publik kemudian mempertanyakan apakah kondisi komunikasi yang tidak efektif itu terjadi secara tidak sengaja atau justru disengaja.

“Sekda itu pejabat yang matang. Ilmu dan pengalamannya tentu tidak akan mengizinkan komunikasi yang tidak efektif terjadi begitu saja. Maka tak salah jika kemudian publik bertanya, jangan-jangan ini disengaja,” ujar Asep.

Ia menilai dugaan tersebut layak dipertimbangkan karena dampaknya bisa sangat serius terhadap citra pemerintahan daerah secara keseluruhan, terlebih jika dikaitkan dengan profil Wali Kota Tasikmalaya.

Menurut Asep, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, masih berada dalam fase awal kepemimpinan. Jika wali kota saat ini masih menghadapi kendala dalam membangun komunikasi publik yang efektif, hal itu masih bisa dimaklumi.

“Wali kota masih baru, usianya juga sangat muda, pengalaman memimpin pemerintahan masih butuh waktu untuk bertambah. Jam terbangnya juga tentu masih terus berkembang. Rasanya wajar kalau wali kota masih canggung dalam komunikasi publik,” katanya.

Namun, kata Asep, kondisi berbeda seharusnya terjadi pada level sekretaris daerah yang memiliki pengalaman birokrasi panjang dan pemahaman mendalam terhadap tata kelola pemerintahan.

Karena itu, ia menilai publik tidak bisa begitu saja disalahkan jika kemudian muncul berbagai penilaian negatif terhadap pola komunikasi di internal pemerintah daerah.

“Kalau sekda komunikasinya tidak efektif, jangan salahkan publik kalau kemudian muncul penilaian bahwa ini seolah-olah disengaja untuk memperburuk citra pemerintahan,” ujarnya.

Asep pun mempertanyakan apakah ada motif tertentu di balik pola komunikasi yang dinilai tidak berjalan dengan baik tersebut.

“Pertanyaannya sekarang, siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan jika komunikasi publik para pejabat Kota Tasikmalaya buruk? yang jelas wali kota tidak diuntungkan,” kata dia.

Menurut Asep, komunikasi publik yang sehat merupakan fondasi penting dalam pemerintahan daerah, terutama di tengah berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Jika komunikasi antara pemerintah dan publik tidak berjalan baik, kata dia, maka ruang kesalahpahaman akan semakin besar dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa semakin menurun.

“Komunikasi itu jantungnya pemerintahan. Kalau jantungnya macet, wajar kalau seluruh tubuh pemerintahan terasa lemah di mata publik,” pungkasnya. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

BAZNAS Ciamis Tetapkan Bangunharja sebagai Kampung Zakat ke-14, Targetkan Mustahik Jadi Muzaki

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis mulai...

Kominfo Kota Tasikmalaya: Pramuka Hari Ini Harus Paham Jejak Digital

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecakapan membaca jejak selama ini lekat...

Krisis Air Garut, 125 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 8 Desa

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. BPBD Kabupaten Garut telah menyalurkan 125.000 liter air...

Lelang Kejari Tasikmalaya 13 Agustus, Tiga Motor Mulai Rp3,5 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lelang Kejari Tasikmalaya atas sejumlah barang rampasan...

Ekoteologi Pangandaran, Menag Dijadwalkan Tebar 70 Ribu Bibit Ikan di Green Canyon

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan menebar kembali...

JAWA BARAT

Pemkot Bekasi Buka Pemilihan Mitra Stadion Patriot Candrabhaga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kota Bekasi membuka pemilihan mitra kerja...

Air Bersih Purwakarta Disalurkan ke Maniis dan Jatiluhur 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Distribusi air bersih Purwakarta dijadwalkan berlanjut pada Kamis...

Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan Ditutup 13 Agustus, Peserta Usia 17–24 Tahun

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan 2026 dijadwalkan ditutup...

Long March Siliwangi Diputar di Monpera Bandung, Pelajar Diajak Belajar Sejarah

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Film Long March Siliwangi dijadwalkan diputar di Museum...

SMK Go Global Dibuka 12–16 Agustus, Disnaker Kota Bogor Sebarkan Pendaftaran

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pendaftaran tahap pertama SMK Go Global resmi...

RSUD Waled Jadwalkan Cek Gula Darah Gratis 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. RSUD Waled Kabupaten Cirebon dijadwalkan menggelar cek...

Hari UMKM Nasional, Catatan UMKM Majalengka Naik Tajam Sejak 2022

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Momentum Hari UMKM Nasional yang diperingati Rabu,...

Hari Anak Nasional Kota Bandung, SIMOLANA dan SINARA Masuk Agenda Peluncuran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kota Bandung...

Olahraga

Popular Categories