Hasil Mesir vs Iran: Drama di Ujung Pertandingan

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Mesir vs Iran pada laga pamungkas Grup G Piala Dunia 2026 menghadirkan drama hingga detik terakhir. Kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1, namun pertandingan ini jauh dari kata membosankan. Iran bahkan sempat membuat pendukung Mesir terdiam setelah mencetak gol di masa injury time, tetapi wasit menganulirnya melalui tinjauan Video Assistant Referee (VAR) karena offside.

Hasil imbang ini cukup membawa Mesir melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup G dengan koleksi lima poin, menemani Belgia yang finis sebagai juara grup. Sementara itu, Iran harus mengakhiri fase grup di posisi ketiga dengan tiga poin dan kini hanya bisa berharap masuk dalam daftar tim peringkat ketiga terbaik.

Hasil Mesir vs Iran Berlangsung Sengit Sejak Menit Awal

Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Mesir langsung membuka keunggulan melalui Mohamed Saber. Gol cepat tersebut membuat pertandingan berlangsung lebih terbuka karena Iran tidak punya pilihan selain bermain menyerang.

Iran sebenarnya memiliki peluang emas untuk langsung menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada menit ke-11. Namun eksekusi Mehdi Taremi gagal berbuah gol sehingga Mesir masih mampu mempertahankan keunggulan.

Meski gagal memanfaatkan hadiah penalti, Iran tidak kehilangan semangat. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-14. Rezaeian berhasil mencetak gol penyeimbang yang membuat skor berubah menjadi 1-1.

Setelah kedudukan kembali imbang, duel berjalan semakin keras. Wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk meredam tensi pertandingan yang terus meningkat. Kedua tim saling bertukar serangan, tetapi hingga turun minum tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Babak Kedua Penuh Tekanan dan Drama VAR

Memasuki babak kedua, Mesir tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menjaga intensitas serangan, sementara Iran lebih banyak menunggu momentum melalui serangan balik cepat.

Mesir sebenarnya lebih sering menguasai jalannya pertandingan, namun Iran justru menciptakan peluang yang lebih berbahaya. Berdasarkan statistik, Iran menghasilkan nilai expected goals (xG) sebesar 1,82, jauh lebih tinggi dibanding Mesir yang hanya mencatatkan 0,82.

Lini pertahanan Mesir dipaksa bekerja keras menghadapi serangan-serangan cepat Iran. Beruntung bagi wakil Afrika tersebut, penyelesaian akhir lawan masih belum maksimal sehingga skor tetap bertahan 1-1.

Drama Pada Injury Time.

Pada menit ke-90+3, Iran sempat mencetak gol yang langsung disambut selebrasi para pemain dan pendukungnya. Gol tersebut seolah menjadi penentu kemenangan sekaligus membuka peluang besar Iran untuk lolos ke babak berikutnya.

Namun harapan itu hanya berlangsung beberapa saat.

Wasit kemudian menerima informasi dari ruang VAR dan melakukan peninjauan. Setelah proses pemeriksaan selesai, gol Iran diputuskan tidak sah karena posisi pemain berada dalam keadaan offside saat proses terjadinya gol.

Keputusan tersebut langsung mengubah suasana pertandingan. Pemain Iran tampak kecewa, sedangkan kubu Mesir bernapas lega karena terhindar dari kekalahan dramatis.

Tidak lama kemudian peluit panjang dibunyikan dan skor 1-1 tetap bertahan hingga akhir laga.

Statistik Pertandingan Tunjukkan Duel Berimbang

Mesir memang lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 61 persen berbanding 39 persen milik Iran. Tim berjuluk The Pharaohs juga mencatatkan 15 tembakan sepanjang pertandingan, sedangkan Iran melepaskan 12 percobaan.

