lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya mulai berjalan sejak Minggu, 4 Oktober 2026, dan berlanjut sepanjang Oktober melalui Tasikmalaya Oktober Festival 2026. Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan 25 kegiatan yang mencakup pelayanan publik, kesehatan, ekonomi kreatif, ketenagakerjaan, olahraga, seni budaya, hingga kegiatan sosial.
Peluncuran rangkaian peringatan berlangsung di Angkringan Simpang Lima. Pada kegiatan itu, Pemkot Tasikmalaya sekaligus memperkenalkan identitas visual Hari Jadi ke-25, termasuk logo dan maskot “Tata & Titi”.
25 Kegiatan Masuk Tasikmalaya Oktober Festival
Sebanyak 25 agenda dalam rangka Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya disusun dalam Tasikmalaya Oktober Festival atau TOF 2026. Cakupannya meliputi olahraga dan kebugaran, seni budaya, kesehatan, kegiatan sosial, pelayanan masyarakat, perdagangan, ekonomi kreatif, ketenagakerjaan, edukasi, inovasi, lingkungan hidup, serta sejumlah perlombaan.
Sejumlah agenda juga melibatkan kementerian dan lembaga di tingkat pusat. Pemkot menyebut kolaborasi antara lain dilakukan dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Kementerian Kesehatan.
Salah satu agenda yang dijadwalkan berlangsung adalah Cek Kesehatan Gratis pada 17–20 Oktober di Plaza Asia. Rangkaian lainnya mencakup International Job Fair serta kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan UMKM dan pemanfaatan teknologi digital.
Sebelum rangkaian resmi diluncurkan, sejumlah kegiatan pendukung Hari Jadi ke-25 juga telah digelar. Pada 26 September, turnamen padel “Smash for Smile” berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan.
Selain itu, kegiatan sosial berupa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis digelar pada awal Oktober. Sebanyak 13 pasien tercatat mengikuti proses skrining pada 1 Oktober sebelum tindakan operasi dijadwalkan pada 3 dan 4 Oktober.
Logo Dipilih dari 55 Karya
Identitas visual Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya berasal dari sayembara yang diikuti 55 peserta dengan 55 karya. Setelah melalui proses penjurian dan presentasi lima finalis, karya Abdul Hasim dari Kecamatan Tawang dipilih sebagai logo resmi peringatan tahun ini.
Tema yang digunakan adalah “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”. Selain logo, maskot “Tata & Titi” diperkenalkan sebagai bagian dari identitas perayaan. Pemkot menyebut maskot tersebut terinspirasi dari ikan dalam legenda Kota Tasikmalaya dan menggunakan unsur budaya lokal seperti Payung Geulis, kebaya bordir, Kelom Geulis, sandal tarumpah, dan batik Tasik.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyatakan rangkaian peringatan diarahkan agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan layanan dan ruang kegiatan bagi masyarakat.
Dengan rangkaian yang telah dimulai sejak 4 Oktober, agenda Hari Jadi ke-25 akan terus berlangsung sepanjang bulan. Jadwal masing-masing kegiatan menjadi informasi berikutnya yang perlu diperhatikan warga yang ingin mengikuti layanan publik, kegiatan olahraga, maupun program ekonomi dan ketenagakerjaan yang masuk dalam TOF 2026. (NS/AS)
