lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Perjalanan menuju panggung yang lebih besar harus ditempuh dengan cara yang tak biasa. Akademi Persib Bared Patroman Kota Banjar U-12 sukses mengamankan tiket ke putaran tingkat Jawa Barat setelah melewati dua laga penuh drama pada ajang Regional Priangan Timur di Stadion Jayaraga Garut, 13–14 Juni 2026.
Tim muda kebanggaan Kota Banjar itu berhasil menembus empat besar dari 32 tim terbaik yang mewakili enam kabupaten dan kota di wilayah Priangan Timur. Hasil tersebut sekaligus membuka peluang bagi Akademi Persib Bared Patroman untuk melangkah lebih jauh menuju tingkat nasional.
Keberhasilan ini menjadi lanjutan dari performa impresif mereka setelah sebelumnya keluar sebagai juara tingkat Kota Banjar dan mendapatkan hak mewakili daerah pada kompetisi regional.
Dua Kali Lolos dari Situasi Menegangkan
Langkah Akademi Persib Bared Patroman menuju semifinal tidak berlangsung mulus. Pada babak 16 besar, mereka berhadapan dengan GTR Tasikmalaya dalam pertandingan yang berjalan ketat sejak menit awal.
Kedua tim saling menyerang dan bermain disiplin hingga laga berakhir imbang 1-1. Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam situasi penuh tekanan tersebut, para pemain Akademi Persib Bared Patroman menunjukkan mental bertanding yang kuat. Mereka berhasil menang 3-2 dalam adu penalti dan memastikan tiket ke babak delapan besar.
Drama yang lebih besar justru terjadi pada perempat final saat menghadapi SSB Sukamantri Ciamis.
Pertandingan berlangsung alot. Kedua tim sama-sama tampil disiplin dan mampu meredam serangan lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0.
Adu penalti kembali menjadi penentu. Namun setelah proses penentuan itu berlangsung, kedua tim masih berada dalam posisi imbang sehingga pertandingan harus diselesaikan melalui koin tos sesuai regulasi kompetisi.
Keberuntungan akhirnya berpihak kepada Akademi Persib Bared Patroman.
Momentum tersebut menjadi salah satu momen paling menentukan dalam perjalanan mereka di Regional Priangan Timur. Kiper muda Aditia Noval yang tampil tenang sepanjang pertandingan ikut berperan menjaga peluang tim tetap hidup hingga akhirnya lolos ke semifinal.
Di sisi lain, SSB Sukamantri sebenarnya sempat memiliki peluang emas untuk mencetak gol. Namun kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan setelah tendangan pemain mereka melambung di atas mistar gawang.
Hasil itu memastikan Akademi Persib Bared Patroman U-12 masuk empat besar Regional Priangan Timur sekaligus mengamankan tiket menuju putaran tingkat Provinsi Jawa Barat.
Bidik Tiket Nasional di Pangandaran
Ketua Akademi Persib Bared Patroman Kota Banjar, Hendi Irnandi, mengaku bersyukur atas pencapaian para pemain muda binaannya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, kerja keras para pemain, serta dukungan berbagai pihak yang terus mengiringi perjalanan tim.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PSSI Kota Banjar yang selama ini terus memberikan dukungan kepada Akademi Persib Bared Patroman. Terima kasih juga kepada masyarakat Kota Banjar dan seluruh pihak yang telah memberikan doa serta semangat kepada tim kami,” ujar Hendi.
Ia mengatakan tim kini langsung fokus mempersiapkan diri menghadapi putaran tingkat Jawa Barat yang akan berlangsung di Pangandaran pada 27–28 Juni 2026.
Target berikutnya tidak main-main. Akademi Persib Bared Patroman ingin menjadi juara Jawa Barat dan mengamankan tiket menuju putaran nasional yang direncanakan digelar di Yogyakarta.
“Target kami tentu meraih hasil terbaik di tingkat provinsi. Kami berharap bisa menjadi juara dan melangkah ke tingkat nasional yang rencananya akan digelar di Yogyakarta,” katanya.
Keberhasilan ini menjadi kabar menggembirakan bagi sepak bola usia dini Kota Banjar. Di tengah persaingan ketat antar daerah, Akademi Persib Bared Patroman menunjukkan bahwa pembinaan pemain muda di Kota Banjar terus berkembang dan mampu bersaing di level regional.
Kini, satu langkah besar telah dilewati. Tantangan berikutnya menanti di Pangandaran. Jika mampu mempertahankan semangat juang dan mental bertanding yang sama, bukan tidak mungkin nama Kota Banjar akan berkibar hingga tingkat nasional. (AI/AS)