Namun efektivitas justru menjadi milik Iran. Wakil Asia itu mampu menghasilkan empat tembakan tepat sasaran dan tiga peluang besar, sementara Mesir hanya mencatatkan tiga tembakan ke arah gawang tanpa satu pun peluang besar yang benar-benar bersih.

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa hasil imbang menjadi gambaran cukup adil bagi kedua tim yang sama-sama tampil ngotot sepanjang 90 menit.

Mesir Melaju, Iran Menunggu Keajaiban

Tambahan satu poin memastikan Mesir finis di posisi kedua Grup G dengan lima poin dan berhak mendampingi Belgia ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Iran harus puas mengakhiri fase grup di peringkat ketiga dengan tiga poin. Nasib mereka kini bergantung pada hasil grup lain untuk menentukan apakah masih memiliki peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Terlepas dari hasil akhirnya, laga Mesir kontra Iran menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan pada fase grup. Gol cepat, penalti yang gagal dimanfaatkan, hingga drama VAR pada menit-menit akhir membuat duel ini layak dikenang sebagai salah satu pertandingan paling emosional di Piala Dunia 2026 sejauh ini. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Dingo Belanda Tumbang di Tangan Pejuang Karangresik

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Roda-roda kendaraan lapis baja itu berhenti...

Pengakuan Belanda: Jalur Ciamis–Cirebon adalah Jalur Kematian

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Belanda datang dengan pasukan terlatih, kendaraan...

Perlawanan Pelajar Ciamis Bikin Belanda Kewalahan

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pada 1947, sejumlah pelajar Ciamis berangkat bukan...

Ade Hendar: Tasikmalaya Bukan Tempat Mengungsi, tapi Pusat Kendali

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota...

Di Tengah Kecamuk Perang, Payung Geulis Tetap Dilukis

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pada 28 Juni 1948, beberapa perajin di...

PRIANGAN TIMUR

Kapolsek Cibatu Garut Pecahkan Botol Miras di Depan Pedagang, 308 Botol Disita Polisi

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Aksi Kapolsek Cibatu Garut, AKP Amirudin...

Dua Tasik, Dua Irama: Kabupaten Ngegas, Kota Gak Jelas?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Erwin Rianto Nugraha melintasi batas administrasi untuk menaiki...

Pajak Daerah via QRIS di Kota Banjar Digelar 11–17 Agustus 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Program pajak daerah via QRIS di Kota...

Pelayanan Keliling Akta Disdukcapil Tasikmalaya Hadir di Cigalontang 11 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten...

Gelombang Pangandaran Masuk Kategori Tinggi Sepanjang 11 Agustus, Capai 3,5 Meter

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Gelombang Pangandaran berada pada kategori tinggi pada...

JAWA BARAT

Peredaran Tramadol di Cianjur Gunakan Peta Digital, Polisi Bongkar Modus Transaksi Sistem Tempel

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Peredaran obat keras terbatas di...

Larangan Knalpot Brong di Jabar, Sejauh Mana Penertibannya?

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Penertiban knalpot brong di Jabar...

Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Siapa Menikmati?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ekonomi Jabar tumbuh 5,73 persen pada triwulan...

Batu Karas Surf Festival: Berselancar di Atas Gelombang 2,9 Meter Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Batu Karas Surf Festival memasuki hari kedua...

Kali Cileungsi Tercemar, Dampaknya Mengalir hingga Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kali Cileungsi tercemar. Hasil pengujian laboratorium menemukan sejumlah...

Terungkap! Vendor Proyek SixNine Padel Tebang 10 Pohon Demi Videotron

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG – Fakta baru terungkap dalam kasus...

Jelang Reaktivasi Bandara Husein, KDM Siapkan Wajah Baru Cihampelas Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Kawasan Cihampelas, salah satu ikon wisata...

Terungkap! Dugaan Pencabulan Murid Sukabumi oleh Oknum Guru Ngaji.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI – Kasus Pencabulan Murid Sukabumi yang...

Olahraga

Popular Categories