lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang, digegerkan insiden angkutan kota (angkot) yang terjun bebas ke jurang sedalam puluhan meter, Rabu (29/4/2026).
Angkot jurusan Cigalontang–Singaparna itu diduga hilang kendali saat melintasi jalan desa yang sempit dan rawan.
Kendaraan yang dikemudikan supir bernama Dadang tersebut melaju di jalur yang hanya cukup untuk satu mobil, tepat di tepi jurang.
Menurut keterangannya peristiwa bermula ketika ban kiri kendaraan melindas batu di bibir jurang.
“Batunya labil, langsung amblas. Mobil tidak bisa dikendalikan dan langsung masuk ke jurang,” ujar Dadang.
Saksi mata, Soni (35), yang saat itu berada di lokasi, melihat langsung angkot tersebut terperosok dan berguling ke dasar jurang.
Suara benturan keras antara bodi kendaraan dan bebatuan terdengar jelas.
“Kendaraan masuk jurang sambil berguling dan menghantam tebing,” kata Soni.
Tanpa ragu, Soni turun menuruni tebing untuk memberikan pertolongan.
Di dasar jurang, angkot ditemukan dalam kondisi rusak parah, terbalik di area pematang sawah milik warga.
“Mobilnya sudah ringsek, kaca pecah, bodinya remuk. Tapi sopir masih sadar di dalam kabin,” ujarnya.
Soni kemudian mengevakuasi Dadang dari dalam kendaraan. Beruntung, sopir hanya mengalami luka ringan berupa lecet di bagian kaki dan tubuh.
“Alhamdulillah selamat,” ucapnya.
Baca Juga : Tembus level Jabar Disdukcapil Ciamis Sabet Penghargaan Layanan Inklusif
Saat kejadian, angkot dalam kondisi kosong. Sopir diketahui hendak menjemput rombongan ibu-ibu pengajian.
Jika kendaraan tersebut sudah berisi penumpang, insiden ini berpotensi menimbulkan korban lebih banyak.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengguna jalan, khususnya di wilayah perbukitan, untuk lebih waspada terhadap kondisi jalan yang sempit dan rawan longsor.(DH)
