Gempa Venezuela: Korban Tewas Nyaris 1.000, Puluhan Ribu Orang Masih Hilang

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Gempa Venezuela menjadi salah satu bencana paling mematikan yang mengguncang kawasan Amerika Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Korban tewas dilaporkan sudah mencapai sedikitnya 920 orang, sementara ribuan orang terluka dan puluhan ribu lainnya masih dilaporkan hilang atau belum diketahui nasibnya.

Bencana ini semakin mencekam karena terjadi dalam bentuk gempa kembar. Dua gempa besar bermagnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela dalam rentang waktu kurang dari satu menit, Rabu 24 Juni 2026 waktu setempat. Guncangan beruntun itu membuat bangunan runtuh, akses komunikasi terganggu, dan operasi pencarian korban berpacu dengan waktu.

La Guaira Jadi Titik Paling Parah

Dampak terberat Gempa Venezuela dilaporkan terjadi di La Guaira, kawasan pesisir di utara Caracas. Daerah tersebut menjadi salah satu pusat kerusakan setelah banyak bangunan roboh dan warga terpaksa mencari keluarga mereka di bawah reruntuhan beton.

Associated Press melaporkan, korban luka akibat gempa mencapai lebih dari 3.300 orang. Sementara itu, lebih dari 51 ribu orang dilaporkan hilang. Namun, angka orang hilang masih perlu terus diverifikasi karena sebagian laporan bisa berkaitan dengan warga yang belum dapat dihubungi akibat putusnya jaringan komunikasi.

Situasi di lapangan digambarkan kacau dan penuh kepanikan. Banyak keluarga memasang foto anggota keluarga yang hilang, menulis daftar nama secara manual, hingga menyebarkan informasi lewat media sosial. Di sejumlah lokasi, warga bahkan ikut menggali reruntuhan dengan peralatan seadanya karena berharap masih ada korban yang bertahan hidup.

Berdasarkan catatan U.S. Geological Survey, dua gempa besar itu terjadi di sepanjang patahan San Sebastian di pesisir utara Venezuela. Gempa pertama bermagnitudo 7,2 terjadi sebagai foreshock, kemudian disusul gempa utama bermagnitudo 7,5 hanya sekitar 39 detik kemudian.

Kondisi tersebut membuat kerusakan menjadi jauh lebih berat. Bangunan yang sudah melemah akibat guncangan pertama kembali dihantam guncangan kedua yang lebih kuat. Akibatnya, banyak struktur tidak mampu bertahan dan ambruk dalam waktu singkat.

Bantuan Internasional Mulai Berdatangan

Setelah Gempa Venezuela menewaskan ratusan orang dan membuat ribuan warga kehilangan tempat tinggal, bantuan internasional mulai berdatangan. Tim penyelamat dari berbagai negara dilaporkan masuk ke Venezuela untuk membantu pencarian korban di bawah reruntuhan.

Palang Merah Internasional juga menyiapkan bantuan darurat, termasuk layanan air bersih, sanitasi, dukungan psikososial, bantuan tunai, dan layanan pencarian keluarga. Bantuan kemanusiaan menjadi sangat penting karena banyak warga kini tidur di jalan, taman, lapangan, hingga area terbuka setelah rumah mereka rusak atau dianggap tidak aman.

Amerika Serikat juga dilaporkan menyiapkan bantuan kemanusiaan melalui lembaga internasional dan mitra nonpemerintah. Bantuan itu mencakup dukungan tim pencarian dan penyelamatan, anjing pelacak, peralatan pencari korban, serta dukungan logistik untuk mempercepat penanganan bencana.

Di tengah situasi darurat itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memastikan warga negara Indonesia yang terdata berada di Venezuela dalam kondisi aman. KBRI Caracas juga terus memantau situasi dan mengimbau WNI mengikuti arahan otoritas setempat.

Meski begitu, ancaman belum sepenuhnya berakhir. Tim penyelamat masih harus berpacu dengan waktu karena masa emas pencarian korban biasanya berada pada 48 hingga 72 jam pertama setelah bencana. Setiap jam yang berlalu membuat peluang menemukan korban selamat semakin kecil.

Gempa Venezuela kini bukan hanya menjadi kabar duka bagi rakyat Venezuela, tetapi juga pengingat bahwa bencana besar bisa datang tanpa aba-aba. Dalam hitungan detik, kota yang hidup bisa berubah menjadi puing, dan angka korban bukan lagi statistik, melainkan nama-nama manusia yang sedang dicari keluarganya. (NS/AS)

Wisuda OHAN

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa...

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri Wisuda OHAN (One Kelurahan One Hafidz) di Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya, H. Aslim: Ekonomi Kreatif Harus Naik Kelas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya bukan sekadar menambah satu...

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa Depan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri...

Ohan Hafiz Tasikmalaya Wisuda 44 Peserta, 26 Tuntaskan Hafalan 30 Juz

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 44 peserta Ohan Hafiz Tasikmalaya Angkatan I...

Pendakian Gunung Garut Ditutup Sementara Selama Musim Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebijakan penutupan sementara pendakian gunung Garut memasuki...

Pangandaran Air Show 2026 Dimulai Hari Ini, Pesta Rakyat Gratis Digelar Malam

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Air Show 2026 mulai digelar Jumat,...

JAWA BARAT

Kasus Kematian Wanita Cianjur, Pelaku ditangkap di Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Misteri kematian Imas Maska, perempuan...

PGRI Jabar Kawal Kasus Oknum Wartawan Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kasus dugaan intimidasi terhadap Kepala SDN...

Sopir Pikap Cium Bau Aneh, Kardus Berisi Mayat Perempuan di Bandung Terbongkar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri penemuan jasad perempuan berinisial SM...

Dua ASN Disnaker Cimahi Ditahan, Dugaan Korupsi Program Pelatihan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Program pelatihan dan produktivitas tenaga...

SIM Keliling Bandung 2 September Buka di ITC Kebon Kalapa dan Tenth Avenue

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Layanan SIM Keliling Bandung tersedia di dua...

Wanita dalam Kardus di Bandung, Tersangka Ditangkap Kurang dari Enam Jam

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perkembangan kasus wanita dalam kardus di Kota...

Tak Diberi Pulus, Pria Mengaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Permintaan uang Rp100 ribu berujung keributan...

Misteri Kematian Perempuan di Mes Peternakan Ayam Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Misteri kematian seorang perempuan yang ditemukan...

Olahraga

Popular Categories