Sastrawan Asal Tasikmalaya, Besar di Pangandaran, Karyanya Melintasi Dunia

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Tiga hari setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah cerita dari negeri ini akan melintasi satu lagi batas bahasa. Pada 20 Agustus 2026, novel Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong dijadwalkan terbit dalam bahasa Jerman dengan judul Bellende Katzen. Diterjemahkan oleh Sabine Müller dan diterbitkan Unionsverlag, buku itu akan membawa Sato Reang—bocah pembangkang dari sebuah kampung di Jawa—menemui pembaca baru yang mungkin tidak pernah menginjakkan kaki di Indonesia.

Lima hari kemudian, giliran Lelaki Harimau kembali memasuki pasar internasional. Versi bahasa Inggrisnya, Man Tiger, dijadwalkan hadir dalam edisi baru terbitan Verso pada 25 Agustus 2026. Labodalih Sembiring menerjemahkannya, sedangkan Benedict Anderson, ilmuwan yang lama menekuni Indonesia, memberikan pengantar. Dalam rentang hanya delapan hari setelah peringatan kemerdekaan, dua edisi internasional karya seorang penulis Indonesia berangkat menuju rak-rak buku dunia.

Perjalanan itu sebenarnya telah berlangsung bertahun-tahun. Buku-bukunya kini hadir dalam 33 bahasa dan menjangkau pembaca di Amerika, Eropa, Asia, serta berbagai wilayah lain. Di Rusia, edisi Cantik Itu Luka memperoleh sambutan hangat ketika penulisnya mengikuti Moscow Book Tour pada April 2026. Buku yang disiapkan untuk sesi penandatanganan dilaporkan habis dalam dua jam. Jauh sebelumnya, Lelaki Harimau telah masuk daftar panjang Man Booker International Prize 2016, menjadikan penulisnya orang Indonesia pertama yang menembus daftar penghargaan tersebut.

Cerita Lokal yang Menolak Menjadi Kecil

Semua bermula dari cerita-cerita yang sangat Indonesia. Cantik Itu Luka menghadirkan keluarga, sejarah, kekerasan, mitos, dan luka sosial melalui kehidupan Dewi Ayu beserta keturunannya. Novel itu tidak meminta dunia memahami Indonesia melalui pidato panjang. Ia membuka pintu melalui manusia-manusia yang mencintai, membenci, berdosa, bertahan hidup, dan sesekali kembali dari kematian.

Kemudian hadir Lelaki Harimau, kisah tentang Margio dan harimau putih betina yang bersemayam di dalam tubuhnya. Sejak awal, pembaca telah diberi tahu siapa korban dan pembunuhnya. Namun cerita tidak berhenti pada pertanyaan siapa yang membunuh. Ia bergerak menelusuri keluarga, penghinaan, kekerasan, serta amarah yang diwariskan dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya.

Dalam terjemahan bahasa Inggris, novel itu tidak kehilangan daya gigitnya. Man Tiger masuk daftar panjang Man Booker International Prize 2016 dan membawa sastra Indonesia ke ruang percakapan yang lebih luas. Pembaca asing menemukan dunia yang mungkin jauh secara geografis, tetapi dekat dalam urusan paling manusiawi: keluarga yang retak, cinta yang gagal, kekuasaan, rasa malu, dan kemarahan.

Karya-karya berikutnya terus bergerak. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas terbit dalam bahasa Inggris sebagai Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash. O membawa seekor monyet mengejar impian yang terdengar mustahil. Sementara Anjing Mengeong, Kucing Menggonggong mengajak pembaca mengikuti pergulatan Sato Reang terhadap kesalehan yang dipaksakan, ketakutan, kebebasan, serta keinginan menjadi dirinya sendiri.

Amerika menerima buku-buku itu melalui penerbit seperti New Directions dan Verso. Pembaca Inggris menjumpainya melalui Pushkin Press. Negara-negara Eropa menerjemahkannya ke dalam bahasa masing-masing. Di Moskow, pembaca mengantre untuk memperoleh tanda tangan pada edisi bahasa Rusia Cantik Itu Luka. Cerita yang berangkat dari kampung, pasar, pantai, dan kehidupan orang biasa itu ternyata tidak memerlukan paspor untuk melintasi perbatasan.

Ketika menemui pembacanya di Rusia, sang penulis mengatakan bahwa sastra memiliki cara unik untuk menjembatani perbedaan budaya. Ucapannya terdengar sederhana, tetapi jejak bukunya membuktikan hal itu. Nama tokoh, latar, makanan, kepercayaan, dan sejarahnya tetap Indonesia. Namun kesedihan, ketakutan, kelucuan, dan kemarahan di dalamnya dapat dikenali manusia dari negeri mana pun.

Sastrawan Itu Bernama Eka Kurniawan

Sastrawan di balik perjalanan tersebut adalah Eka Kurniawan. Ia lahir di Tasikmalaya pada 28 November 1975. Pada usia 10 tahun, ia pindah mengikuti keluarganya ke Pangandaran dan tinggal di sana hingga masa SMA, meskipun sempat bersekolah serta tinggal bersama bibinya di Tasikmalaya. Pangandaran bukan sekadar tempat singgah. Kota kecil di tepi Samudra Hindia itu menjadi ruang tempat sebagian besar masa remajanya bertumbuh.

Dunia bacaannya bermula dari kios penyewaan buku kecil di dekat terminal Pangandaran. Ia membaca cerita silat, horor, kriminal, komik, dan kisah percintaan. Sepulang sekolah, ia mendatangi kios pakaian milik ibunya di pasar, lalu berkeliaran bersama anak-anak lain di antara lorong dan lapak. Pantai menjadi ruang membaca; pasar menjadi panggung kehidupan. Setelah meninggalkan Pangandaran, perjalanan membawanya ke Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Skripsinya tentang Pramoedya Ananta Toer dan realisme sosialis kemudian diterbitkan sebagai buku.

Kini, pada pekan ketika Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan, jejak itu kembali memanjang. Bellende Katzen akan berbicara dalam bahasa Jerman, sedangkan Man Tiger kembali menjumpai pembaca berbahasa Inggris. Sampul dan bahasanya boleh berubah, tetapi pangkal perjalanannya tetap sama: seorang sastrawan asal Tasikmalaya, tumbuh besar di Pangandaran, kemudian menulis karya yang melintasi dunia. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Jumat di Mangunreja, Polisi dan Warga Bertemu di Masjid Agung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Masjid Agung Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi...

113 Pejabat Pemkab Ciamis Dilantik, Bupati Herdiat: Jabatan Harus Dibuktikan dengan Kerja Nyata

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 113 pejabat di lingkungan Pemerintah...

Bantuan Rp3 Juta untuk 10 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Asal Garut Tuntas Disalurkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut memastikan bantuan uang Rp3 juta...

Hari Batik Nasional, Tasikmalaya Dorong Regenerasi Batik Sukapura

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Hari Batik Nasional pada Jumat,...

Run For Tasik 2026 Buka Pendaftaran 3 Oktober, Target Galang Rp165 Juta

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pendaftaran Run For Tasik 2026 akan...

JAWA BARAT

Santunan PT Wemade Indonesia Jaya, Sejumlah Anak Yatim di Bongas Kulon Terima Sembako dan Uang Saku

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Kepedulian terhadap masyarakat sekitar mulai ditunjukkan...

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Olahraga

Popular Categories