lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 264 aparatur sipil negara akan mengikuti pemetaan ASN Tasikmalaya melalui program Profiling ASN atau ProASN pada Kamis, 8 Oktober 2026. Agenda tersebut menjadi tahap lanjutan pemetaan potensi dan kompetensi pegawai Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang diumumkan pada Senin, 5 Oktober 2026.
Pemetaan dijadwalkan berlangsung di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung melalui kolaborasi Pemkab Tasikmalaya dengan Kanreg III BKN. Hingga 6 Oktober, kegiatan itu masih berstatus agenda yang akan dilaksanakan dua hari kemudian.
2.356 ASN Sudah Dipetakan
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyatakan pemerintah kabupaten sebelumnya telah melakukan penilaian potensi dan kompetensi terhadap 2.356 ASN. Data tersebut menjadi bagian dari persiapan penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Tasikmalaya.
Pada 24–31 Agustus 2026, Pemkab Tasikmalaya juga berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat untuk memetakan potensi dan kompetensi 577 ASN. Tahap berikutnya adalah pemetaan ASN Tasikmalaya terhadap 264 pegawai melalui ProASN pada 8 Oktober.
Data Sistem Informasi Kepegawaian Kabupaten Tasikmalaya per 1 Oktober 2026 mencatat total 15.917 ASN. Jumlah tersebut terdiri atas 6.683 PNS, 4.726 PPPK, serta 4.508 PPPK paruh waktu.
Dengan demikian, 264 ASN yang dijadwalkan mengikuti pemetaan pada 8 Oktober merupakan sebagian dari keseluruhan pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten. Sumber resmi yang tersedia belum merinci nama, jabatan, ataupun unit kerja masing-masing peserta.
Hasil Pemetaan untuk Manajemen Talenta
Pemkab Tasikmalaya mulai menerapkan Sistem Informasi Layanan Manajemen Talenta BKN atau SIMATA. Sistem tersebut diluncurkan pada 5 Oktober bersamaan dengan sejumlah agenda kepegawaian di lingkungan pemerintah kabupaten.
Menurut Cecep, manajemen talenta akan digunakan dalam waktu dekat untuk proses pengisian kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama. Pemerintah kabupaten menyatakan potensi dan kompetensi pegawai akan menjadi bagian dari pertimbangan pengembangan karier dan pengisian jabatan.
Karena itu, pemetaan ASN Tasikmalaya pada 8 Oktober tidak hanya menjadi pendataan administratif. Hasil pemetaan dipersiapkan sebagai salah satu basis pengelolaan talenta ASN dan penempatan pegawai berdasarkan profil kompetensi yang dihimpun pemerintah.
BKN juga menyediakan platform ProASN sebagai layanan resmi bagi peserta Profiling ASN. Namun, informasi resmi yang tersedia hingga 6 Oktober belum memuat hasil pemetaan 264 ASN tersebut karena pelaksanaannya baru dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober. (NS/AS)
