KNPI Kota Tasikmalaya: Pramuka Itu Hulu Kaderisasi Pemimpin Muda

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemimpin muda tidak lahir ketika namanya tiba-tiba tercantum dalam struktur organisasi. Jauh sebelum memimpin rapat, organisasi, bahkan sebuah daerah, seseorang biasanya sudah belajar menerima tanggung jawab dari ruang-ruang yang jauh lebih sederhana.

Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhani Tardiwan Noor, melihat Gerakan Pramuka sebagai salah satu ruang awal tersebut. Menurutnya, di dalam regu kecil seorang anak sudah mulai mengenal arti memimpin, dipimpin, berbagi tugas, mengambil keputusan, hingga bertanggung jawab terhadap orang lain.

“Kalau kita bicara kaderisasi pemimpin muda, Pramuka itu salah satu hulunya. Di sana anak-anak pertama kali belajar bahwa menjadi pemimpin bukan soal berdiri paling depan, tetapi bagaimana bertanggung jawab terhadap kelompoknya,” kata Dhani kepada Lintas Priangan, Kamis (13/8/2026).

Peringatan Hari Pramuka ke-65, Jumat (14/8/2026), menurut Dhani, menjadi momentum untuk kembali melihat nilai penting Gerakan Pramuka dalam perjalanan kaderisasi generasi muda. Bagi KNPI Kota Tasikmalaya, kaderisasi tidak semestinya dimulai ketika seseorang telah berusia dewasa dan masuk organisasi kepemudaan. Proses itu berlangsung jauh sebelumnya.

Belajar Memimpin dari Regu Kecil

Dalam Pramuka, seorang anak bisa mendapat tugas sederhana: menjadi pemimpin regu, menjaga perlengkapan, memastikan anggota kelompoknya lengkap, menyelesaikan persoalan bersama, atau membantu teman yang mengalami kesulitan.

Tugas-tugas tersebut mungkin terlihat kecil. Namun, menurut Dhani, justru dari pengalaman semacam itulah karakter kepemimpinan dibentuk.

“Anak yang diberi tanggung jawab terhadap lima atau enam temannya sedang belajar sesuatu yang besar. Dia belajar bahwa keputusan yang diambil tidak hanya berdampak kepada dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia menilai pengalaman semacam itu menjadi bekal ketika seorang anak tumbuh menjadi mahasiswa, aktivis organisasi, profesional, maupun tokoh masyarakat.

Kepemimpinan, kata Dhani, tidak tumbuh dalam satu malam.

Pengalaman pribadinya di KNPI juga melalui proses panjang. Sebelum terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya periode 2025–2028, Dhani telah menjalani berbagai posisi dalam organisasi kepemudaan tersebut selama bertahun-tahun.

Menurutnya, perjalanan itu membuat dirinya semakin percaya bahwa kaderisasi membutuhkan ruang, waktu dan kesempatan.

“Tidak ada pemimpin yang langsung jadi. Semua melewati proses. Ada saatnya kita menjadi anggota, belajar mendengar, diberi tugas, gagal, mencoba lagi, baru kemudian dipercaya memimpin,” katanya.

Jangan Putus Setelah Sekolah

Dhani melihat tantangan berikutnya justru muncul ketika seorang anggota Pramuka mulai meninggalkan bangku sekolah.

Nilai disiplin, kerja sama, keberanian mengambil keputusan dan kepedulian sosial yang sudah ditanamkan menurutnya jangan ikut ditinggalkan bersama seragam Pramuka.

Ia berharap organisasi kepemudaan dapat menjadi ruang lanjutan bagi anak-anak muda untuk menerapkan nilai yang telah dipelajari sejak dini.

“Jangan sampai pengalaman baik itu berhenti ketika seragamnya sudah tidak dipakai. Nilainya harus terus dibawa. Organisasi pemuda kemudian memberikan ruang yang lebih luas untuk mengabdi,” katanya.

Menurut Dhani, Kota Tasikmalaya membutuhkan semakin banyak anak muda yang tidak hanya berani berbicara, tetapi juga siap bekerja bersama dan mengambil tanggung jawab terhadap persoalan di sekitarnya.

Karena itu, ia menilai hubungan antara proses pendidikan karakter di Pramuka dengan kaderisasi organisasi pemuda perlu dilihat sebagai satu perjalanan yang berkesinambungan.

“Pramuka menanamkan dasar. Setelah itu ada sekolah, kampus, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan dan banyak ruang lainnya. Semua merupakan proses pembentukan,” ujarnya.

Bagi Dhani, ukuran keberhasilan kaderisasi bukan berapa banyak anak muda yang memperoleh jabatan dalam organisasi.

Yang lebih penting adalah berapa banyak anak muda yang tumbuh menjadi pribadi yang mampu memimpin dirinya sendiri sebelum dipercaya memimpin orang lain.

“Kadang kita membayangkan pemimpin masa depan itu sebagai sesuatu yang masih jauh. Padahal mungkin hari ini dia sedang duduk bersama teman-temannya di sebuah regu Pramuka, belajar membagi tugas dan belajar bertanggung jawab,” katanya.

Dhani berharap Hari Pramuka menjadi pengingat bahwa investasi terbesar kepada generasi muda sering kali dimulai dari hal yang sederhana.

“Dari regu kecil itu bisa lahir pemimpin untuk banyak orang. Kita mungkin belum tahu siapa mereka sekarang. Tugas kita adalah memastikan ruang untuk belajar dan tumbuh itu selalu tersedia,” pungkas Ketua KNPI Kota Tasikmalaya tersebut. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kepala Kesbangpol Ciamis: Ormas Mengajarkan Bangsa Ini Arti Persatuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

Data Stunting Ciamis Berbeda, Pemkab Sebut Survei 20,23 Persen dan Pendataan Daerah 4,4 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Data stunting Ciamis menjadi perhatian Pemerintah...

Polisi Dalami Dugaan Perundungan SMAN 3 Tasikmalaya, Enam Siswa Senior Diduga Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi mendalami dugaan perundungan SMAN 3...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.– Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories