lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mendorong penguatan literasi keuangan syariah Garut melalui program School of Syariah.
Program tersebut digalang bersama Persatuan Islam atau Persis, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah atau KNEKS, Bank Syariah Indonesia, serta unit usaha syariah PT Pegadaian.
Melalui program ini, OJK Tasikmalaya ingin memperluas pemahaman masyarakat tentang prinsip dasar, manfaat, dan produk layanan keuangan syariah yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari.
Nofa menegaskan, penguatan literasi tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi formal. Karena itu, pendekatan melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat dipilih sebagai strategi penting agar edukasi keuangan syariah lebih mudah diterima warga.
Tokoh Agama Jadi Jembatan Edukasi Warga
Nofa menjelaskan, School of Syariah tidak hanya menjadi forum edukasi. Program ini juga membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis agar dapat berperan sebagai duta literasi keuangan syariah di lingkungan masing-masing.
Para peserta diharapkan mampu menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Mereka juga dapat membantu menjawab pertanyaan warga terkait layanan keuangan syariah, mulai dari tabungan, pembiayaan usaha, hingga pengelolaan keuangan keluarga.
Menurut Nofa, keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi kekuatan penting dalam program ini. Sebab, pesan yang disampaikan oleh figur yang dekat dengan warga biasanya lebih mudah dipahami dan dipercaya.
Pendekatan tersebut juga dinilai selaras dengan karakter masyarakat Garut yang memiliki hubungan sosial dan keagamaan cukup kuat. Dengan begitu, edukasi keuangan syariah tidak terasa jauh, rumit, atau hanya milik kalangan tertentu.
Melalui duta literasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa layanan keuangan syariah bukan hanya soal istilah agama. Lebih dari itu, layanan ini dapat menjadi pilihan dalam mengatur keuangan rumah tangga, mengembangkan usaha, dan memperkuat ekonomi masyarakat.
Akses Keuangan Syariah Didekatkan ke Desa
Selain memperkuat edukasi, OJK juga mendorong perluasan akses layanan keuangan syariah di Garut. Salah satunya melalui pengukuhan agen laku pandai syariah dan agen pegadaian syariah.
Kehadiran agen di tingkat desa membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan.
Dengan adanya agen tersebut, warga tidak harus selalu datang ke pusat kota untuk membuka rekening, melakukan transaksi, atau mengakses layanan keuangan syariah lainnya.
Agen yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi dari lembaga keuangan syariah juga diharapkan mampu memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat secara lebih aman dan terarah.
Langkah ini menjadi penting, terutama bagi pelaku UMKM, petani, pedagang kecil, serta keluarga yang ingin mengelola keuangan berdasarkan prinsip syariah.
Nofa menekankan, literasi dan akses harus berjalan beriringan. Masyarakat tidak hanya perlu mengetahui manfaat keuangan syariah, tetapi juga harus memiliki jalur layanan yang mudah digunakan.
Karena itu, sinergi antara OJK, Persis, KNEKS, Bank Syariah Indonesia, dan Pegadaian Syariah menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di Garut.
Kolaborasi tersebut memastikan edukasi kepada masyarakat tidak berhenti pada pemahaman. Setelah warga mengetahui manfaatnya, layanan keuangan syariah juga harus tersedia dan bisa dijangkau.
Melalui rangkaian kegiatan ini, OJK menargetkan manfaat keuangan syariah dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh masyarakat Garut.
Nofa juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengawal implementasi program tersebut. Harapannya, inklusi keuangan syariah di Garut dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi pemberdayaan ekonomi umat.
Program ini juga menjadi ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan keuangan yang lebih dekat, mudah dipahami, dan sesuai dengan nilai yang dianut warga. Bukan hanya literasi di atas kertas, tetapi literasi yang bisa dipakai warga untuk hidup sehari-hari. (DH/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

