lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Baregbeg Ciamis melanda sebuah rumah di Dusun Sukaharja RT 001 RW 002, Desa Petirhilir, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Selasa (4/8/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu menghanguskan bagian dapur rumah milik seorang warga bernama Dedi (72).
Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitarnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta.
Api Pertama Kali Diketahui Keponakan Korban
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh Nurmayanti, keponakan pemilik rumah.
Saat itu, api terlihat telah membesar di bagian atap dapur rumah. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis.
Berkat upaya bersama warga, kobaran api sempat dikendalikan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Damkar dan Tagana Turun ke Lokasi
Mendapat laporan kebakaran, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ciamis segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Penanganan di lokasi juga melibatkan Pemerintah Desa Petirhilir, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta personel Tagana Kabupaten Ciamis.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Satu KK Terdampak
Rumah yang terdampak kebakaran dihuni oleh satu kepala keluarga.
Meski bagian dapur mengalami kerusakan akibat terbakar, seluruh penghuni rumah dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10.000.000.
Warga Bergotong Royong Bersihkan Puing
Usai proses pemadaman, warga bersama aparat desa berencana melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Sementara itu, hasil asesmen awal menunjukkan keluarga terdampak membutuhkan bantuan berupa terpal, paket sembako, perlengkapan keluarga, serta peralatan dapur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah desa bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada keluarga yang terdampak. (HS)







