Anyaman Situ Beet Kritis: Bambu Habis, Sepi Pewaris

Bambu Belum Benar-Benar Habis, tapi Nyaris

Judul “bambu habis” tidak berarti setiap rumpun bambu di Tasikmalaya telah lenyap. Persoalan utamanya adalah semakin sempitnya akses perajin terhadap bambu berkualitas dengan harga terjangkau.

Sumber mengenai penyebabnya masih perlu diperdalam.

Dokumen Pemerintah Kota Tasikmalaya menyebut pegunungan dan lahan hijau berubah menjadi permukiman. Perajin yang diwawancarai media pada 2023 mengaitkannya dengan perbukitan yang digunakan untuk penambangan pasir. Sementara DKKT menggunakan istilah yang lebih luas, yakni alih fungsi lahan.

- Advertisement -

Ketiga informasi itu menunjukkan satu arah yang sama: sumber bambu di sekitar perajin semakin berkurang.

Namun, pemerintah belum memublikasikan data mengenai luas rumpun bambu yang hilang, jumlah kebun pemasok, volume kebutuhan industri, daerah asal bambu, maupun perubahan produksi bambu setiap tahun.

Ketiadaan data tersebut membuat krisis bahan baku lebih banyak terbaca melalui pengalaman para perajin.

Salah satunya disampaikan Engkus, perajin Situ Beet, pada Maret 2023. Dahulu, ia bisa membeli bambu langsung dari pemilik kebun dengan harga sekitar Rp7.000 per batang.

Setelah pasokan lokal semakin sulit, bambu harus dibeli melalui toko material. Harganya disebut dapat mencapai Rp25.000 per batang.

Kenaikannya mencapai sekitar Rp18.000 atau lebih dari 257 persen.

Lonjakan itu sangat berat bagi usaha yang menjual produk dengan harga terbatas. Harga keranjang tidak bisa dinaikkan setinggi kenaikan bahan baku karena pembeli dapat berpindah ke produk plastik atau pemasok dari daerah lain.

Perajin akhirnya terjepit dari dua arah. Bambu semakin mahal, sementara harga jual sulit bergerak.

Engkus juga mengaku pernah memasok hampir 1.000 keranjang ke pasar kerajinan Rajapolah. Pada 2023, pesanannya disebut hanya sekitar 300 keranjang. Jika dibandingkan secara langsung, penurunannya mencapai sekitar 70 persen.

Perajin lain, Rina Mariana, menghadapi situasi berbeda. Pesanan keranjang parsel dari Yogyakarta, Cirebon, Bandung dan Bekasi masih tinggi ketika memasuki Ramadan. Akan tetapi, ia mengaku pernah mendatangkan bambu dari Jepara karena bahan baku lokal sulit diperoleh.

Kesaksian tersebut menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya hilang. Anyaman Situ Beet masih memiliki pembeli. Yang mulai bermasalah justru kemampuan sentra ini memenuhi permintaan secara stabil dan menguntungkan. Pikiran Rakyat Koran, 29 Maret 2023.

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Santri Ciamis Didorong Gerakkan Ekonomi, Dukungan Konkret Apa yang Disiapkan?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Santri Ciamis diajak ikut menggerakkan ekonomi...

Pajak Garut Tembus 81,1 Persen, PBB Masih Tertahan di 60,9 Persen

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Penerimaan pajak Garut mencapai Rp141,20 miliar...

Ciamis Bidik Juara Umum Porsadin Jabar 2026, 28 Peserta Turun di 14 Lomba

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis membidik gelar juara umum...

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

JAWA BARAT

Tangisan Anak Surili di Tengah Karhutla Ciremai, Petugas Selamatkan Primata Langka

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Di tengah kebakaran hutan dan...

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Olahraga

Kategori Populer